KAYONEWS– Upaya Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk menghadirkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C akhirnya mulai terwujud pada tahun 2026. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi telah menggelar proses tender sebagai langkah awal pembangunan fasilitas kesehatan yang dinantikan masyarakat Bumi Sakti Alam Kerinci.
Pantauan Kayonews.co.id melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa saat ini Kemenkes tengah melaksanakan tender jasa konsultan. Paket yang dilelang adalah Manajemen Konstruksi Pelaksanaan Pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.
Untuk kegiatan tersebut, pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp3,4 miliar. Tercatat sebanyak tujuh peserta dinyatakan lulus dan mengikuti proses tender, menandakan keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan pembangunan rumah sakit tersebut secara profesional dan terencana.
Dimulainya tahapan tender ini menjadi bukti nyata kerja keras tim yang selama ini aktif membuka komunikasi dan melobi pemerintah pusat. Perjuangan yang dilakukan sejak awal bersama Bupati Kerinci kini mulai membuahkan hasil yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kerinci.
Kinerja Pemerintah Kabupaten Kerinci juga dinilai telah menunjukkan hasil positif, salah satunya melalui perubahan signifikan wajah puskesmas di berbagai wilayah. Selain itu, dorongan kuat dari Bupati Kerinci Monadi menjadi faktor penting dalam mempercepat terwujudnya RSUD Tipe C di daerah tersebut.
Pimpinan Redaksi Kayonews.co.id, Dedi Dora, menyebut bahwa pembangunan daerah saat ini menuntut aparatur sipil negara yang memiliki ketulusan dan kemampuan membangun jejaring dengan pemerintah pusat. Menurutnya, sumber anggaran besar saat ini memang lebih banyak berada di tingkat pusat.
“Kalau tidak memiliki link dan lobi yang bagus, maka akan sulit daerah kita memperoleh anggaran besar,” ujar Dedi Dora. Ia menilai keberhasilan masuknya proyek RSUD Kerinci menjadi contoh pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik antara daerah dan pusat.
Lebih lanjut, Dedi Dora berharap pembangunan RSUD Kerinci dengan nilai mencapai sekitar Rp150 miliar nantinya mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Selain meningkatkan pelayanan kesehatan, keberadaan rumah sakit tersebut diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kerinci ke depan. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









