Cara Buat QR Code BBM Subsidi Pertamina Lewat HP, Ini Panduan Lengkap Terbaru 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menunjukkan QR Code Subsidi Tepat melalui aplikasi MyPertamina saat membeli BBM di SPBU Pertamina. Masyarakat diminta segera daftar ulang agar tetap bisa menikmati BBM subsidi 2026

Warga menunjukkan QR Code Subsidi Tepat melalui aplikasi MyPertamina saat membeli BBM di SPBU Pertamina. Masyarakat diminta segera daftar ulang agar tetap bisa menikmati BBM subsidi 2026

Jakarta- Pembaruan sistem yang dilakukan Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga membuat sebagian masyarakat mengalami kendala akses QR Code BBM subsidi. Dampaknya, ada pengguna yang datanya tidak aktif sehingga perlu melakukan pendaftaran ulang agar tetap bisa membeli BBM bersubsidi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa proses pembaruan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran subsidi lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, masyarakat yang terdampak diimbau segera melakukan registrasi ulang melalui sistem resmi.

Untuk mendapatkan QR Code BBM subsidi, pengguna wajib memiliki akun Subsidi Tepat. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs resmi atau aplikasi MyPertamina yang tersedia di smartphone.

Langkah awal pendaftaran cukup mudah, yaitu dengan mengisi data pribadi seperti nama lengkap, NIK, nomor HP, email, serta membuat kata sandi. Setelah itu, pengguna harus melakukan aktivasi akun melalui email yang dikirimkan oleh sistem.

Baca Juga :  Asuransi Mobil TLO 2026: Premi Murah Mulai 0,2%, Ini Aturan Resmi OJK

Selanjutnya, pengguna diminta memasukkan kode verifikasi, melengkapi data domisili, dan mengunggah foto KTP sebagai syarat validasi identitas. Proses ini menjadi bagian penting agar data sesuai dengan ketentuan penerima subsidi.

Tahap berikutnya adalah mendaftarkan kendaraan dengan mengisi data kendaraan secara lengkap dan mengunggah foto kendaraan. Jika kendaraan digunakan oleh lebih dari satu orang, sistem juga memungkinkan penambahan pengguna lain.

Setelah semua data dikirim, proses verifikasi akan dilakukan dengan waktu maksimal hingga 14 hari untuk pendaftaran melalui website atau sekitar 7 hari kerja melalui aplikasi. Pengguna dapat mengecek status secara berkala hingga dinyatakan lolos verifikasi.

Jika sudah disetujui, QR Code BBM subsidi bisa langsung diunduh dan digunakan saat pembelian BBM di SPBU. Dengan sistem ini, transaksi menjadi lebih cepat dan akurat sekaligus memastikan subsidi tepat kepada masyarakat yang berhak.

Baca Juga :  Purbaya Buka Opsi Ubah Batas Omzet UMKM Bebas PPh, Ini Penjelasannya

FAQ

1. Apa itu QR Code BBM subsidi?

QR Code BBM subsidi adalah kode digital yang digunakan untuk membeli BBM bersubsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

2. Kenapa harus daftar ulang QR Code BBM subsidi?

Karena adanya pembaruan sistem dari Pertamina sehingga sebagian data pengguna perlu diperbarui.

3. Berapa lama proses verifikasi Subsidi Tepat?

Verifikasi membutuhkan waktu hingga 7 hari kerja melalui aplikasi atau maksimal 14 hari lewat website.

4. Apakah daftar QR Code BBM subsidi gratis?

Ya, pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis.

5. Apakah semua orang bisa daftar BBM subsidi?

Tidak, hanya masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu sesuai ketentuan pemerintah.

Berita Terkait

Bank Mandiri Beri Kredit Rp40 Triliun kepada Perusahaan Haji Isam
Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima
BI Longgarkan GWM Bank Konvensional dan Syariah, Ini Dampaknya bagi Kredit
Investasi AI Membesar, Microsoft Buka Program Pengunduran Diri Sukarela
Meta Siapkan Saham Khusus Mark Zuckerberg, Antisipasi Pajak Miliarder
The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Oktober 2026, Rupiah dan IHSG Jadi Sorotan
Daerah Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Mendagri dan Kemenkeu Siapkan Solusi
Elon Musk Prediksi 200 Perusahaan AI Bangkrut, SpaceX Siapkan Utang Rp 640 Triliun
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:00 WIB

BI Longgarkan GWM Bank Konvensional dan Syariah, Ini Dampaknya bagi Kredit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Investasi AI Membesar, Microsoft Buka Program Pengunduran Diri Sukarela

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Meta Siapkan Saham Khusus Mark Zuckerberg, Antisipasi Pajak Miliarder

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Oktober 2026, Rupiah dan IHSG Jadi Sorotan

Berita Terbaru