KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat komitmen dalam penanganan stunting. Hal tersebut terlihat saat Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos., M.Si., memimpin Apel Kerja Gabungan di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak.
Dalam apel tersebut, Wabup Murison sekaligus menggerakkan program SECANTING (Senin Cegah Stunting) yang melibatkan partisipasi aktif aparatur sipil negara (ASN). Program ini menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak yang berisiko stunting di wilayah Kerinci.
Melalui gerakan ini, setiap ASN diajak menyisihkan satu butir telur, secanting beras, dan donasi sebesar Rp2.000. Kontribusi sederhana tersebut dikumpulkan sebagai dukungan nyata dalam upaya pencegahan stunting, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.
Wabup Murison menekankan bahwa persoalan stunting harus ditangani secara kolektif dan berkelanjutan. Menurutnya, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dimulai dari perhatian terhadap kecukupan gizi anak sejak dini.
“Langkah kecil ini akan menjadi kekuatan besar apabila dilakukan bersama-sama dan konsisten,” ujarnya di hadapan peserta apel.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya terfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia. Generasi yang sehat dan kuat menjadi fondasi utama terwujudnya Kerinci yang maju dan sejahtera.
Program SECANTING diharapkan menjadi gerakan rutin dan berkelanjutan di lingkungan Pemkab Kerinci. Selain memperkuat solidaritas ASN, kegiatan ini juga menjadi contoh konkret semangat gotong royong dalam menjawab persoalan sosial.
Pemerintah Kabupaten Kerinci optimistis, dengan keterlibatan semua pihak, target penurunan angka stunting dapat tercapai secara bertahap. Komitmen ini sekaligus menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya diwujudkan dalam kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.









