Selain AI, Ini 6 Teknologi yang Diprediksi Mengubah Dunia pada 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-Perkembangan teknologi global pada 2026 diperkirakan tidak hanya didominasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sejumlah inovasi baru mulai memasuki tahap implementasi nyata dan diprediksi bakal membawa perubahan besar di berbagai sektor industri.

Laporan TechCon Global menyebut dunia kini memasuki transisi dari “era perangkat lunak” menuju “era AI fisik”, ketika teknologi tidak lagi sekadar hadir di layar digital, tetapi mulai terintegrasi langsung ke kehidupan sehari-hari manusia.

Berikut enam teknologi yang diprediksi menjadi tren besar dunia pada 2026 selain AI generatif.


1. Baterai Sodium-Ion

Teknologi baterai sodium-ion mulai disebut sebagai pesaing serius baterai lithium-ion yang selama ini mendominasi kendaraan listrik.

Perusahaan baterai raksasa asal China, CATL, dikabarkan mulai menyiapkan penerapan komersial baterai sodium-ion untuk:

  • Mobil listrik
  • Kendaraan komersial
  • Sistem penyimpanan energi
  • Teknologi tukar baterai

Baterai generasi baru ini diklaim mampu:

  • Menempuh jarak lebih dari 500 km
  • Bertahan di suhu ekstrem
  • Memiliki umur pakai hingga 10.000 siklus pengisian

Selain itu, biaya produksinya diprediksi jauh lebih murah dibanding baterai lithium saat ini.


2. Keamanan Siber Preemptif

Dunia keamanan digital kini bergerak dari sistem reaktif menuju sistem pencegahan dini atau preemptive cybersecurity.

Teknologi ini menggunakan AI untuk:

  • Mendeteksi ancaman sebelum serangan terjadi
  • Mengidentifikasi anomali jaringan secara real-time
  • Menutup celah keamanan otomatis
Baca Juga :  Perbandingan XChat Dan WhatsApp, Mana Lebih Unggul? Ini Perbandingan Lengkapnya

Firma riset Gartner memprediksi sekitar 50 persen anggaran keamanan siber global akan beralih ke sistem proaktif pada 2030.

Teknologi ini dianggap penting karena serangan siber global terus meningkat, termasuk ransomware, pencurian data, hingga sabotase infrastruktur digital.


3. Sistem AI Agentik

Berbeda dengan chatbot biasa, AI agentik merupakan sistem AI yang mampu:

  • Memahami lingkungan kompleks
  • Menentukan tujuan sendiri
  • Membuat keputusan otomatis
  • Menjalankan tugas tanpa campur tangan manusia

Teknologi ini diprediksi banyak digunakan di sektor:

  • Telekomunikasi
  • Industri manufaktur
  • Logistik
  • Infrastruktur jaringan

AI agentik bahkan mampu mendeteksi kerusakan sistem lalu melakukan perbaikan otomatis secara mandiri.


4. AI Fisik dan Robot Humanoid

Perusahaan teknologi NVIDIA memprediksi 2026 menjadi titik kebangkitan robotika berbasis AI fisik.

AI fisik memungkinkan robot memahami hukum fisika dunia nyata sehingga dapat bergerak, bekerja, dan berinteraksi lebih alami.

CEO NVIDIA, Jensen Huang, bahkan menyebut robot humanoid akan berkembang sangat cepat dalam beberapa tahun ke depan.

Beberapa kemampuan robot AI generasi baru:

  • Mengenali lingkungan
  • Mengambil barang
  • Berjalan mandiri
  • Membantu pekerjaan industri
  • Menjadi asisten manusia
Baca Juga :  Aplikasi Chat Baru Elon Musk XChat Resmi Masuk Indonesia, Bisa Tanpa Nomor HP

TrendForce memproyeksikan pengiriman robot humanoid global meningkat lebih dari 700 persen pada 2026.


5. Teknologi Anti-Drone

Perkembangan drone sipil dan militer membuat teknologi anti-drone semakin dibutuhkan.

Teknologi ini dirancang untuk:

  • Mendeteksi drone ilegal
  • Melacak posisi drone
  • Mengganggu sinyal kendali
  • Menjatuhkan drone otomatis

Penggunaannya diprediksi meningkat untuk melindungi:

  • Bandara
  • Stadion
  • Pembangkit listrik
  • Instalasi militer
  • Kawasan vital nasional

Konflik Rusia-Ukraina menjadi salah satu pemicu percepatan pengembangan teknologi counter-drone global.


6. Kendaraan Otonom

Mobil tanpa sopir atau autonomous vehicle diprediksi semakin dekat dengan penggunaan massal.

Teknologi kendaraan otonom kini berkembang melalui integrasi:

  • AI
  • Sensor lidar
  • Kamera canggih
  • Komunikasi kendaraan-ke-kendaraan (V2X)

Layanan robotaxi mulai diuji di berbagai negara dan diprediksi berkembang pesat di:

  • Amerika Serikat
  • Eropa
  • Timur Tengah
  • Asia Pasifik

Sistem ini memungkinkan kendaraan mengambil keputusan real-time tanpa pengemudi manusia.


Dunia Masuk Era Teknologi Baru

Perkembangan teknologi pada 2026 menunjukkan bahwa dunia tidak hanya bergerak menuju AI generatif, tetapi juga menuju integrasi teknologi fisik, otomasi, dan sistem cerdas dalam kehidupan nyata.

Mulai dari kendaraan tanpa sopir, robot humanoid, hingga keamanan siber otomatis diprediksi akan menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia beberapa tahun ke depan.

Berita Terkait

Best CRM Software 2026 for Businesses Looking to Boost Sales and Productivity
Talenta AI Digaji Rp1 Triliun, Bos Danantara Bongkar Persaingan AI Global
7 Earphone Open-Ear Terbaik 2026 untuk Lari dan Bersepeda, Harga Ramah Kantong
Best AI Tools for Students 2026 That Make Learning Faster and More Productive
Apple Rilis MacBook Pro M5 Pro & Max di RI, Ini Spesifikasi dan Harganya
Harga dan Spesifikasi Oppo Pad 6, Tablet Premium dengan Layar 144 Hz
Kemendag Blokir 95 Akun Pedagang Nakal di Ecommerce
RI Resmi Terapkan BBM B50 Juli 2026, Ini Dampaknya ke Mesin Kendaraan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:10 WIB

Selain AI, Ini 6 Teknologi yang Diprediksi Mengubah Dunia pada 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:01 WIB

Best CRM Software 2026 for Businesses Looking to Boost Sales and Productivity

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:30 WIB

Talenta AI Digaji Rp1 Triliun, Bos Danantara Bongkar Persaingan AI Global

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:02 WIB

Best AI Tools for Students 2026 That Make Learning Faster and More Productive

Kamis, 28 Mei 2026 - 04:00 WIB

Apple Rilis MacBook Pro M5 Pro & Max di RI, Ini Spesifikasi dan Harganya

Berita Terbaru