Pemprov Jambi Bahas Percepatan Penanganan TB–HIV dalam Pertemuan Monev PPM 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Kesehatan Provinsi Jambi melaksanakan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Public Private Mix (PPM) yang fokus pada percepatan intervensi TB–HIV. Kegiatan yang berlangsung di Yello Hotel Kota Jambi, Kamis (27/11/2025), turut dihadiri Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, serta melibatkan pemangku kepentingan dan fasilitas pelayanan kesehatan dari seluruh kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa penanganan TB dan HIV tidak boleh terabaikan, meski berbagai isu kesehatan lain terus bermunculan. Ia menyoroti meningkatnya faktor risiko di masyarakat, seperti tingginya angka perokok dan lingkungan yang kurang sehat.

Baca Juga :  Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN

“Dua penyakit ini sering luput dari perhatian, padahal risikonya nyata. Kita harus kembali fokus dan menggerakkan seluruh potensi, termasuk organisasi profesi dan seluruh pegiat kesehatan,” ujar Gubernur Al Haris.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Ike Silviana, menjelaskan bahwa Monev ini bertujuan mengevaluasi efektivitas PPM dan mengidentifikasi kabupaten/kota yang masih memiliki capaian rendah. Ia juga mengapresiasi daerah yang menunjukkan kinerja tinggi, seperti Kota Sungai Penuh yang mencatat capaian lebih dari 100 persen.

Baca Juga :  Iuran BPJS Kesehatan 2026 Berpotensi Naik, Ini Tarif Terbaru Kelas 1, 2, 3 & Dampaknya ke Masyarakat

Pertemuan yang diikuti 88 peserta ini berlangsung hingga 28 November dan menghadirkan narasumber dari BBPK, PABDI, Bappeda, serta BPJS Ketenagakerjaan Jambi. Kadinkes berharap kegiatan ini dapat meningkatkan treatment coverage dan kualitas layanan bagi pasien TB dan HIV.

“Semua ini untuk memastikan masyarakat Jambi mendapatkan layanan pengobatan terbaik,” tutup Ike.

Berita Terkait

Lionel Scaloni Bongkar Rahasia Kebugaran Lionel Messi di Usia 39 Tahun
Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Resmi Dibuka, Lulusan S1 hingga S3 Bisa Daftar
Jangan Tunggu Nyeri Dada, Kenali Tanda Awal Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan
10 Efek Kolesterol Tinggi yang Wajib Diwaspadai, Bisa Sebabkan Stroke
Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci
5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Mulai Juli 2026, Peserta JKN Wajib Tahu
Biaya Operasi Tumor dan Kanker 2026 Terbaru, Mulai Jutaan hingga Ratusan Juta Rupiah, Apakah Ditanggung BPJS Kesehatan?
Biaya Operasi Amandel 2026: Mulai Rp5 Juta hingga Rp30 Juta, Bisa Gratis Pakai BPJS Kesehatan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:05 WIB

Lionel Scaloni Bongkar Rahasia Kebugaran Lionel Messi di Usia 39 Tahun

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:25 WIB

Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Resmi Dibuka, Lulusan S1 hingga S3 Bisa Daftar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:30 WIB

Jangan Tunggu Nyeri Dada, Kenali Tanda Awal Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Efek Kolesterol Tinggi yang Wajib Diwaspadai, Bisa Sebabkan Stroke

Senin, 6 Juli 2026 - 15:36 WIB

Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci

Berita Terbaru