MSCI Coret 6 Saham Indonesia dari Indeks Global, Ini Daftarnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS-MSCI resmi mengumumkan hasil evaluasi indeks periode Mei 2026 dengan mengeluarkan enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index. Keputusan ini menjadi sorotan pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi arus dana asing dan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pengumuman tersebut dirilis oleh MSCI Inc dan seluruh perubahan indeks akan mulai berlaku efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Daftar 6 Saham Indonesia Keluar dari MSCI Global Standard

Enam emiten yang dicoret dari indeks MSCI Global Standard terdiri dari:

  • AMMN
  • BREN
  • TPIA
  • DSSA
  • CUAN
  • AMRT

Meski keluar dari indeks utama MSCI Global Standard, saham AMRT masih dipertahankan dalam kategori MSCI Small Cap Index.

Selain itu, MSCI juga menghapus 13 saham Indonesia dari MSCI Small Cap Index, termasuk saham-saham seperti ANTM, AALI, BSDE, hingga SIDO.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini 8 Juni 2026 Anjlok 4,52% ke Level 5.342, Investor Panik, Rupiah dan Sentimen Global Jadi Pemicu

Apa Dampak Penghapusan dari MSCI?

Penghapusan saham dari indeks MSCI biasanya berdampak pada:

1. Potensi Tekanan Jual Asing

Banyak reksa dana global dan fund manager internasional menggunakan MSCI sebagai acuan investasi. Ketika saham keluar dari indeks, dana pasif berpotensi melakukan aksi jual otomatis.

2. Likuiditas Saham Bisa Menurun

Volume perdagangan saham yang dicoret berisiko mengalami penurunan karena minat investor asing berkurang.

3. Sentimen Negatif Jangka Pendek

Pasar sering merespons negatif pengumuman MSCI, terutama pada saham yang sebelumnya memiliki bobot besar dalam indeks.

Namun demikian, tidak semua saham yang keluar dari MSCI akan terus melemah. Dalam beberapa kasus, saham justru mampu rebound jika fundamental perusahaan tetap kuat.

Kenapa Saham Bisa Keluar dari MSCI?

MSCI melakukan evaluasi berdasarkan sejumlah faktor, antara lain:

  • Kapitalisasi pasar
  • Likuiditas perdagangan
  • Free float saham
  • Aksesibilitas pasar bagi investor asing
Baca Juga :  Summarecon Agung (SMRA) Anggarkan Capex Rp2 Triliun pada 2026 untuk Ekspansi Properti

Perubahan struktur kepemilikan saham dan volatilitas harga juga dapat memengaruhi penilaian MSCI terhadap suatu emiten.

Investor Perlu Panik?

Analis menilai investor tidak perlu langsung panik menghadapi perubahan indeks MSCI. Pergerakan harga saham setelah pengumuman umumnya lebih dipengaruhi sentimen jangka pendek dan aksi rebalancing fund global.

Investor disarankan tetap memperhatikan:

  • Fundamental emiten
  • Kinerja laba perusahaan
  • Prospek sektor usaha
  • Valuasi saham setelah koreksi

Bagi trader jangka pendek, momentum rebalancing MSCI sering dimanfaatkan untuk mencari peluang trading saat volatilitas meningkat.

Jadwal Efektif Perubahan MSCI

Seluruh perubahan hasil review MSCI Mei 2026 akan mulai efektif pada:

  • Tanggal: 29 Mei 2026
  • Waktu: Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia

Momentum ini diperkirakan akan meningkatkan volatilitas sejumlah saham yang terdampak, terutama menjelang akhir Mei 2026.

Berita Terkait

Cara Membeli Obligasi untuk Pemula: Panduan Lengkap Investasi Aman, Syarat, Langkah, Keuntungan, dan Risikonya
Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu Bank Mandiri Dikenakan Biaya Rp500, Top Up GoPay Ikut Naik
Kurs Rupiah Hari Ini 2 Juli 2026 Ditutup Melemah ke Rp17.995 per Dolar AS, Investor Waspadai Data NFP
Pemerintah Buka Program Vokasi 250 Ribu Peserta, Ada Magang Berbayar Selama 6 Bulan
Harga Tetap, B50 Mulai Dijual di SPBU Secara Bertahap
BTN Ambil Alih Kredit Pensiun SMBC Indonesia, Ini Penjelasan Lengkapnya
Suku Bunga Deposito Terbaru 2026: Daftar Lengkap BRI, BNI, Mandiri, BCA hingga BPR, Mana Paling Untung?
Simulasi Biaya Polytron Fox 350: Sewa Baterai vs Beli Putus, Pilih yang Mana?
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:00 WIB

Cara Membeli Obligasi untuk Pemula: Panduan Lengkap Investasi Aman, Syarat, Langkah, Keuntungan, dan Risikonya

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:00 WIB

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu Bank Mandiri Dikenakan Biaya Rp500, Top Up GoPay Ikut Naik

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:43 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 2 Juli 2026 Ditutup Melemah ke Rp17.995 per Dolar AS, Investor Waspadai Data NFP

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:00 WIB

Harga Tetap, B50 Mulai Dijual di SPBU Secara Bertahap

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:00 WIB

BTN Ambil Alih Kredit Pensiun SMBC Indonesia, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Terbaru