BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, IHSG Ambles dan Saham BUMN Berguguran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan yang diumumkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juni 2026 itu langsung mendapat respons negatif dari pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah, sementara sejumlah indeks unggulan mengalami koreksi lebih dalam.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menjelaskan kenaikan BI-Rate dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi. Langkah tersebut juga bertujuan menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran target pemerintah sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.

Setelah pengumuman tersebut, tekanan jual meningkat di Bursa Efek Indonesia. IHSG atau indeks komposit tercatat turun 1,36 persen. Pelemahan tidak hanya terjadi pada indeks utama, tetapi juga hampir seluruh sektor dan kelompok saham unggulan. Investor terlihat melakukan aksi profit taking dan mengurangi eksposur pada aset berisiko.

Baca Juga :  Dolar AS terhadap Riyal Arab Saudi Hari Ini 5 Agustus 2026 Naik Tipis, Apa Dampaknya bagi Jemaah Umrah dan Pebisnis?

Saham-saham BUMN menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak. Indeks IDXBUMN20 tercatat anjlok 3,35 persen, menjadikannya salah satu indeks dengan penurunan terdalam pada perdagangan hari itu. Selain itu, indeks SMinfra18 turun 3,68 persen, IDXG30 melemah 3,13 persen, serta IDXQ30 terkoreksi 3,07 persen.

Sektor keuangan juga tidak luput dari tekanan. Indeks IDXFINANCE turun 1,96 persen, sementara LQ45 yang berisi saham-saham berkapitalisasi besar melemah 1,93 persen. Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap potensi perlambatan pertumbuhan kredit dan meningkatnya biaya dana akibat kenaikan suku bunga.

Meski mayoritas sektor berada di zona merah, beberapa indeks masih menunjukkan ketahanan. Indeks bahan baku atau IDXBASIC justru menguat 1,48 persen. Selain itu, sektor teknologi, energi, dan barang konsumsi primer mengalami penurunan yang relatif terbatas dibanding sektor lainnya. Hal ini menunjukkan investor mulai mencari saham yang dianggap lebih defensif di tengah ketidakpastian pasar.

Baca Juga :  Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Purbaya Pastikan Subsidi BBM Masih Aman

Analis menilai kenaikan suku bunga dapat memberikan dampak berbeda pada setiap sektor. Emiten yang memiliki utang besar berpotensi menghadapi beban bunga yang lebih tinggi. Sebaliknya, perusahaan berbasis ekspor dan komoditas berpeluang mendapat manfaat jika nilai tukar rupiah tetap terjaga dan permintaan global membaik.

Ke depan, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen suku bunga, arus modal asing, dan perkembangan ekonomi global. Investor disarankan mencermati fundamental emiten serta memilih sektor yang memiliki ketahanan lebih baik terhadap perubahan kebijakan moneter. Pasar kini menunggu langkah lanjutan Bank Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi dan pertumbuhan nasional. (Tim)

Berita Terkait

Limit KUR BRI 2026 Capai Rp500 Juta, Cek Syarat, Plafon dan Cara Pengajuannya
Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp57,23 Triliun hingga Agustus 2026, Ini Sumber Setorannya
Komisi Dinamis TikTok Shop Turun Jadi Rp60.000 per Item, Persaingan Marketplace Makin Ketat
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini 20 September 2026 Naik, Cek Harga dan Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 20 September 2026 Naik Rp15.000, Tembus Rp2,67 Juta
BEI Ungkap ETF yang Bakal Terbit hingga Akhir 2026, ETF Emas Masih Mendominasi
The Fed Naikkan Suku Bunga, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp180 Triliun
Daftar 14 Bank Bangkrut dan Ditutup September 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 03:01 WIB

Limit KUR BRI 2026 Capai Rp500 Juta, Cek Syarat, Plafon dan Cara Pengajuannya

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp57,23 Triliun hingga Agustus 2026, Ini Sumber Setorannya

Minggu, 20 September 2026 - 13:00 WIB

Komisi Dinamis TikTok Shop Turun Jadi Rp60.000 per Item, Persaingan Marketplace Makin Ketat

Minggu, 20 September 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini 20 September 2026 Naik, Cek Harga dan Buyback

Minggu, 20 September 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 20 September 2026 Naik Rp15.000, Tembus Rp2,67 Juta

Berita Terbaru