Pola Tidur Warga di Negara Tanpa Malam: Norwegia, Finlandia, dan Islandia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KAYONEWS-Fenomena matahari tengah malam membuat wilayah seperti Norwegia, Finlandia, dan Islandia mengalami siang hampir 24 jam saat musim panas. Kondisi ini memunculkan pertanyaan: bagaimana pola tidur warga ketika malam nyaris tanpa gelap?
Secara alami, tubuh manusia mengikuti ritme sirkadian yang dipengaruhi cahaya.

Paparan sinar matahari terus-menerus dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk. Namun, masyarakat di negara-negara Nordik telah beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Salah satu strategi utama adalah penggunaan blackout curtains atau tirai gelap total. Tirai ini dirancang untuk menghalangi cahaya luar sehingga kamar tetap gelap meskipun matahari masih bersinar di luar.

Baca Juga :  Profil Zohran Mamdani : Muslim Pertama Jadi Wali Kota New York

Selain itu, warga cenderung mempertahankan jadwal tidur yang konsisten. Jam biologis tetap dijaga melalui rutinitas harian, seperti waktu tidur dan bangun yang teratur, terlepas dari kondisi terang di luar.
Sebagian masyarakat juga mengandalkan sleep mask dan mengurangi paparan cahaya biru dari perangkat elektronik sebelum tidur. Kebiasaan ini membantu tubuh memasuki fase istirahat lebih cepat.
Di Finlandia, budaya sauna turut berperan dalam kualitas tidur. Banyak warga memanfaatkan sauna di malam hari untuk relaksasi, yang dipercaya membantu tubuh lebih siap untuk tidur nyenyak.

Baca Juga :  Ini Negara Terdingin di Dunia, Suhu Capai - 70 Derajat Celcius

Meski matahari bersinar lebih lama, aktivitas sehari-hari umumnya tetap berjalan normal. Sekolah, perkantoran, dan layanan publik tidak mengubah jam operasional secara ekstrem.

Fenomena ini menunjukkan kemampuan manusia beradaptasi dengan lingkungan ekstrem. Dengan kombinasi teknologi sederhana dan disiplin rutinitas, warga di negara tanpa malam tetap dapat menjaga kualitas tidur mereka. (***)

Berita Terkait

Apple Event 2026 Digelar Dini Hari, Ini Bocoran iPhone 18 Pro dan iPhone Lipat
Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina, Ditunjuk Urus Pengentasan Kemiskinan
Trump Desak The Fed Pangkas Suku Bunga, Pasar Menanti Keputusan September 2026
10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements
WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya
Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap
APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus
US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 03:30 WIB

Apple Event 2026 Digelar Dini Hari, Ini Bocoran iPhone 18 Pro dan iPhone Lipat

Rabu, 9 September 2026 - 12:00 WIB

Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina, Ditunjuk Urus Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 8 September 2026 - 01:00 WIB

Trump Desak The Fed Pangkas Suku Bunga, Pasar Menanti Keputusan September 2026

Jumat, 4 September 2026 - 05:00 WIB

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements

Kamis, 3 September 2026 - 18:04 WIB

WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya

Berita Terbaru