Blibli Buka Bisnis Baru untuk Pedagang, Jualan Online hingga Offline Jadi Lebih Simpel

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – Pertumbuhan perdagangan digital membuat semakin banyak pelaku usaha memasarkan produk melalui internet. Namun, semakin besar bisnis, semakin kompleks pula kebutuhan operasional, mulai dari penyimpanan barang, pengiriman, pemasaran hingga layanan pelanggan.

Melihat kebutuhan tersebut, salah satu entitas bisnis Blibli, FAS, menawarkan layanan yang dirancang untuk membantu brand mengelola berbagai kebutuhan operasional sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis.

Commercial Director FAS, Alvin Hadibowo, mengatakan layanan tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan gudang atau warehouse. FAS juga memberikan sejumlah solusi yang mencakup aspek operasional dan pengembangan bisnis.

“FAS di sini bertujuan untuk membantu brand agar bisa tumbuh,” kata Alvin di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

FAS Tawarkan Layanan Fulfillment hingga Customer Care

Alvin menjelaskan, FAS menyediakan berbagai layanan untuk mendukung bisnis, mulai dari operasional, penjualan, pemasaran hingga Value Add Services.

Pada sisi operasional, misalnya, layanan yang tersedia mencakup fulfillment, pengiriman, cold chain hingga customer care.

Dengan model tersebut, brand dapat menyerahkan sebagian kebutuhan operasional kepada penyedia layanan sehingga dapat lebih fokus pada pengembangan produk dan strategi bisnis.

Layanan tersebut juga tidak terbatas pada perusahaan yang hanya berjualan melalui platform e-commerce.

Bantu Bisnis Online Masuk ke Pasar Offline

FAS melihat adanya perubahan pola pengembangan bisnis. Banyak brand yang awalnya membangun pasar melalui kanal online, kemudian mulai mempertimbangkan ekspansi ke toko fisik atau kanal penjualan offline.

Menurut Alvin, produk yang lebih dulu dikenal melalui internet dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menghadirkan produk tersebut ke pasar offline.

Baca Juga :  Dolar AS Kembali Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Rp17.905, Ringgit Malaysia Justru Menguat

“Setelah online, bisnisnya mulai dikenal masyarakat. Supaya barang-barang ini lebih bernilai di pasar, kemudian masuk ke toko,” ujarnya.

Artinya, layanan FAS tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan bisnis digital, tetapi juga dapat mendukung brand yang ingin memperluas jangkauan penjualan.

Solusi untuk Bisnis yang Ingin Kurangi Ketergantungan Marketplace

Salah satu persoalan yang dihadapi pedagang online adalah meningkatnya biaya operasional, termasuk biaya administrasi platform dan logistik.

FAS menawarkan alternatif dengan membantu bisnis mengembangkan kanal penjualan sendiri.

Salah satu contohnya adalah melalui website milik brand. Dengan memiliki kanal penjualan sendiri, bisnis dapat memperoleh data pelanggan yang lebih lengkap sekaligus memiliki ruang lebih besar untuk menyesuaikan pengalaman berbelanja.

Pendekatan ini juga dapat membantu brand mengurangi ketergantungan terhadap satu platform marketplace.

Data pelanggan yang lebih lengkap dapat digunakan untuk memahami perilaku konsumen dan menyusun strategi pemasaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis.

FAS Tak Hanya Melayani Blibli

Meski Blibli menjadi salah satu klien terbesar, layanan FAS tidak secara eksklusif ditujukan untuk kebutuhan internal Blibli.

Operations Director FAS, Bayu Sudjono, mengatakan perusahaan dapat membantu berbagai brand dalam mengelola aktivitas penjualan di beragam kanal.

Menurutnya, brand dapat menjalankan penjualan melalui toko fisik, warung, website sendiri maupun platform online lainnya.

Dengan demikian, FAS memosisikan layanannya sebagai pendukung operasional bisnis yang dapat digunakan lintas kanal, bukan sekadar layanan yang terhubung dengan ekosistem Blibli.

Jualan Online Makin Kompleks, Pengelolaan Operasional Jadi Kunci

Pertumbuhan e-commerce memberikan peluang besar bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen tanpa harus langsung membuka toko fisik.

Baca Juga :  IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.101, Investor Menanti Putusan Penting MSCI

Namun, ketika volume transaksi meningkat, kebutuhan terhadap pengelolaan stok, pengiriman, layanan konsumen, pemasaran dan data pelanggan juga ikut bertambah.

Kehadiran layanan seperti FAS menjadi salah satu pilihan bagi brand yang ingin mengelola kebutuhan tersebut secara lebih terintegrasi.

Bagi pelaku usaha, strategi pengembangan kanal penjualan juga semakin beragam. Marketplace tetap dapat digunakan untuk menjangkau konsumen, sementara website sendiri dan toko fisik dapat menjadi kanal tambahan untuk membangun hubungan langsung dengan pelanggan.

FAQ

1. Apa itu FAS yang dikembangkan Blibli?
FAS merupakan salah satu entitas bisnis Blibli yang menawarkan berbagai layanan operasional dan pendukung pertumbuhan brand.

2. Layanan apa saja yang ditawarkan FAS?
Layanannya mencakup operasional, sales, marketing, fulfillment, pengiriman, cold chain, customer care dan Value Add Services.

3. Apakah FAS hanya melayani bisnis yang berjualan di Blibli?
Tidak. FAS juga membuka layanan bagi brand yang berjualan melalui berbagai kanal, baik online maupun offline.

4. Mengapa bisnis online membutuhkan layanan fulfillment?
Fulfillment membantu menangani proses operasional pesanan, termasuk penyimpanan dan pemrosesan barang sebelum dikirim kepada pelanggan.

5. Apakah memiliki website sendiri penting bagi bisnis online?
Website sendiri dapat menjadi kanal penjualan tambahan sekaligus memberikan brand kontrol lebih besar terhadap pengalaman pelanggan dan data bisnis.

6. Apakah bisnis online bisa berkembang ke toko offline?
Bisa. Banyak brand dapat memulai penjualan melalui internet sebelum memperluas jangkauan dengan membuka toko atau menggunakan kanal offline lainnya.

Berita Terkait

Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah
IHSG Dibuka Menguat ke 5.286, Saham GOTO dan BUMI Naik, The Fed Jadi Sorotan
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Oktober 2026: Antam Rp2,6 Juta, Cek Tabel UBS dan Galeri 24
The Fed Tahan Suku Bunga di 4%, Rupiah Tertekan dan Investor Menanti Keputusan Berikutnya
Harga Emas Antam di Pegadaian 29 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,6 Juta, 100 Gram Tembus Rp254 Juta
Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima
BI Longgarkan GWM Bank Konvensional dan Syariah, Ini Dampaknya bagi Kredit
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga BBM Hari Ini 29 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Rp11.000, Buyback Ikut Melemah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:33 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke 5.286, Saham GOTO dan BUMI Naik, The Fed Jadi Sorotan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:45 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga di 4%, Rupiah Tertekan dan Investor Menanti Keputusan Berikutnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian 29 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,6 Juta, 100 Gram Tembus Rp254 Juta

Berita Terbaru