ITMG Siap Bagi Dividen, Laba Per Saham Tembus Rp2.853

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Emiten batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) bersiap menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 April 2026. Agenda tersebut akan menjadi penentu arah pembagian laba, termasuk potensi dividen bagi para investor.

Dalam pemanggilan resmi yang dirilis manajemen, RUPST akan membahas sejumlah agenda penting, di antaranya penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 serta perubahan susunan dewan komisaris.

Manajemen ITMG menjelaskan bahwa keputusan terkait penggunaan laba bersih akan mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan serta ketentuan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT). Dengan demikian, keputusan final mengenai pembagian dividen akan ditentukan dalam forum RUPST.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026 Dibuka Menguat 0,3%, AMMN dan TLKM Jadi Penopang

Sepanjang tahun buku 2025, ITMG mencatatkan kinerja keuangan yang solid. Perseroan membukukan laba bersih sebesar US$ 190,94 juta atau setara sekitar Rp3,2 triliun. Dari capaian tersebut, laba per saham (EPS) tercatat mencapai US$ 0,17 atau sekitar Rp2.853 per saham.

Sebelumnya, ITMG telah membagikan dividen interim sebesar Rp738 per saham yang dibayarkan pada 26 November 2025. Nilai tersebut berasal dari laba semester pertama tahun berjalan dan telah mendapat persetujuan dewan komisaris.

Jika melihat pola pembagian dividen tahun sebelumnya, peluang pembagian dividen lanjutan masih terbuka lebar. Pada tahun buku 2024, ITMG tercatat membagikan dividen dengan total rasio mencapai 65% dari laba bersih, terdiri dari dividen interim dan dividen final.

Baca Juga :  Transfer GoPay ke Rekening Bank 2026: Masih Gratis atau Sudah Kena Biaya? Ini Faktanya!

Dengan asumsi rasio pembagian dividen (payout ratio) tetap berada pada kisaran yang sama, pasar memperkirakan potensi dividen final tahun buku 2025 bisa berada di kisaran Rp1.000 per saham atau lebih.

Namun demikian, kepastian nilai dividen tetap akan bergantung pada hasil keputusan dalam RUPST mendatang. Investor pun kini menanti arah kebijakan perseroan, terutama terkait konsistensi pembagian keuntungan di tengah dinamika industri batu bara global.

Berita Terkait

Lebih Untung Beli Emas Antam atau UBS? Ini Perbandingan Harga dan Buyback Terbaru
Harga Emas UBS dan Galeri 24 Hari Ini, Sabtu 7 November 2026: Cek Harga Jual dan Buyback
Harga Emas Antam Hari Ini di Pegadaian 7 November 2026 Naik Lagi, 1 Gram Tembus Rp2.604.000
Saham Toyota Jadi Sorotan, Laba Naik dan Strategi Hybrid Makin Kuat
Harga Emas Antam 7 November 2026: Naik Rp8.000, Simak Daftar Harga Terbaru dari 0,5 hingga 1.000 Gram
Saldo GoPay, OVO, dan ShopeePay Kena PPN? Ini Aturan Pajak E-Wallet 2026
Jadwal Pencairan PKH Tahap 4 Tahun 2026, Anak SD hingga Lansia Dapat Berapa?
Utang Pemerintah Terbaru Tembus Rp10.326 Triliun, Rasio terhadap PDB Turun Jadi 40,3%
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:00 WIB

Lebih Untung Beli Emas Antam atau UBS? Ini Perbandingan Harga dan Buyback Terbaru

Sabtu, 7 November 2026 - 12:10 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri 24 Hari Ini, Sabtu 7 November 2026: Cek Harga Jual dan Buyback

Sabtu, 7 November 2026 - 09:19 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini di Pegadaian 7 November 2026 Naik Lagi, 1 Gram Tembus Rp2.604.000

Sabtu, 7 November 2026 - 08:00 WIB

Saham Toyota Jadi Sorotan, Laba Naik dan Strategi Hybrid Makin Kuat

Sabtu, 7 November 2026 - 07:43 WIB

Harga Emas Antam 7 November 2026: Naik Rp8.000, Simak Daftar Harga Terbaru dari 0,5 hingga 1.000 Gram

Berita Terbaru