Pembinaan Sepak Bola Kerinci Dipertanyakan, Tim Hilir Tak Masuk Daftar Peserta JSFL

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI — Penyelenggaraan Junior Soccer Fun League (JSFL) Kerinci kembali menuai kritik. Sejumlah sekolah dari wilayah hilir tidak masuk daftar peserta, sementara seluruh tim yang diberangkatkan berasal dari wilayah mudik. Kondisi ini memunculkan dugaan ketimpangan dan minimnya transparansi seleksi.

Padahal, JSFL digadang sebagai ajang pembinaan bakat sepak bola yang harus mencakup seluruh kecamatan. Warga menilai keputusan tersebut tidak mencerminkan tujuan kompetisi yang seharusnya merata dan inklusif.

Beberapa tokoh masyarakat mempertanyakan dasar teknis di balik tidak diakomodasinya sekolah hilir. Mereka menuntut penjelasan terbuka untuk menghindari prasangka buruk dan kesenjangan pembinaan jangka panjang.

Baca Juga :  Van Dijk: Liverpool Will Give Everything to Secure Champions League Last-16 Spot

“Kalau ini ajang pembinaan untuk seluruh Kerinci, semua sekolah harus diberi kesempatan. Jangan sampai ada kesan hanya wilayah tertentu yang diutamakan,” ujar Agus, pecinta sepak bola Kerinci wilayah hilir.

Kekecewaan juga datang dari para pelatih di wilayah hilir. Anak didik yang sudah berlatih sejak jauh hari batal tampil tanpa alasan yang jelas. Mereka menilai kebijakan ini dapat menurunkan motivasi siswa dan membuat pembinaan sepak bola Kerinci menjadi timpang.

Baca Juga :  Milad ke-113, Muhammadiyah Gelar Lomba TK/RA se-Kerinci dan Sungaipenuh

Hingga kini, Ketua PSSI Kerinci Alfikri belum memberikan pernyataan resmi. Diamnya PSSI semakin memicu dorongan publik agar mekanisme seleksi dievaluasi dan dibuka secara transparan.

Warga berharap JSFL ke depan menghadirkan proses seleksi yang adil, terbuka, dan memberi peluang seimbang antara wilayah mudik dan hilir untuk melahirkan bibit muda berkualitas.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Polda Jambi Selidiki Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci
Daftar Proyek Jalan Kerinci 2026: Ada Paket Rp8,5 Miliar hingga Rp450 Juta
Mantan Wartawan dan Mantan Anggota DPRD, Calon Kuat Dirut PDAM Kerinci. Ini Profilnya
Buyer Eropa Bidik Kayu Manis Kerinci, Peluang Ekspor Langsung Terbuka
Pipa Induk Bocor, Perumda Tirta Sakti Hentikan Sementara Aliran Air di Siulak hingga Semurup
Mensediar Raih Nilai Tertinggi, Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci Masuk Wawancara Akhir
Inflasi Kerinci September 2026 Capai 0,70 Persen, Harga Cabai Merah Jadi Biang Kerok
Indonesia Vs Thailand 1-1 di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Gagal Pertahankan Keunggulan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Polda Jambi Selidiki Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Daftar Proyek Jalan Kerinci 2026: Ada Paket Rp8,5 Miliar hingga Rp450 Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Mantan Wartawan dan Mantan Anggota DPRD, Calon Kuat Dirut PDAM Kerinci. Ini Profilnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Buyer Eropa Bidik Kayu Manis Kerinci, Peluang Ekspor Langsung Terbuka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Pipa Induk Bocor, Perumda Tirta Sakti Hentikan Sementara Aliran Air di Siulak hingga Semurup

Berita Terbaru

Kerinci

Polda Jambi Selidiki Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:01 WIB