Kerinci-Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Kerinci memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman dan harga tetap terkendali. Kepastian itu diperoleh setelah Wakil Bupati Kerinci, Murison, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Dalam sidak tersebut, Murison didampingi Anggota DPR RI Komisi XII, Syarif Fasha. Kunjungan ini bertujuan memastikan stok Pertalite dan jenis BBM lainnya tersedia dalam jumlah cukup serta distribusi berjalan lancar menjelang puncak mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.
Murison mengatakan, momentum Idul Fitri selalu diiringi peningkatan konsumsi BBM, baik untuk kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama legislatif pusat ingin memastikan tidak ada kendala distribusi yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. “Kami ingin memastikan langsung di lapangan bahwa stok aman, distribusi lancar, dan harga tetap sesuai ketetapan pemerintah,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan di sejumlah SPBU, tim menemukan bahwa pasokan BBM, termasuk Pertalite, dalam kondisi aman. Tidak ditemukan antrean panjang yang disebabkan kelangkaan, serta harga yang diterapkan tetap sesuai dengan ketentuan resmi yang berlaku. Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang bersiap melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas jelang Lebaran.
Syarif Fasha menambahkan, pengawasan distribusi energi merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI, khususnya Komisi XII yang membidangi sektor energi dan sumber daya mineral. Ia menegaskan, stabilitas pasokan dan harga BBM menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung kelancaran arus mudik di daerah.
Selain memastikan ketersediaan, rombongan juga berdialog dengan pengelola SPBU untuk mengetahui pola distribusi dari depot hingga ke tingkat penyalur. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi lonjakan permintaan beberapa hari sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Pemerintah Kabupaten Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan berkala selama periode mudik dan libur Lebaran. Koordinasi dengan pihak terkait akan diperkuat agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap pasokan BBM.
Dengan kondisi stok yang terjaga dan harga yang tetap stabil, masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh diharapkan dapat menjalani tradisi mudik serta silaturahmi Lebaran dengan lebih tenang. Pemerintah pun memastikan kehadirannya di tengah masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab menjaga stabilitas kebutuhan pokok, termasuk energi, menjelang hari besar keagamaan. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta