OpenAI Tahan Pengembangan Astra, AI Ini Dinilai Makin Kuat di Dunia Cybersecurity

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-OpenAI memperlambat sebagian pengembangan model kecerdasan buatan terbarunya, Astra. Keputusan tersebut muncul setelah pengujian menunjukkan kemampuan coding dan cybersecurity model ini berkembang sangat cepat.

Langkah OpenAI menjadi perhatian karena Astra dinilai memiliki kemampuan siber yang jauh lebih maju. Berdasarkan evaluasi terbaru, perusahaan bahkan belum dapat mengesampingkan kemungkinan Astra mencapai level “Critical” dalam Preparedness Framework.

Level tersebut menggambarkan kemampuan cybersecurity AI yang sangat tinggi. Dalam skenario berisiko, model dengan kemampuan seperti itu dapat membantu menemukan kerentanan software serius. Kemampuan tersebut juga berpotensi mencakup pencarian celah yang belum diketahui atau zero-day.

Meski demikian, OpenAI belum menyatakan bahwa Astra telah terbukti mampu melakukan seluruh kemampuan tersebut. Hasil evaluasi hanya menunjukkan adanya kemungkinan risiko yang membutuhkan perhatian lebih besar dari perusahaan.

Karena itu, OpenAI menghentikan sementara sejumlah aktivitas internal terkait Astra. Perusahaan juga mulai menerapkan kontrol dan protokol keamanan yang lebih ketat sebelum pengembangan dilanjutkan lebih jauh.

Pengembangan Astra sendiri tidak dihentikan sepenuhnya. OpenAI tetap melanjutkan pekerjaan dengan tambahan pengamanan untuk mengurangi kemungkinan penyalahgunaan teknologi tersebut.

Perkembangan ini terjadi ketika teknologi agentic AI semakin maju. Berbeda dari chatbot biasa, AI agent dapat menjalankan sejumlah tindakan secara mandiri untuk menyelesaikan tugas. Kemampuan tersebut dapat membantu menemukan dan memperbaiki celah keamanan, tetapi juga membawa risiko jika disalahgunakan.

Baca Juga :  Bitcoin Tengah Malam Naik 6,23 Persen, Harga BTC Tembus US$77.545: Ini Penyebab dan Target Berikutnya

OpenAI belum mengumumkan jadwal peluncuran Astra untuk publik. Keputusan memperlambat pengembangan juga bukan karena Astra telah terbukti melakukan serangan siber di dunia nyata. Langkah tersebut merupakan tindakan pencegahan setelah pengujian menunjukkan kemampuan cybersecurity model mungkin sudah membutuhkan standar pengamanan yang lebih tinggi.

FAQ OpenAI Astra

1. Apa itu OpenAI Astra?
Astra merupakan model AI terbaru yang sedang dikembangkan OpenAI dengan kemampuan coding dan cybersecurity yang sangat maju.

2. Mengapa OpenAI memperlambat pengembangan Astra?
OpenAI memperlambat sebagian pengembangan setelah pengujian menunjukkan kemampuan cybersecurity Astra berkembang sangat pesat dan berpotensi mencapai tingkat risiko tinggi.

3. Apa yang dimaksud level “Critical” dalam cybersecurity AI?
Level Critical menggambarkan kemampuan AI yang sangat tinggi dalam bidang keamanan siber. Dalam skenario tertentu, kemampuan tersebut dapat digunakan untuk menemukan kerentanan software serius.

4. Apakah Astra sudah bisa meretas sistem komputer?
Belum ada bukti bahwa Astra telah melakukan serangan siber di dunia nyata. OpenAI mengambil langkah pencegahan berdasarkan hasil evaluasi internal.

Baca Juga :  Salmafina Sunan dan Sherel Thalib Kembali Berseteru di Media Sosial

5. Apakah Astra dapat menemukan zero-day?
Potensi menemukan atau mengeksploitasi kerentanan zero-day termasuk salah satu risiko yang dikaitkan dengan AI pada kemampuan cybersecurity tingkat sangat tinggi. Namun, OpenAI belum menyatakan Astra telah terbukti melakukan hal tersebut.

6. Apakah pengembangan Astra dihentikan total?
Tidak. OpenAI hanya memperlambat atau menghentikan sementara sejumlah aktivitas internal dan memperketat kontrol keamanan.

7. Kapan OpenAI Astra dirilis untuk publik?
Sampai informasi dalam laporan ini, OpenAI belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran Astra untuk pengguna umum.

8. Mengapa kemampuan agentic AI menjadi perhatian?
Agentic AI dapat menjalankan rangkaian tindakan secara lebih mandiri. Kemampuan tersebut berguna untuk pekerjaan cybersecurity, tetapi juga dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan.

9. Apakah Astra lebih kuat daripada model AI sebelumnya?
OpenAI menyebut Astra memiliki kemampuan yang lebih maju, terutama dalam coding dan cybersecurity. Namun, perbandingan teknis lengkap belum dipublikasikan.

10. Apa tujuan OpenAI memperketat keamanan Astra?
Tujuannya untuk mengurangi risiko penyalahgunaan dan memastikan pengembangan model berlangsung dengan pengamanan yang sesuai dengan tingkat kemampuannya.

Editor : Fanda Yosephta

Sumber Berita: detikInet, mengutip Reuters, 8 Agustus 2026.

Berita Terkait

Kode Redeem FF 25 September 2026 Terbaru dari Turnamen, Cek 11 Kode Gratis
IHSG Hari Ini Naik 0,40 Persen ke 6.462, Saham DSSA dan MAPI Menguat
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS, Pasar Menanti Keputusan The Fed
IHSG Hari Ini: Saham Bank Kompak Menguat Usai Suahasil Nazara Jadi Menkeu, The Fed dan BoJ Jadi Penentu
Kerinci-Sungai Penuh Disebut Anak Tiri, Edminuddin: “Lepaskan Kami dari Jambi”
Apple Event 2026 Digelar Hari Ini, iPhone Ultra Lipat dan iPhone 18 Pro Jadi Sorotan
Rupiah Hari Ini 9 September 2026 Menguat ke Rp17.567 per Dolar AS, Pasar Tunggu Data Inflasi AS
Harga Kawasaki Vulcan S 2027 Rp105 Jutaan, Ini Spesifikasi dan Fitur Utamanya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:01 WIB

Kode Redeem FF 25 September 2026 Terbaru dari Turnamen, Cek 11 Kode Gratis

Kamis, 17 September 2026 - 17:15 WIB

IHSG Hari Ini Naik 0,40 Persen ke 6.462, Saham DSSA dan MAPI Menguat

Selasa, 15 September 2026 - 16:08 WIB

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS, Pasar Menanti Keputusan The Fed

Selasa, 15 September 2026 - 08:10 WIB

IHSG Hari Ini: Saham Bank Kompak Menguat Usai Suahasil Nazara Jadi Menkeu, The Fed dan BoJ Jadi Penentu

Sabtu, 12 September 2026 - 11:58 WIB

Kerinci-Sungai Penuh Disebut Anak Tiri, Edminuddin: “Lepaskan Kami dari Jambi”

Berita Terbaru

Hukum

Hukuman Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 9 Tahun

Jumat, 25 Sep 2026 - 06:00 WIB