Hari Ini Harga Minyak Dunia Tembus US$112

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Harga minyak dunia kembali melonjak tajam pada perdagangan Kamis (19/3/2026), dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Lonjakan ini terjadi setelah serangan terhadap fasilitas energi Iran yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Minyak mentah jenis Brent tercatat naik hingga menyentuh level US$112 per barel atau meningkat sekitar 4 persen lebih. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) juga ikut menguat mendekati US$99 per barel, menandakan tekanan besar pada pasar energi global.

Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh kekhawatiran terganggunya pasokan energi dunia. Serangan terhadap ladang gas South Pars di Iran menjadi faktor utama karena fasilitas tersebut merupakan salah satu sumber energi terbesar di dunia.

Baca Juga :  LPS Siapkan Rp159 Miliar untuk Bayar Pesangon 2.500 Pekerja PT Pakerin yang Terkena PHK

South Pars diketahui menyuplai sekitar 70 persen kebutuhan gas domestik Iran. Gangguan pada fasilitas strategis ini langsung memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global.

Tak hanya itu, konflik juga berdampak pada jalur distribusi energi penting dunia, yakni Selat Hormuz. Jalur ini menjadi lintasan utama bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair global.

Akibat eskalasi konflik, produksi minyak di kawasan Timur Tengah diperkirakan turun antara 7 hingga 10 juta barel per hari. Angka ini setara dengan sekitar 7 hingga 10 persen dari total kebutuhan minyak global.

Baca Juga :  Harga BBM Jawa dan Sumatera Terbaru 11 September 2026: Minyak Dunia Tembus US$100, Apakah Pertamax dan Dexlite Naik Lagi?

Situasi semakin memanas setelah Iran dikabarkan melakukan serangan balasan terhadap sejumlah infrastruktur energi di kawasan Teluk. Kondisi ini meningkatkan risiko meluasnya konflik ke negara-negara penghasil minyak lainnya.

Jika ketegangan terus berlanjut, harga minyak dunia berpotensi naik lebih tinggi. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor energi, tetapi juga bisa memicu inflasi global dan tekanan ekonomi di berbagai negara. (*/Tim)

Berita Terkait

DANA Cicil Premium 2026: cek cara aktivasi, syarat, limit, penyebab fitur tidak muncul, penggunaan QRIS, keamanan dan FAQ lengkap.
Best Life Insurance in 2026: How to Choose the Right Policy
Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen
Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul
Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24, Cek Harga Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 26 September 2026 Turun Rp16.000
Punya Kekayaan Rp4.518 Triliun, Mark Zuckerberg Tetap Gunakan Galaxy S24 Ultra
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 00:03 WIB

DANA Cicil Premium 2026: cek cara aktivasi, syarat, limit, penyebab fitur tidak muncul, penggunaan QRIS, keamanan dan FAQ lengkap.

Sabtu, 26 September 2026 - 23:58 WIB

Best Life Insurance in 2026: How to Choose the Right Policy

Sabtu, 26 September 2026 - 17:27 WIB

Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen

Sabtu, 26 September 2026 - 13:02 WIB

Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees

Berita Terbaru

Teknologi

Perbedaan Redmi Note 17 Series: Pro Max, Pro 5G, 17 5G dan 4G

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:00 WIB