Tempo Dulu Ada Pabrik Es Dem, Kini Jalan Mayjen H.A. Thalib Jadi Pusat Perdagangan dan Kuliner

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Bagi warga Sungai Penuh dan Kerinci yang lahir sebelum tahun 1980, nama “Es Dem” tentu bukan hal asing. Dahulu, di Jalan Mayjen H.A. Thalib, berdiri sebuah pabrik es legendaris yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Bangunan pabrik es itu masih sederhana, terbuat dari kayu, namun hasil produksinya dikenal luas. Pada masanya, Es Dem menjadi kebutuhan utama warga untuk berbagai keperluan, mulai dari minuman, acara hajatan, hingga perdagangan ikan di pasar tradisional.

Seiring waktu, pabrik es tersebut tutup, meninggalkan kenangan bagi warga yang pernah menyaksikan geliat usahanya. Kini, Jalan Mayjen H.A. Thalib menjelma menjadi pusat perdagangan dan kuliner modern di jantung Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Temui Dirjen Kemendagri, Wako Alfin Perjuangkan Peningkatan Dana Transfer Daerah

Letaknya yang strategis membuat kawasan ini tumbuh pesat. Beragam jenis usaha hadir, mulai dari toko pakaian, minimarket, rumah makan Padang, hingga kafe modern seperti Mixue dan Mie Aceh.
Beberapa lembaga keuangan seperti Bank BRI dan BRI Link Kenzie juga beroperasi di sepanjang jalan ini, memperkuat perputaran ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Menakar Peluang Azhar Hamzah Pimpin DPD Gerindra Jika Alfin Mantap Nahkodai PAN

Jalan Mayjen H.A. Thalib membentang hingga Masjid Raya Sungai Penuh. Di depan masjid tersebut, suasana semakin ramai menjelang sore hari. Deretan pedagang menjajakan kuliner khas seperti sate ayam, sate kambing Madura, dan aneka jajanan lokal yang selalu ramai pengunjung.

Kini, kawasan yang dulu dikenal dengan pabrik Es Dem itu menjadi simbol perubahan dan kemajuan ekonomi Kota Sungai Penuh.

Jejak sejarahnya masih tersimpan di ingatan warga, sebagai saksi perjalanan kota kecil di kaki Gunung Kerinci menuju era modern.

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Wako Alfin Serahkan 219.000 Bibit Kopi kepada 11 Kelompok Tani, Targetkan Sungai Penuh Jadi Sentra Kopi Berkualitas
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jadi Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Sekda Alpian Soroti Disiplin ASN Sungai Penuh, BKPSDM Diminta Perkuat Pengawasan
Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026
Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk
5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Dilelang, Nasib 4 Plt Jadi Sorotan: Zanti, Bovi, Zahirman, Jumadil Bertahan atau Tergusur?
Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:46 WIB

Wako Alfin Serahkan 219.000 Bibit Kopi kepada 11 Kelompok Tani, Targetkan Sungai Penuh Jadi Sentra Kopi Berkualitas

Jumat, 11 September 2026 - 12:12 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jadi Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Sekda Alpian Soroti Disiplin ASN Sungai Penuh, BKPSDM Diminta Perkuat Pengawasan

Minggu, 6 September 2026 - 12:33 WIB

Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 19:40 WIB

Musda IV KAHMI Kerinci-Sungai Penuh : Soni Indra Kembali Terpilih, Tim Pemekaran Terbentuk

Berita Terbaru