Jakarta-Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program ini, masyarakat bisa memperoleh tambahan modal dengan bunga bersubsidi pemerintah dan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.
Pada November 2026, tiga bank milik negara yang menyalurkan KUR adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Mandiri. Ketiganya menawarkan beberapa jenis pembiayaan sesuai kebutuhan serta skala usaha masyarakat.
Lantas, berapa bunga KUR BRI, BNI, dan Mandiri pada November 2026? Apa saja perbedaan plafon, persyaratan, serta jenis pinjaman yang tersedia?
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari ketentuan program KUR dan informasi perbankan, suku bunga bergantung pada kategori pembiayaan serta ketentuan subsidi yang berlaku. Untuk KUR Super Mikro, bunga tercantum sebesar 3% efektif per tahun. Sementara itu, kategori KUR Mikro dan KUR Kecil memiliki bunga mulai 6% efektif per tahun, dengan ketentuan tertentu untuk pengajuan berikutnya.
KUR BRI November 2026
BRI menyediakan tiga kategori pembiayaan, yakni KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil.
KUR Super Mikro menawarkan plafon maksimal Rp10 juta. Produk ini menyasar pelaku usaha pemula dan pengusaha ultra mikro yang membutuhkan tambahan modal.
KUR Mikro menyediakan pinjaman di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta. Untuk kredit modal kerja, tenor maksimal mencapai tiga tahun. Sementara kredit investasi dapat memiliki tenor hingga lima tahun.
Adapun KUR Kecil menyediakan plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta. Pembiayaan ini ditujukan kepada UMKM yang ingin memperbesar kapasitas produksi, mengembangkan usaha, atau melakukan investasi.
KUR BNI November 2026
BNI juga menyediakan beberapa kategori pembiayaan untuk mendukung kebutuhan modal pelaku usaha.
Jenisnya meliputi KUR Super Mikro dengan plafon maksimal Rp10 juta, KUR Mikro di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta, serta KUR Kecil di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Selain itu, BNI memiliki KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Fasilitas ini menyediakan pembiayaan maksimal Rp100 juta untuk membantu kebutuhan biaya keberangkatan calon pekerja migran.
Tenor pembiayaan KUR PMI dapat mencapai tiga tahun sesuai ketentuan program.
KUR Mandiri November 2026
Bank Mandiri menawarkan KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Khusus, dan KUR Penempatan PMI.
KUR Super Mikro memiliki plafon maksimal Rp10 juta. KUR Mikro menyediakan pembiayaan di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta.
Sementara itu, KUR Kecil menawarkan plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Salah satu produk yang menjadi pembeda adalah KUR Khusus. Fasilitas ini menyasar kelompok usaha atau klaster tertentu, seperti petani, nelayan, peternak, dan pelaku industri pengolahan.
Mandiri juga menyediakan KUR PMI dengan plafon maksimal Rp100 juta. Pembiayaan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan calon pekerja migran sebelum keberangkatan.
Perbandingan Bunga KUR BRI, BNI, dan Mandiri
Secara umum, bunga KUR ditentukan melalui kebijakan pemerintah. Karena itu, perbedaan utama ketiga bank lebih banyak terletak pada jenis produk, mekanisme pengajuan, dan ketentuan pembiayaan.
KUR Super Mikro memiliki bunga 3% efektif per tahun. Sementara KUR Mikro dan KUR Kecil memiliki bunga mulai 6% efektif per tahun untuk kategori yang memenuhi ketentuan.
Pada skema tertentu, bunga pinjaman berikutnya dapat meningkat menjadi 7%, 8%, hingga 9% sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk KUR Khusus dan KUR PMI, bunga yang tercantum dalam informasi program sebesar 6% efektif per tahun.
Syarat Pengajuan KUR agar Berpeluang Disetujui
Calon debitur perlu mempersiapkan dokumen administrasi sebelum mengajukan pinjaman. Persyaratan umumnya mencakup KTP, Kartu Keluarga, serta dokumen legalitas atau keterangan usaha.
Untuk plafon tertentu, bank juga dapat meminta NPWP dan dokumen tambahan sesuai ketentuan pembiayaan.
Selain kelengkapan dokumen, usaha umumnya harus sudah berjalan produktif minimal enam bulan. Bank akan menilai aktivitas usaha dan kemampuan calon debitur dalam membayar cicilan.
Riwayat kredit juga menjadi salah satu pertimbangan. Pemeriksaan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK membantu bank menilai kewajiban kredit calon peminjam.
Pelaku UMKM sebaiknya menyiapkan catatan pemasukan, pengeluaran, omzet, dan keuntungan usaha. Catatan tersebut dapat membantu menunjukkan kemampuan finansial selama proses penilaian.
Hal penting lainnya adalah menentukan plafon pinjaman sesuai kebutuhan. Jangan mengambil pinjaman terlalu besar apabila omzet usaha belum mampu menanggung cicilan bulanan.
BRI, BNI, atau Mandiri, Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Ketiga bank menawarkan pilihan pembiayaan KUR dengan kategori plafon yang relatif serupa. Karena itu, calon debitur sebaiknya tidak hanya membandingkan bunga.
Pertimbangkan juga lokasi kantor cabang, kemudahan pelayanan, persyaratan dokumen, proses survei, dan kesesuaian produk dengan sektor usaha.
Bagi pengusaha pemula, KUR Super Mikro dapat menjadi pilihan untuk memperoleh tambahan modal dalam jumlah terbatas. Sementara pelaku UMKM yang membutuhkan pembiayaan lebih besar dapat mempertimbangkan KUR Mikro atau KUR Kecil.
Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan informasi bunga, plafon, tenor, dan persyaratan terbaru melalui kantor cabang atau situs resmi masing-masing bank.
Dengan memahami perbedaan produk tersebut, pelaku UMKM dapat menentukan pembiayaan yang sesuai kebutuhan sekaligus menjaga kemampuan membayar cicilan.
Editor : FANDA YOSEPHTA









