Token Pi Network Menguat Usai Upgrade Jaringan, Ini Analisis dan Prospeknya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI– Token kripto Pi Network (PI) menunjukkan tanda-tanda pemulihan harga setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring pembaruan jaringan yang dinilai menjadi katalis positif bagi ekosistemnya.

Pada perdagangan terbaru, harga PI dilaporkan naik lebih dari 7 persen dan kembali diperdagangkan di atas level USD 0,19. Sebelumnya, token ini sempat terkoreksi cukup dalam hingga hampir 50 persen dari nilai puncaknya.

Upgrade Jaringan Dorong Sentimen Positif

Pembaruan protokol versi 20 yang dirilis pada 19 Maret 2026 menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pemulihan harga. Upgrade ini menghadirkan fitur smart contract, yang memungkinkan pengembang membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) langsung di jaringan Pi.

Langkah ini dinilai sebagai fase penting dalam pengembangan teknologi blockchain Pi Network, karena membuka peluang pemanfaatan yang lebih luas, termasuk di sektor keuangan digital dan layanan berbasis blockchain.

Selain itu, pembaruan sistem juga mewajibkan operator node untuk melakukan upgrade ke versi terbaru guna menjaga stabilitas jaringan.

Baca Juga :  Harga Mulai Rp 158 Juta, Daihatsu Espass 2026 Resmi Meluncur

Analisis Teknikal: Masih Ada Risiko

Meskipun harga mengalami kenaikan, secara teknikal PI masih menghadapi tekanan. Saat ini, harga masih berada di bawah indikator rata-rata pergerakan (Simple Moving Average / SMA) 50, 100, dan 200 hari.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa tren jangka menengah hingga panjang masih didominasi oleh tekanan jual.

Namun, level support di kisaran USD 0,185 dinilai cukup kuat. Jika mampu bertahan, harga berpotensi kembali menguji area resistance di rentang USD 0,20 hingga USD 0,21.

Sinyal Bullish Mulai Terlihat

Sejumlah indikator teknikal mulai menunjukkan potensi pemulihan. Pola morning star candlestick yang muncul pada grafik harian menjadi salah satu sinyal awal pembalikan arah (bullish reversal).

Selain itu, harga juga berupaya menembus garis tengah indikator Bollinger Bands, yang sering menjadi tanda awal penguatan tren.

Jika momentum ini berlanjut, target harga berikutnya diperkirakan menuju level tertinggi tahunan di sekitar USD 0,2976.

Pergerakan Whale dan Listing Bursa

Aktivitas investor besar (whale) juga menjadi sorotan. Sepanjang Maret 2026, tercatat lebih dari 6 juta koin PI telah diakumulasi oleh investor besar, yang dapat menjadi indikasi kepercayaan terhadap prospek jangka panjang proyek ini.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp4,5 Miliar ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana

Di sisi lain, kabar listing di salah satu bursa kripto global seperti Kraken turut meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas token PI di pasar.

Tak hanya itu, pengembangan fitur seperti hadiah validator, bursa terdesentralisasi, serta layanan KYC berbasis sistem (KYC-as-a-Service) diproyeksikan dapat meningkatkan utilitas token di masa depan.

Kesimpulan

Pemulihan harga Pi Network saat ini didorong oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental, terutama pembaruan jaringan dan peningkatan aktivitas ekosistem. Namun, risiko tetap ada mengingat tren jangka panjang masih belum sepenuhnya berbalik positif.

⚠️ Disclaimer

Informasi ini bukan merupakan nasihat finansial. Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi. Perdagangan aset kripto memiliki risiko tinggi dan volatilitas yang besar. Gunakan dana yang siap untuk risiko (uang dingin). Segala keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca.

Berita Terkait

BNI Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Ini Penggantinya
Status Tahanan Rumah Yaqut, KPK Jelaskan Dasar dan Prosesnya
Program Baru Facebook, Kreator Bisa Raup Rp17–50 Juta per Bulan
Lebaran di Rutan KPK, Istri Noel Bawakan Ketupat dan Sayur
ITMG Siap Bagi Dividen, Laba Per Saham Tembus Rp2.853
Harga BBM Pertamina Terbaru 22 Maret 2026: Pertamax, Dexlite, dan Turbo Naik
Prabowo Bersih-Bersih ASN, 58 PNS Dipecat karena Asusila hingga Korupsi
BNI Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Diminta Beralih
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 06:00 WIB

BNI Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Ini Penggantinya

Senin, 23 Maret 2026 - 04:00 WIB

Token Pi Network Menguat Usai Upgrade Jaringan, Ini Analisis dan Prospeknya

Senin, 23 Maret 2026 - 00:05 WIB

Status Tahanan Rumah Yaqut, KPK Jelaskan Dasar dan Prosesnya

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:00 WIB

Program Baru Facebook, Kreator Bisa Raup Rp17–50 Juta per Bulan

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:00 WIB

Lebaran di Rutan KPK, Istri Noel Bawakan Ketupat dan Sayur

Berita Terbaru