Jakarta-Partai Demokrat mencatat kemenangan besar dalam pemilu sela Amerika Serikat 2026. Hasil penghitungan sementara menunjukkan Demokrat berhasil merebut sejumlah kursi penting di Kongres. Perolehan tersebut menjadi pukulan politik bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik yang sebelumnya menguasai pemerintahan.
Pemungutan suara pemilu sela berlangsung pada Selasa, 3 November 2026, waktu setempat. Berdasarkan data penghitungan sementara yang dikutip dari The New York Times, Demokrat unggul dalam persaingan perebutan kursi Senat maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS.
Di Senat, Partai Demokrat sementara mengamankan 52 kursi. Jumlah tersebut telah melewati ambang mayoritas 50 kursi. Sementara itu, Partai Republik baru memperoleh 40 kursi berdasarkan data sementara yang dilaporkan pada Rabu siang waktu Indonesia.
Persaingan di DPR AS juga menunjukkan keunggulan Demokrat. Partai tersebut memperoleh 193 kursi, sedangkan Republik mengumpulkan 114 kursi. Namun, Demokrat masih membutuhkan 25 kursi tambahan untuk mencapai ambang mayoritas 218 kursi dan memastikan penguasaan DPR.
Keunggulan Demokrat menjadi tantangan serius bagi pemerintahan Donald Trump. Jika berhasil menguasai kedua kamar Kongres, Demokrat memiliki kekuatan politik lebih besar untuk menghambat sejumlah agenda pemerintahan. Mereka juga dapat meningkatkan pengawasan terhadap kebijakan dan aktivitas pemerintahan selama sisa masa jabatan Trump.
Trump menyatakan bersedia menerima hasil pemilu sela tersebut. Dalam pernyataannya kepada The New York Times yang dikutip AFP, Trump mengatakan dirinya siap bekerja sama dengan Partai Demokrat. Namun, sikap tersebut tidak sepenuhnya menghilangkan ketegangan politik antara kedua kubu.
Beberapa menit setelah pernyataan itu, Trump mengunggah gambar topi bisbol merah bertuliskan VETO melalui media sosial. Unggahan tersebut mengisyaratkan kemungkinan penggunaan hak veto untuk menghadapi rancangan undang-undang yang berpotensi diajukan Demokrat.
Kemenangan Demokrat di Kansas dan Iowa menjadi salah satu kejutan terbesar dalam pemilu sela kali ini. Di Kansas, Adam Hamilton berhasil mengalahkan petahana Partai Republik, Roger Marshall. Sementara itu, kemenangan di Iowa juga menjadi pencapaian penting karena negara bagian tersebut tidak memilih senator Demokrat sejak 2008. Hasil tersebut memperlihatkan tantangan besar yang harus dihadapi Trump dan Partai Republik dalam mempertahankan pengaruh politik di Amerika Serikat. (*)
Editor : FANDA YOSEPHTA









