Malaysia Borong 1 Juta Barel Minyak dari Irak: Strategi Darurat Hadapi Krisis Energi Global 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayonews-Malaysia mengambil langkah cepat dan strategis untuk mengamankan pasokan energi nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia. Melalui perusahaan migas nasional Petroliam Nasional Bhd, negara tersebut resmi mendatangkan 1 juta barel minyak mentah dari Basrah, Irak. Keputusan ini dinilai sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan distribusi minyak global yang bisa berdampak langsung pada harga dan ketersediaan bahan bakar.

Pengiriman minyak tersebut dilakukan menggunakan kapal tanker Ocean Thunder yang tiba pada 18 April 2026. Langkah ini bukan hanya sekadar impor biasa, melainkan bagian dari strategi besar untuk menjaga stabilitas energi nasional Malaysia hingga beberapa bulan ke depan.

Salah satu faktor utama di balik kebijakan ini adalah tingginya risiko gangguan di jalur vital energi dunia, yakni Selat Hormuz. Sekitar 38% impor minyak Malaysia melewati jalur tersebut, sehingga setiap potensi konflik atau hambatan logistik bisa berdampak besar terhadap pasokan dalam negeri.

Dari total 1 juta barel minyak mentah yang didatangkan, diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 159 juta liter bahan bakar. Jumlah ini cukup signifikan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional dalam jangka waktu tertentu, sekaligus menjadi cadangan strategis menghadapi ketidakpastian global.

Baca Juga :  Kapal Pertamina Segera Melintas, Iran Beri Lampu Hijau di Selat Hormuz

Produksi tersebut akan mencakup berbagai jenis bahan bakar penting, mulai dari 62–64 juta liter diesel, 45–48 juta liter bensin, hingga 22–24 juta liter avtur. Selain itu, sekitar 5–6 juta liter LPG juga akan dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan industri.

Tingginya konsumsi energi menjadi alasan utama Malaysia tidak bisa bergantung pada satu sumber saja. Berdasarkan data dari Wood Mackenzie, konsumsi bahan bakar Malaysia mencapai rata-rata 112 juta liter per hari. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya strategi diversifikasi pasokan energi.

Langkah Petronas ini dinilai mampu meredam potensi lonjakan harga bahan bakar sekaligus menjaga kestabilan ekonomi nasional. Dengan stok tambahan ini, pasokan bahan bakar di seluruh wilayah Malaysia dipastikan aman hingga akhir Juni 2026.

Baca Juga :  Bursa Asia Tertekan Pasca Libur Panjang, IHSG Terancam Melemah

Di tengah ancaman krisis energi global, keputusan Malaysia ini menjadi contoh nyata bagaimana negara dapat bertindak cepat dan efektif. Strategi pengamanan stok energi menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari)

1. Kenapa Malaysia impor 1 juta barel minyak dari Irak?

Untuk mengantisipasi gangguan pasokan global dan menjaga stabilitas energi nasional.

2. Berapa banyak bahan bakar yang dihasilkan dari 1 juta barel minyak?

Sekitar 159 juta liter berbagai jenis bahan bakar seperti diesel, bensin, dan LPG.

3. Apa itu Selat Hormuz dan kenapa penting?

Selat Hormuz adalah jalur utama distribusi minyak dunia yang sangat krusial bagi banyak negara.

4. Apakah langkah ini berdampak pada harga BBM?

Ya, strategi ini membantu menahan potensi kenaikan harga BBM akibat gangguan pasokan.

5. Sampai kapan stok minyak ini mencukupi?

Diperkirakan cukup untuk menjaga pasokan hingga akhir Juni 2026. (Tim)

Berita Terkait

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements
WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya
Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap
APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus
US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026
Ronaldo Cetak Rekor Baru
Kisah Hui Ka Yan: Dari Miliarder Dunia, Kini Divonis Seumur Hidup
Guardiola Ungkap Masa Sulit di Man City
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 05:00 WIB

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements

Kamis, 3 September 2026 - 18:04 WIB

WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya

Selasa, 1 September 2026 - 19:12 WIB

Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap

Selasa, 1 September 2026 - 07:00 WIB

APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:05 WIB

US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026

Berita Terbaru