Jakarta-Inflasi Kabupaten Kerinci pada September 2026 mencapai 0,70 persen secara month-to-month (mtm). Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah cakupan IHK lainnya di Provinsi Jambi.
Data perkembangan harga BPS Jambi menunjukkan inflasi September 2026 di Provinsi Jambi mencapai 0,19 persen mtm. Sementara itu, Kabupaten Kerinci mencatat inflasi 0,70 persen, Bungo 0,43 persen, dan Kota Jambi 0,01 persen.
Tingginya inflasi Kerinci tidak lepas dari pergerakan harga cabai merah. Komoditas tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar inflasi Kerinci pada September 2026.
BPS Jambi menjelaskan kenaikan harga cabai merah dipengaruhi kondisi cuaca. Cuaca ekstrem dan kemarau panjang membuat produksi cabai merah menurun. Kondisi tersebut kemudian menekan pasokan di pasar.
Kenaikan harga cabai merah juga terlihat di pasar Kabupaten Kerinci. Pada pertengahan September, harga cabai merah dilaporkan mencapai Rp60.000 per kilogram, naik dari kisaran Rp40.000-Rp45.000 per kilogram. Pedagang menyebut terbatasnya pasokan menjadi salah satu penyebab kenaikan tersebut.
Selain cabai merah, BPS mencatat sejumlah fenomena harga lain selama September. Di antaranya kenaikan harga beras, tarif angkutan udara, dan daging ayam ras. Pergerakan komoditas tersebut turut menjadi perhatian dalam perkembangan inflasi Jambi.
Kondisi ini menunjukkan bahwa harga pangan masih menjadi faktor penting bagi inflasi daerah. Bagi masyarakat Kerinci dan wilayah sekitarnya, kenaikan harga komoditas pangan dapat langsung meningkatkan pengeluaran rumah tangga.
Sementara itu, angka inflasi Kota Sungai Penuh perlu dibedakan dari Kabupaten Kerinci. Keduanya merupakan wilayah administratif berbeda. Data IHK Provinsi Jambi yang dipublikasikan BPS mencakup Kabupaten Kerinci, Muara Bungo, dan Kota Jambi. Karena itu, angka 0,70 persen tidak boleh ditulis sebagai inflasi Kota Sungai Penuh.
Bagi masyarakat, perkembangan inflasi penting diperhatikan karena dapat memengaruhi harga kebutuhan sehari-hari. Kenaikan harga pangan juga dapat berdampak pada daya beli, biaya usaha, hingga pengeluaran rumah tangga.
Dengan inflasi Kerinci sebesar 0,70 persen, tekanan harga di wilayah tersebut menjadi salah satu perhatian utama di Jambi pada September 2026. Terutama karena cabai merah menjadi komoditas yang paling menonjol dalam mendorong inflasi.
Dampak bagi masyarakat
Kenaikan harga cabai tidak hanya dirasakan rumah tangga. Pelaku usaha makanan juga dapat menghadapi peningkatan biaya produksi ketika harga bahan baku naik.
Jika kenaikan harga bahan baku berlangsung lama, sebagian pelaku usaha dapat menyesuaikan harga jual. Kondisi tersebut berpotensi membuat tekanan harga menyebar ke produk makanan dan jasa.
Karena itu, perkembangan harga komoditas pangan perlu dipantau secara berkala. Stabilitas pasokan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga harga tetap terkendali.
Apakah inflasi Kerinci 0,70 persen tinggi?
Jika dibandingkan dengan wilayah IHK lain di Provinsi Jambi pada September 2026, Kerinci mencatat angka inflasi bulanan tertinggi. Kerinci berada di 0,70 persen, Bungo 0,43 persen, dan Kota Jambi 0,01 persen.
Sebagai pembanding, inflasi Provinsi Jambi secara keseluruhan mencapai 0,19 persen mtm. Artinya, inflasi Kerinci berada di atas angka provinsi pada periode tersebut.
FAQ Inflasi Kerinci September 2026
Berapa inflasi Kabupaten Kerinci September 2026?
Inflasi Kabupaten Kerinci pada September 2026 tercatat 0,70 persen secara month-to-month.
Apa penyebab inflasi Kerinci September 2026?
Salah satu pendorong terbesar adalah kenaikan harga cabai merah. Cuaca ekstrem dan kemarau panjang menyebabkan produksi cabai menurun sehingga pasokan berkurang.
Berapa harga cabai merah di Kerinci September 2026?
Pada pertengahan September, harga cabai merah di Pasar Tradisional Siulak dilaporkan mencapai Rp60.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp40.000-Rp45.000 per kilogram.
Berapa inflasi Provinsi Jambi September 2026?
Inflasi Provinsi Jambi pada September 2026 mencapai 0,19 persen mtm.
Apakah inflasi Kerinci sama dengan Sungai Penuh?
Tidak. Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh merupakan dua wilayah administratif berbeda. Angka 0,70 persen merupakan data inflasi Kabupaten Kerinci.
Apakah beras ikut mendorong inflasi?
Kenaikan harga beras menjadi salah satu fenomena harga yang diamati BPS Jambi selama September 2026, bersama cabai merah, tarif angkutan udara dan daging ayam ras.
Mengapa harga cabai merah naik?
Salah satu penyebabnya adalah kondisi cuaca ekstrem dan kemarau panjang yang menekan produksi. Berkurangnya pasokan kemudian mendorong kenaikan harga.
Apa dampak inflasi terhadap masyarakat?
Inflasi dapat meningkatkan biaya kebutuhan rumah tangga. Jika harga pangan naik, masyarakat perlu mengeluarkan lebih banyak uang untuk memenuhi kebutuhan yang sama. (*)
Editor : Fanda Yosephta









