Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok! Peluang BBM Turun di Indonesia?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Harga minyak dunia mengalami penurunan drastis setelah Selat Hormuz resmi kembali dibuka di tengah meredanya konflik kawasan. Jalur distribusi energi paling vital di dunia itu sebelumnya sempat memicu kekhawatiran pasar global karena ancaman gangguan pasokan.

Penurunan harga terjadi setelah pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, yang memastikan bahwa kapal-kapal kini bisa melintas dengan aman selama masa gencatan senjata berlangsung. Kondisi ini langsung disambut positif oleh pasar energi global.

Dampaknya sangat terasa di perdagangan internasional. Minyak mentah Amerika Serikat tercatat turun hampir 12 persen ke level USD 83,85 per barel. Sementara itu, minyak acuan global Brent crude juga melemah sekitar 9 persen menjadi USD 90,38 per barel.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut merespons perkembangan ini dengan menyatakan bahwa konflik dengan Iran berpotensi segera berakhir. Pernyataan tersebut semakin memperkuat sentimen positif di pasar dan mempercepat penurunan harga minyak.

Baca Juga :  Belanja di Shopee Pakai Kartu Kredit? Ini Langkah-Langkahnya

Meski begitu, situasi belum sepenuhnya aman. Iran tetap memberlakukan aturan ketat bagi kapal yang melintas, sementara Amerika Serikat masih mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran hingga tercapai kesepakatan resmi. Artinya, risiko geopolitik masih membayangi pasar energi.

Bagi Indonesia, kondisi ini berpotensi membawa dampak besar. Jika tren penurunan harga minyak berlanjut, bukan tidak mungkin harga BBM dalam negeri ikut mengalami penyesuaian. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak biaya energi tinggi.

Namun, para analis mengingatkan bahwa harga minyak sangat sensitif terhadap kondisi geopolitik. Jika konflik kembali memanas atau jalur distribusi terganggu lagi, harga bisa melonjak dalam waktu singkat.

Situasi global saat ini menjadi momen penting bagi pemerintah dan pelaku industri untuk mengantisipasi fluktuasi harga energi. Stabilitas pasokan dan kebijakan yang tepat akan menjadi kunci menjaga ekonomi tetap kuat di tengah dinamika global.

Baca Juga :  The Fed Tahan Suku Bunga, Ini Dampaknya ke Rupiah dan Kredit di Indonesia

FAQ (Pertanyaan Populer)

1. Kenapa harga minyak dunia turun drastis?

Karena Selat Hormuz dibuka kembali sehingga pasokan minyak global kembali lancar.

2. Berapa penurunan harga minyak terbaru?

Minyak AS turun sekitar 12%, sedangkan Brent crude turun sekitar 9%.

3. Apakah harga BBM di Indonesia akan ikut turun?

Berpotensi, tetapi tergantung kebijakan pemerintah dan kondisi pasar global.

4. Apakah konflik Iran-AS sudah selesai?

Belum sepenuhnya, meski Donald Trump memberi sinyal konflik segera berakhir.

5. Kenapa Selat Hormuz sangat penting?

Karena merupakan jalur utama distribusi minyak dunia yang menghubungkan Timur Tengah ke pasar global. (Tim)

Berita Terkait

Promo PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Daftar Harganya
1 Riyal Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Riyal Arab Saudi ke Rupiah Terbaru 22 Juli 2026
Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp29,29 Triliun, Begini Strategi Pramono Jaga Ekonomi dan Inflasi
Hak dan Kewajiban Ojol Bakal Diatur dalam Undang-Undang Khusus, DPR Ungkap Alasannya
BI Rate Diproyeksi Naik Jadi 6% Hari Ini, Ini Dampaknya bagi KPR, Deposito, Pinjaman dan Rupiah
Rekening Orang Kaya Bisa Diakses DJP? Begini Penjelasan Resmi Ditjen Pajak
Asuransi Mobil Bekas Terbaik 2026, Premi Mulai Rp400 Ribuan per Tahun
10 Aplikasi Nonton Video Penghasil Uang Terbaik 2026
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:02 WIB

Promo PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:01 WIB

1 Riyal Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Riyal Arab Saudi ke Rupiah Terbaru 22 Juli 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:00 WIB

Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp29,29 Triliun, Begini Strategi Pramono Jaga Ekonomi dan Inflasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:00 WIB

Hak dan Kewajiban Ojol Bakal Diatur dalam Undang-Undang Khusus, DPR Ungkap Alasannya

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:05 WIB

BI Rate Diproyeksi Naik Jadi 6% Hari Ini, Ini Dampaknya bagi KPR, Deposito, Pinjaman dan Rupiah

Berita Terbaru

Internasional

Benarkah Lamine Yamal Masih Keluarga Lionel Messi? Simak Faktanya

Kamis, 23 Jul 2026 - 04:00 WIB