Jangan Salah Pilih! Ini Cara Memilih Asuransi Mobil Syariah yang Tepat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI-Asuransi mobil syariah semakin diminati masyarakat Indonesia karena menawarkan perlindungan kendaraan berbasis prinsip tolong-menolong atau sharing risk. Selain memberikan rasa aman saat berkendara, sistem syariah juga dinilai lebih transparan dalam pengelolaan dana peserta.

Namun, sebelum membeli polis, penting untuk memahami cara memilih asuransi mobil syariah yang aman dan terpercaya agar manfaat perlindungan benar-benar sesuai kebutuhan.

Pastikan Terdaftar di OJK dan Memiliki DPS

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan perusahaan asuransi telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Selain legalitas OJK, perusahaan asuransi syariah juga harus memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang bertugas memastikan seluruh produk dan pengelolaan dana sesuai prinsip syariah Islam.

Legalitas dan pengawasan DPS menjadi indikator penting untuk menghindari risiko penipuan maupun pengelolaan dana yang tidak transparan.

Pilih Jenis Perlindungan Sesuai Kebutuhan

Dalam asuransi mobil syariah, terdapat dua jenis perlindungan utama yang paling umum dipilih, yaitu:

1. All Risk (Comprehensive)

Proteksi ini menanggung hampir seluruh jenis kerusakan, mulai dari baret kecil, penyok, kecelakaan besar, hingga kehilangan kendaraan.

Jenis ini cocok untuk:

  • Mobil baru
  • Kendaraan dengan mobilitas tinggi
  • Penggunaan harian di kota besar
Baca Juga :  Komdigi Ungkap Ledakan Spam Call: 9 Triliun Upaya Penipuan Setahun

2. Total Loss Only (TLO)

Asuransi TLO hanya menanggung kehilangan kendaraan atau kerusakan dengan nilai di atas 75 persen dari harga mobil.

Jenis ini cocok untuk:

  • Mobil berusia lebih tua
  • Kendaraan dengan risiko penggunaan rendah
  • Pemilik yang ingin premi lebih hemat

Memilih jenis perlindungan yang tepat dapat membantu menyesuaikan manfaat dengan kemampuan finansial.

Periksa Jaringan Bengkel Rekanan

Jaringan bengkel rekanan menjadi faktor penting dalam memilih asuransi mobil syariah.

Pilih perusahaan yang memiliki:

  • Bengkel resmi atau terpercaya
  • Jaringan luas di berbagai kota
  • Pelayanan klaim cepat
  • Ketersediaan suku cadang yang baik

Semakin luas jaringan bengkel rekanan, semakin mudah proses perbaikan kendaraan saat terjadi klaim.

Pahami Sistem Dana Tabarru’

Berbeda dengan asuransi konvensional, asuransi syariah menggunakan sistem dana tabarru’ atau dana kebajikan antar peserta.

Dana yang dibayarkan peserta akan digunakan untuk membantu peserta lain yang mengalami musibah sesuai akad syariah.

Karena itu, penting memilih perusahaan yang transparan dalam:

  • Pengelolaan dana peserta
  • Pembagian surplus underwriting
  • Informasi biaya administrasi
  • Mekanisme klaim

Transparansi menjadi salah satu ciri utama asuransi syariah yang sehat dan terpercaya.

Perhatikan Reputasi dan Kemudahan Klaim

Sebelum membeli polis, cari informasi mengenai reputasi perusahaan asuransi.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran, BGN Stop Paket Makanan MBG untuk Hari Libur

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Kecepatan proses klaim
  • Pelayanan customer service
  • Ulasan pengguna
  • Stabilitas keuangan perusahaan

Perusahaan dengan reputasi baik biasanya memiliki proses klaim lebih mudah dan responsif saat nasabah membutuhkan bantuan.

Sesuaikan Premi dengan Kemampuan Finansial

Premi asuransi mobil syariah berbeda-beda tergantung:

  • Jenis kendaraan
  • Wilayah operasional
  • Usia mobil
  • Jenis perlindungan

Jangan hanya tergiur premi murah. Pastikan manfaat perlindungan tetap optimal dan sesuai kebutuhan kendaraan Anda.

Baca Polis dengan Teliti

Sebelum menyetujui polis, pastikan membaca seluruh isi perjanjian dengan seksama.

Perhatikan beberapa poin penting seperti:

  • Pengecualian klaim
  • Risiko yang ditanggung
  • Biaya risiko sendiri (deductible)
  • Ketentuan perluasan perlindungan
  • Prosedur klaim

Pemahaman polis yang baik akan membantu menghindari kesalahpahaman saat pengajuan klaim di kemudian hari.

Kesimpulan

Memilih asuransi mobil syariah tidak boleh dilakukan secara terburu-buru. Pastikan perusahaan memiliki legalitas OJK, pengawasan DPS, reputasi baik, jaringan bengkel luas, serta sistem pengelolaan dana yang transparan.

Dengan memilih proteksi yang tepat, pemilik kendaraan dapat memperoleh rasa aman sekaligus perlindungan finansial sesuai prinsip syariah.

Berita Terkait

Kemenag Jadi Pilot Project Pembayaran Tukin ASN melalui Platform Pembayaran Pemerintah
Pemerintah Singapura Salurkan Bantuan Tunai Rp11,89 Juta, Cek Kriteria Penerima
BTN Gunakan Data BNBA untuk Sasar Calon Penerima KPR Program 3 Juta Rumah
Ini Isi Tuntutan Buruh dalam RUU Ketenagakerjaan Baru, Dari PHK hingga Pesangon
Update Harga Honda PCX dan Yamaha NMAX Juli 2026, Naik hingga Rp300 Ribu
Saldo UMKM Rp3 Triliun Diduga Tertahan, Pemerintah dan DPR Dalami Kasus Pembekuan Akun
Bank Asing Tarik Dana Triliunan Rupiah, OJK Pastikan Sesuai Aturan
BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026 Cair? Ini Cara Cek Penerima dan Syarat Lengkapnya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:08 WIB

Kemenag Jadi Pilot Project Pembayaran Tukin ASN melalui Platform Pembayaran Pemerintah

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pemerintah Singapura Salurkan Bantuan Tunai Rp11,89 Juta, Cek Kriteria Penerima

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:02 WIB

BTN Gunakan Data BNBA untuk Sasar Calon Penerima KPR Program 3 Juta Rumah

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ini Isi Tuntutan Buruh dalam RUU Ketenagakerjaan Baru, Dari PHK hingga Pesangon

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:00 WIB

Update Harga Honda PCX dan Yamaha NMAX Juli 2026, Naik hingga Rp300 Ribu

Berita Terbaru