BNI Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Diminta Beralih

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI resmi mengumumkan akan menghentikan layanan internet banking secara bertahap mulai 21 April 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan keuangan berbasis teknologi.

Penutupan layanan tersebut dilakukan seiring dengan perubahan perilaku nasabah yang kini lebih banyak menggunakan aplikasi mobile dan platform digital terintegrasi. BNI ingin memastikan seluruh transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat, aman, dan efisien dalam satu ekosistem.

Sebagai alternatif, nasabah diarahkan untuk beralih ke aplikasi wondr by BNI yang menawarkan berbagai fitur transaksi harian. Selain itu, tersedia juga layanan BNIdirect yang difokuskan untuk kebutuhan pelaku usaha.

Baca Juga :  Cara Jualan di Shopee Tanpa Modal untuk Pemula, Auto Cuan di 2026

Melalui platform baru tersebut, nasabah dapat melakukan transfer, pembayaran, hingga pemantauan kondisi keuangan dalam satu aplikasi. Bahkan, fitur pengelolaan investasi juga telah disematkan untuk mendukung kebutuhan finansial yang lebih luas.

Sementara itu, BNIdirect hadir untuk mendukung operasional bisnis dengan kemampuan transaksi dalam jumlah besar, pengaturan otorisasi, serta pemantauan arus kas secara real time.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini Melonjak 1,53%, Saham TLKM dan BREN Melejit, Investor Mulai Borong Lagi?

BNI menegaskan bahwa proses penghentian layanan internet banking dilakukan secara bertahap agar nasabah memiliki waktu untuk beradaptasi dan memindahkan aktivitas transaksi mereka ke layanan terbaru.

Di sisi lain, nasabah juga diimbau untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan bank. BNI memastikan tidak pernah meminta data rahasia seperti PIN, OTP, maupun password kepada pengguna.

Langkah ini sekaligus menandai percepatan digitalisasi sektor perbankan di Indonesia, di mana layanan berbasis aplikasi dinilai lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. (*/Tim)

Berita Terkait

Cara Membeli Obligasi untuk Pemula: Panduan Lengkap Investasi Aman, Syarat, Langkah, Keuntungan, dan Risikonya
Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu Bank Mandiri Dikenakan Biaya Rp500, Top Up GoPay Ikut Naik
Suku Bunga Deposito Terbaru 2026: Daftar Lengkap BRI, BNI, Mandiri, BCA hingga BPR, Mana Paling Untung?
Panduan Investasi untuk Pemula: Cara Memulai Investasi yang Aman dan Menguntungkan
Gaji Komisaris Pertamina 2026 Terbaru Capai Ratusan Juta per Bulan, Ini Rincian Honorarium dan Tunjangannya
Resmi! Tokopedia, Shopee, Lazada dan Blibli Ditunjuk Jadi Pemungut Pajak, Berlaku Mulai 1 Agustus 2026
Kredit Pensiun Beralih ke BTN, Ini Dampaknya bagi Nasabah SMBC Indonesia
Merchant Diminta Jujur! DJP Bakal Kroscek Penjual Marketplace yang Klaim Omzet di Bawah Rp500 Juta
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:00 WIB

Cara Membeli Obligasi untuk Pemula: Panduan Lengkap Investasi Aman, Syarat, Langkah, Keuntungan, dan Risikonya

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:00 WIB

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu Bank Mandiri Dikenakan Biaya Rp500, Top Up GoPay Ikut Naik

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:01 WIB

Suku Bunga Deposito Terbaru 2026: Daftar Lengkap BRI, BNI, Mandiri, BCA hingga BPR, Mana Paling Untung?

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Panduan Investasi untuk Pemula: Cara Memulai Investasi yang Aman dan Menguntungkan

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:01 WIB

Gaji Komisaris Pertamina 2026 Terbaru Capai Ratusan Juta per Bulan, Ini Rincian Honorarium dan Tunjangannya

Berita Terbaru