JAMBI – Gubernur Al Haris meninjau langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP Negeri 7 Kota Jambi, Senin (6/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam memastikan kualitas pelaksanaan evaluasi pendidikan berjalan optimal.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Wali Kota Maulana serta Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha. Turut hadir pula sejumlah pejabat daerah, termasuk unsur DPRD, Dinas Pendidikan, serta perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).
TKA Jadi Instrumen Evaluasi Strategis
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Tes Kompetensi Akademik bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk mengukur capaian pembelajaran siswa.
Menurutnya, hasil TKA dapat memberikan gambaran objektif mengenai efektivitas implementasi kurikulum di sekolah.
“Tes ini menjadi indikator penting untuk melihat sejauh mana materi pembelajaran dikuasai siswa. Dari sini kita bisa menilai standar kompetensi sekaligus mengevaluasi proses belajar mengajar,” ujarnya.
Ia menambahkan, data hasil TKA akan digunakan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan strategis guna meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Jambi secara berkelanjutan.
Soroti Pemerataan Fasilitas Pendidikan
Selain aspek akademik, Gubernur juga menyoroti pentingnya pemerataan sarana dan prasarana pendidikan. Ia mengakui masih terdapat ketimpangan fasilitas di sejumlah wilayah, terutama terkait akses terhadap teknologi pembelajaran.
“Tidak semua siswa memiliki perangkat pendukung seperti laptop atau akses teknologi yang memadai. Ini menjadi perhatian serius pemerintah agar ke depan tidak ada lagi kesenjangan antarwilayah,” tegasnya.
Menurutnya, pemerataan fasilitas merupakan langkah penting dalam mewujudkan keadilan akses pendidikan, khususnya bagi siswa di daerah terpencil.
Optimistis Nilai Siswa Jambi Meningkat
Gubernur Al Haris juga menyampaikan optimisme bahwa capaian akademik siswa di Provinsi Jambi dapat melampaui rata-rata nasional. Hal ini terutama berlaku bagi sekolah yang telah memiliki sistem pembelajaran yang baik serta didukung sarana memadai.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan di wilayah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih serius.
“Harapan kita nilai siswa bisa di atas rata-rata nasional, namun daerah terpencil tetap menjadi fokus perbaikan ke depan,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA Berjalan Lancar
Secara umum, pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik di wilayah Provinsi Jambi dinilai berjalan lancar dan tertib. Gubernur mengapresiasi kesiapan pihak sekolah serta dukungan seluruh pemangku kepentingan.
Namun, ia tetap mengingatkan adanya potensi kendala teknis, seperti gangguan jaringan internet dan pasokan listrik di beberapa daerah.
“Secara umum berjalan baik, tetapi kendala teknis tetap menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan berikutnya,” katanya.
Dukungan Pemkot Jambi dan Data Peserta
Wali Kota Maulana mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi yang turun langsung meninjau pelaksanaan TKA. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah memberikan motivasi tambahan bagi siswa dan tenaga pendidik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar My, melaporkan bahwa TKA tahun 2026 diikuti oleh 1.333 satuan pendidikan dengan total 62.212 siswa yang tersebar di 11 kabupaten/kota.
Menurutnya, hasil TKA tidak hanya digunakan untuk mengukur capaian siswa, tetapi juga menjadi bahan evaluasi terhadap kualitas infrastruktur, pemerataan fasilitas, dan kompetensi tenaga pendidik.
Komitmen Transformasi Pendidikan
Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pendidikan yang inklusif, merata, dan berdaya saing. Dengan evaluasi berbasis data dan kebijakan yang tepat sasaran, diharapkan kualitas sumber daya manusia di daerah ini semakin meningkat.
Pelaksanaan TKA yang melibatkan puluhan ribu siswa ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah kebijakan pendidikan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Editor : Dedi Dora









