Pencurian Kulit Manis Marak di Kerinci, 100 Batang Ditemukan Dikikis Pelaku

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – Aksi pencurian kulit kayu manis kembali marak di Kabupaten Kerinci. Peristiwa terbaru terjadi di kawasan dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukit Kerman dan diperkirakan berlangsung beberapa hari lalu. Kasus ini langsung menyita perhatian warga setelah puluhan batang pohon ditemukan rusak akibat dikikis pelaku.

Sedikitnya 100 batang pohon kulit manis milik warga menjadi sasaran. Kerusakan itu pertama kali dibagikan oleh Galan Putra Longka melalui akun Facebook miliknya. Ia mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan batang pohon sebesar paha orang dewasa telah terkupas hampir separuhnya. Tampak bekas kikisan masih segar, menandakan pencurian dilakukan belum lama ini.

Baca Juga :  Bahasa Kerinci Punya Keragaman Dialek Paling Kaya di Sumatra

“Lokasinya dekat rumah sakit Bukit Kerman. Sudahlah, biarkan saja. Itu bukan rezeki kita. Ada sekitar 100 batang yang diambil kulit kayu manisnya,” ujar Galan kepada warga yang menanyakan kejadian tersebut.

Unggahan itu langsung mendapat banyak respons. Warga mengeluhkan maraknya pencurian kulit manis yang dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat, terutama di titik-titik kebun yang berada dekat permukiman dan fasilitas umum. Para petani menilai pelaku semakin nekat karena berani beraksi di area terbuka tanpa takut terpantau.

Baca Juga :  Wabup Murison Canangkan Program SECANTING Saat Apel Gabungan ASN Kerinci

Selain merugikan secara ekonomi, aksi seperti ini dinilai merusak regenerasi tanaman dan menghambat produktivitas kebun. Sebab, pohon yang kulitnya dikikis secara paksa umumnya akan mati atau tidak lagi tumbuh sempurna.

Sejumlah warga meminta aparat keamanan memperketat patroli serta mendorong pemilik kebun melapor agar kasus-kasus pencurian tidak lagi dianggap sepele. Mereka berharap tindakan tegas dapat diberikan kepada para pelaku agar kejadian serupa tidak berulang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait investigasi peristiwa pencurian di sekitar RSUD Bukit Kerman tersebut.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat
Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci
Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Festival Kenduri Sko Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik
Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci
Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Monadi Tekankan Pengawasan Ketat dan Target Rumah Sakit Tipe C
RSUD Kerinci Dapat Suntikan APBN Rp138 Miliar, Dinkes Catat Prestasi Raih Rp211 Miliar dalam 3 Tahun
Menunggu Monadi-Murison, Isu Pelantikan Kepsek SD dan SMP Kerinci Makin Santer
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:43 WIB

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:36 WIB

Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:44 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:25 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Festival Kenduri Sko Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:25 WIB

Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci

Berita Terbaru