Buyer Eropa Bidik Kayu Manis Kerinci, Peluang Ekspor Langsung Terbuka

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI — Kayu manis Kerinci berpeluang memperluas pasar ke Eropa. Buyer dari Belanda, Jerman, dan Swedia mengunjungi PTPN IV Kayu Aro, Jumat (9/10/2026), untuk menjajaki peluang perdagangan komoditas unggulan Kabupaten Kerinci, Jambi.

Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., menerima kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing kayu manis lokal. Pertemuan ini membuka peluang kerja sama antara petani, pemerintah daerah, dan pembeli internasional.

Peluang tersebut menjadi penting ketika petani menghadapi tekanan harga kayu manis. Akses langsung kepada buyer internasional diharapkan dapat memperluas pilihan pasar sekaligus meningkatkan posisi tawar petani.

Pemerintah Kabupaten Kerinci juga menargetkan pengembangan 1 juta bibit kayu manis berkualitas dalam lima tahun ke depan. Program ini direncanakan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan pihak buyer.

Pengembangan bibit tersebut diharapkan memperkuat produksi sekaligus menjaga kualitas komoditas. Dengan pasokan yang memadai dan standar mutu yang sesuai, kayu manis Kerinci berpeluang memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Baca Juga :  Perumda Tirta Sakti Kerinci Bentuk Satgas Kemarau, Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Air Bersih

Namun, peluang ekspor langsung ke Eropa tetap memerlukan sejumlah persiapan. Pelaku usaha perlu memastikan persyaratan mutu, keamanan pangan, ketertelusuran produk, dokumen ekspor, serta ketentuan impor yang berlaku di negara tujuan.

Karena itu, kunjungan buyer Eropa menjadi tahap penjajakan yang perlu ditindaklanjuti dengan kesepakatan perdagangan. Kepastian volume pembelian, standar kualitas, harga, dan mekanisme pembayaran akan menentukan realisasi ekspor.

Jika kerja sama tersebut berlanjut, kayu manis Kerinci berpeluang memperluas jangkauan pasarnya. Harapannya, petani memperoleh akses perdagangan yang lebih baik dan komoditas unggulan daerah semakin dikenal di pasar internasional.

 

“Kami ingin mengembalikan kejayaan kayu manis Kerinci sebagai salah satu komoditas unggulan yang mampu bersaing di pasar internasional. Kunjungan buyer dari Belanda, Jerman, dan Swedia menjadi peluang bagi kita untuk memperluas jaringan pemasaran dan membuka akses perdagangan langsung ke Eropa.

Baca Juga :  Gathering Media 2025, Pemkab Kerinci Dorong Transparansi Informasi

Pemerintah Kabupaten Kerinci menargetkan pengembangan 1 juta bibit kayu manis berkualitas dalam lima tahun ke depan. Kami ingin memastikan petani mendapatkan bibit yang baik, produksi meningkat, dan kualitas kayu manis kita semakin memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Di tengah kondisi harga yang belum menguntungkan petani, kita perlu mencari solusi bersama. Salah satunya melalui peningkatan kualitas, pemangkasan rantai pasok, dan penguatan hubungan langsung antara petani dengan buyer.

Harapan kami, kerja sama ini tidak berhenti pada kunjungan saja, tetapi berlanjut menjadi transaksi perdagangan yang nyata. Dengan begitu, kayu manis Kerinci semakin dikenal di dunia dan kesejahteraan petani dapat meningkat.

Kami ingin membangun kembali kejayaan kayu manis Kerinci. Dari kebun masyarakat, kita dorong menembus pasar Eropa, sehingga hasil perkebunan ini memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat dan daerah,” ujar Bupati Kerinci, Monadi. (*)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Pipa Induk Bocor, Perumda Tirta Sakti Hentikan Sementara Aliran Air di Siulak hingga Semurup
Mensediar Raih Nilai Tertinggi, Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci Masuk Wawancara Akhir
Inflasi Kerinci September 2026 Capai 0,70 Persen, Harga Cabai Merah Jadi Biang Kerok
Ketua dan Sekretaris Tim Pemenangan Monadi-Murison Masuk Bursa Dirut PDAM Kerinci
Resmi Ditutup, Festival Kopi Kerinci 2026 Sukses Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal ke Pasar Dunia
Festival Kopi Kerinci 2026 Resmi Dibuka, Bupati Monadi Dorong Kopi Lokal Naik Kelas dan Unjuk Kualitas
“Kembalikan Kami ke Sumbar!” Pernyataan Edminuddin Disambut Ramai Netizen Sumbar
Pengurus IBI Cabang Kerinci Dikukuhkan, Bupati Monadi Dorong Penurunan Stunting dan Kematian Ibu-Bayi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Buyer Eropa Bidik Kayu Manis Kerinci, Peluang Ekspor Langsung Terbuka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Pipa Induk Bocor, Perumda Tirta Sakti Hentikan Sementara Aliran Air di Siulak hingga Semurup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi, Tiga Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci Masuk Wawancara Akhir

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Inflasi Kerinci September 2026 Capai 0,70 Persen, Harga Cabai Merah Jadi Biang Kerok

Jumat, 25 September 2026 - 20:12 WIB

Ketua dan Sekretaris Tim Pemenangan Monadi-Murison Masuk Bursa Dirut PDAM Kerinci

Berita Terbaru

Otomotif

Honda Umumkan Nama Baru Sistem Hybrid, Meluncur Mulai 2027

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:00 WIB