OTOMOTIF – Geely memperluas jajaran kendaraan listriknya di pasar China melalui Geely Galaxy TT, sedan listrik bergaya fastback yang menggabungkan performa tinggi, teknologi 800 volt, serta kemampuan pengisian daya cepat.
Model terbaru ini dijadwalkan meluncur pada 10 September 2026. Sebelumnya, Geely telah membuka pemesanan awal Galaxy TT di China sejak 13 Agustus 2026.
Galaxy TT hadir dalam beberapa pilihan dengan konfigurasi penggerak roda belakang atau RWD hingga varian tertinggi Galaxy TT Ultra yang menggunakan sistem penggerak empat roda atau AWD.
Geely Galaxy TT Punya Desain Fastback
Dari sisi eksterior, Galaxy TT mengusung desain sedan fastback dengan atap yang dibuat landai ke bagian belakang. Desain tersebut tidak hanya memberikan tampilan sporty, tetapi juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Mobil ini memiliki panjang 4.999 mm, lebar 1.919 mm, tinggi 1.479 mm, serta jarak sumbu roda 2.920 mm.
Geely menyebut koefisien hambatan udara Galaxy TT berada di angka 0,22. Salah satu perangkat yang menunjang karakter aerodinamisnya adalah spoiler belakang elektrik aktif.
Spoiler tersebut mempunyai tiga pengaturan posisi. Pada sudut maksimum 22,5 derajat, komponen ini diklaim mampu menghasilkan downforce hingga 508 Newton.
Tenaga Galaxy TT Tembus 425 kW
Untuk performa, Galaxy TT tersedia dengan beberapa pilihan sistem penggerak.
Varian RWD menggunakan satu motor listrik dengan tenaga maksimum 245 kW atau sekitar 333 hp. Berdasarkan konfigurasi baterainya, akselerasi 0-100 km/jam berada pada kisaran 6,5 hingga 7,2 detik.
Sementara itu, Galaxy TT Ultra menjadi varian paling bertenaga. Mobil tersebut menggunakan dua motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 425 kW.
Dengan sistem AWD, Galaxy TT Ultra diklaim mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 3,8 detik.
Angka tersebut menempatkan Galaxy TT Ultra bukan sekadar sebagai sedan listrik yang mengutamakan efisiensi, tetapi juga sebagai model yang menawarkan performa tinggi.
Jarak Tempuh hingga 640 Km
Geely menawarkan Galaxy TT dengan beberapa pilihan kapasitas baterai. Untuk varian RWD, jarak tempuh yang diklaim mencapai 540 km hingga 640 km berdasarkan standar China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Angka CLTC merupakan hasil pengujian dalam kondisi tertentu sehingga jarak tempuh aktual di penggunaan sehari-hari dapat berbeda, tergantung kecepatan, temperatur, kondisi jalan, beban kendaraan, penggunaan pendingin udara, dan faktor lainnya.
Sistem baterai Galaxy TT dipasok oleh CATL menggunakan baterai Shenxing TT yang dikembangkan untuk model tersebut.
Seluruh varian menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) dan dilengkapi teknologi perlindungan terhadap risiko thermal runaway yang disebut NP 3.0 atau No Propagation 3.0.
Charging 11 Menit Tambah Jarak Lebih dari 400 Km
Salah satu daya tarik utama Galaxy TT adalah teknologi pengisian cepat.
Seluruh varian menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt dengan kemampuan pengisian 6C. Geely mengklaim pengisian selama sekitar 11 menit dapat menambah jarak tempuh lebih dari 400 km.
Kemampuan tersebut menjadi bagian dari strategi Geely untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik, terutama dengan mengurangi waktu kendaraan berada di stasiun pengisian.
Teknologi pengisian cepat juga menjadi salah satu area persaingan utama produsen mobil listrik China.
Dilengkapi LiDAR dan Sistem Bantuan Berkendara
Di sektor teknologi berkendara, Galaxy TT dibekali satu unit LiDAR dan chip J6M dari Horizon Robotics.
Konsumen dapat memilih sistem bantuan pengemudi yang disebut Geely Afari Smart Driving (G-ASD) dengan pilihan H7 atau H5.
Perangkat tersebut menjadi bagian dari sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang ditujukan untuk membantu pengemudi dalam berbagai kondisi berkendara.
Namun, fitur bantuan berkendara tetap merupakan sistem pendukung dan tidak menggantikan perhatian serta kendali pengemudi.
Kabin Galaxy TT Punya Layar hingga 25,6 Inci
Masuk ke dalam kabin, Geely membekali Galaxy TT dengan teknologi Flyme Auto generasi kedua.
Sistem infotainment tersebut dipadukan dengan panel instrumen berukuran 10,2 inci dan layar utama berukuran 15,4 inci.
Selain itu, tersedia pula head-up display (HUD) augmented reality dengan ukuran 25,6 inci yang dirancang untuk memberikan informasi berkendara tanpa membuat pengemudi terlalu sering mengalihkan pandangan dari jalan.
Untuk meningkatkan pengalaman penumpang, Geely menyediakan sistem audio dengan 23 speaker.
Kabin juga dilengkapi panoramic roof berukuran sekitar 1,97 meter persegi.
Harga Geely Galaxy TT Mulai Rp383 Jutaan
Di pasar China, Geely Galaxy TT ditawarkan dalam beberapa pilihan harga.
Varian RWD dibanderol mulai 145.900 yuan hingga 169.900 yuan. Jika dikonversikan berdasarkan nilai tukar yang digunakan dalam laporan sumber, harganya setara sekitar Rp383 juta hingga Rp446 juta.
Sementara Galaxy TT Ultra AWD menjadi varian termahal dengan harga 209.800 yuan atau sekitar Rp551 juta.
Untuk sementara, produksi Galaxy TT Ultra dibatasi hanya 999 unit di China.
Geely juga menyebut pemesanan awal Galaxy TT telah mencapai 20.000 unit hingga 28 Agustus 2026.
Geely Kembangkan Teknologi Charging 1.000 Volt
Peluncuran Galaxy TT juga terjadi ketika Geely tengah mengembangkan teknologi pengisian daya dengan arsitektur tegangan lebih tinggi.
Setelah menggunakan sistem 800 volt pada sejumlah kendaraan listrik, Geely Holding Group disebut tengah mengembangkan arsitektur 1.000 volt.
Tujuannya adalah memperpendek waktu pengisian baterai kendaraan listrik generasi mendatang.
Pengembangan tersebut melanjutkan pengujian teknologi pengisian cepat pada Lynk & Co 10. Sedan tersebut sebelumnya mencatat waktu pengisian dari 10 persen hingga 80 persen sekitar 5 menit 32 detik dalam pengujian yang dilaporkan.
Geely juga mencatat bahwa pengembangan teknologi tegangan tinggi mencakup berbagai komponen kendaraan, mulai dari baterai, motor listrik, inverter, sistem pengisian, kabel hingga komponen kelistrikan lainnya.
Dengan Galaxy TT dan pengembangan arsitektur 1.000 volt, Geely terlihat semakin agresif menghadapi persaingan kendaraan listrik di China.
Galaxy TT sendiri akan bersaing dengan sejumlah sedan listrik seperti Xiaomi SU7 dan XPeng P7+.
Untuk saat ini, informasi harga dan pemasaran Galaxy TT yang tersedia masih berfokus pada pasar China. Belum ada informasi resmi mengenai peluncuran Galaxy TT di Indonesia.









