Mobil Odong-Odong dari Sungai Penuh Jatuh ke Jurang di KM 32, Sopir Meninggal Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH- Sebuah mobil odong-odong yang berangkat dari wilayah Sungai Penuh mengalami kecelakaan tragis di KM 32 jalur puncak menuju Pesisir Selatan pada Sabtu (06/12). Insiden ini menewaskan sang sopir, sementara proses evakuasi terhadap penumpang lainnya masih berlangsung di lokasi kejadian.

Informasi awal yang dihimpun dari anggota piket di Pos TNKS menyebutkan bahwa kendaraan tersebut jatuh ke jurang setelah diduga kehilangan kendali saat melintas di tikungan tajam kawasan tersebut. Kondisi jalan yang licin akibat cuaca serta kontur jalur yang curam diduga turut memperburuk situasi sebelum mobil tergelincir.

Petugas piket Pos TNKS yang pertama kali menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan. Namun, upaya koordinasi tidak mudah dilakukan lantaran kawasan KM 32 merupakan zona tanpa jaringan telekomunikasi, sehingga komunikasi dengan tim pendukung di luar area berlangsung sangat terbatas.

Baca Juga :  Pengamanan Lebaran 2026 Dimatangkan, Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Rakor Forkopimda se-Provinsi Jambi

“Rekan-rekan di lapangan masih melakukan evakuasi. Komunikasi terhambat karena di lokasi tidak ada sinyal,” ujar salah satu petugas dalam laporan singkat yang berhasil disampaikan dari titik terdekat yang memiliki jaringan.

Hingga saat ini, proses evakuasi gabungan dari petugas TNKS, aparat desa, hingga masyarakat sekitar masih terus dilakukan. Mereka berupaya memastikan seluruh penumpang ditemukan dan tidak ada korban lain yang tertinggal di sekitar lokasi jatuhnya kendaraan.

Identitas sopir yang meninggal dunia masih dalam proses pendataan bersama jumlah pasti penumpang odong-odong tersebut. Petugas menyebutkan bahwa data lengkap baru akan dikonfirmasi setelah seluruh tim kembali dari lapangan dan komunikasi stabil dapat dilakukan.

Baca Juga :  Resmi Dapat SK, 38 PPPK Paruh Waktu Mulai Jalani Tahap Menuju Status Penuh Waktu

Warga sekitar jalur puncak menyebut KM 32 memang dikenal sebagai kawasan rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan ketika permukaan jalan menjadi licin dan jarak pandang menurun. Tidak sedikit pengendara yang memilih melambat atau berhenti sejenak ketika melintas pada malam hari.

Petugas mengimbau masyarakat yang melintas di jalur tersebut agar meningkatkan kehati-hatian, memeriksa kondisi kendaraan, dan menghindari perjalanan pada cuaca buruk. Proses evakuasi masih terus berlanjut dan perkembangan terbaru akan disampaikan setelah seluruh data selesai diverifikasi. (***)

 

Berita Terkait

Dari Kantor ke Ladang, Azhar Hamzah Ikut Panen Jagung
Wawako Azhar Turun Langsung, Cek Progres Gedung Merah Putih di Sungai Penuh
Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Program 3S Jadi Kunci Turunkan Stunting
Imigrasi Kerinci Bongkar Cara Mudah Urus Paspor, Ini Panduan Lengkapnya
Suasana Hangat Halal Bihalal Alumni Ajwa Tour, Ini Pesan Wali Kota Alfin
Era Digital! Sungai Penuh Luncurkan e-Media untuk Transparansi Publik
Pasca Penataan, Wali Kota Alfin Pantau Langsung Aktivitas Pasar Tanjung Bajure
138 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka Kerinci 2026
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:08 WIB

Dari Kantor ke Ladang, Azhar Hamzah Ikut Panen Jagung

Rabu, 15 April 2026 - 08:00 WIB

Wawako Azhar Turun Langsung, Cek Progres Gedung Merah Putih di Sungai Penuh

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Program 3S Jadi Kunci Turunkan Stunting

Rabu, 15 April 2026 - 04:08 WIB

Imigrasi Kerinci Bongkar Cara Mudah Urus Paspor, Ini Panduan Lengkapnya

Minggu, 12 April 2026 - 22:00 WIB

Suasana Hangat Halal Bihalal Alumni Ajwa Tour, Ini Pesan Wali Kota Alfin

Berita Terbaru