Rupiah Melemah ke Rp17.255 Hari Ini 23 April 2026, Cek Kurs Dolar Terbaru di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan pada perdagangan Kamis, 23 April 2026. Mata uang Indonesia dibuka melemah ke level Rp17.255 per dolar Amerika Serikat, memperpanjang tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Pelemahan ini dipicu oleh penguatan dolar AS di pasar global yang didorong oleh meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Konflik yang belum mereda di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti dolar AS.Selain itu, kenaikan harga minyak dunia turut memberikan tekanan tambahan terhadap rupiah.

Sebagai negara yang masih mengimpor energi, Indonesia menghadapi risiko peningkatan beban impor yang berdampak pada neraca perdagangan dan inflasi domestik.

Kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% juga belum cukup kuat untuk menahan tekanan eksternal. Pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see sambil menunggu arah kebijakan global berikutnya.

Baca Juga :  Update Harga BBM Hari Ini: Sumbar, Jambi, Riau & Sumsel Kompak Tidak Naik

Dari sisi perbankan, kurs dolar AS menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Di Bank Central Asia, kurs e-rate berada di kisaran Rp17.295 (beli) dan Rp17.315 (jual), sementara transaksi counter dapat mencapai Rp17.450 untuk harga jual.

Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia mencatat kurs dolar sekitar Rp17.118 (beli) dan Rp17.280 (jual). Adapun di Bank Mandiri, kurs special rate berada di kisaran Rp17.280 hingga Rp17.315.

Di Bank Negara Indonesia, kurs dolar AS berada di kisaran Rp17.290 (beli) dan Rp17.370 (jual). Perbedaan kurs ini dipengaruhi oleh jenis transaksi, baik e-rate, TT counter, maupun bank notes.Analis memperkirakan rupiah masih akan bergerak dalam kisaran Rp17.150 hingga Rp17.250 per dolar AS. Dengan volatilitas yang tinggi, masyarakat disarankan lebih cermat dalam menentukan waktu transaksi, terutama bagi pelaku bisnis dan investor valuta asing.

Baca Juga :  Krisis BBM Australia Makin Parah, Ratusan SPBU Kosong!

FAQ

1. Berapa kurs dolar hari ini?Kurs dolar AS hari ini berada di kisaran Rp17.255 hingga Rp17.450 tergantung bank dan jenis transaksi.

2. Kenapa rupiah melemah terhadap dolar AS?Penyebab utama adalah penguatan dolar AS, konflik global, dan kenaikan harga minyak dunia.

3. Apakah rupiah akan terus melemah?Belum tentu. Pergerakan rupiah sangat dipengaruhi kondisi global dan kebijakan moneter Indonesia.

4. Di mana kurs dolar paling murah?Biasanya e-rate di bank besar seperti BCA, BRI, Mandiri, dan BNI menawarkan kurs lebih kompetitif.

5. Kapan waktu terbaik beli dolar?Saat rupiah menguat atau ketika selisih kurs (spread) antar bank sedang rendah. (Tim)

Berita Terkait

Harga BBM Pertamina 24 Juli 2026, Shell, Vivo, dan BP Terbaru: Cek Daftar Lengkap Semua Jenis Bahan Bakar
Investor Asing Berbalik Net Buy di BEI, Saham BUMI Jadi Buruan Utama
Promo PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Daftar Harganya
1 Riyal Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Riyal Arab Saudi ke Rupiah Terbaru 22 Juli 2026
Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp29,29 Triliun, Begini Strategi Pramono Jaga Ekonomi dan Inflasi
Hak dan Kewajiban Ojol Bakal Diatur dalam Undang-Undang Khusus, DPR Ungkap Alasannya
BI Rate Diproyeksi Naik Jadi 6% Hari Ini, Ini Dampaknya bagi KPR, Deposito, Pinjaman dan Rupiah
Rekening Orang Kaya Bisa Diakses DJP? Begini Penjelasan Resmi Ditjen Pajak
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:00 WIB

Investor Asing Berbalik Net Buy di BEI, Saham BUMI Jadi Buruan Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:02 WIB

Promo PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:01 WIB

1 Riyal Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Riyal Arab Saudi ke Rupiah Terbaru 22 Juli 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:00 WIB

Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp29,29 Triliun, Begini Strategi Pramono Jaga Ekonomi dan Inflasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:00 WIB

Hak dan Kewajiban Ojol Bakal Diatur dalam Undang-Undang Khusus, DPR Ungkap Alasannya

Berita Terbaru