KERINCI – Sektor kesehatan di Kabupaten Kerinci terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, pemerintah berhasil menghadirkan berbagai fasilitas kesehatan strategis yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mulai dari pembangunan rumah sakit hingga puskesmas yang tersebar di sejumlah wilayah.
Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses pelayanan medis bagi masyarakat. Kehadiran rumah sakit dan puskesmas baru diharapkan mampu menjangkau kebutuhan kesehatan warga dari wilayah hilir, tengah, hingga kawasan mudik Kerinci.
Salah satu proyek yang telah terealisasi adalah pembangunan Rumah Sakit Tipe D Bukit Kerman yang dimulai pada masa kepemimpinan mantan Bupati Kerinci, Adirozal. Rumah sakit tersebut menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang kini memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah setempat.
Sementara itu, pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Siulak menjadi proyek lanjutan yang dijadwalkan mulai dibangun pada tahun ini di bawah kepemimpinan Bupati Monadi dan Wakil Bupati Murasman. Kehadiran rumah sakit tersebut diyakini akan semakin memperkuat jaringan layanan kesehatan di Kabupaten Kerinci.
Mendapatkan dukungan anggaran APBN untuk pembangunan rumah sakit bukanlah perkara mudah. Pemerintah daerah harus mampu meyakinkan pemerintah pusat mengenai urgensi kebutuhan fasilitas kesehatan sekaligus memastikan kesiapan lahan, perencanaan, dan kelancaran pelaksanaan pembangunan.
Keberhasilan menghadirkan proyek-proyek kesehatan tersebut juga tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor. Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) disebut memiliki peran penting dalam menyusun perencanaan, koordinasi, hingga pengawalan proses pengajuan anggaran ke pemerintah pusat.
Selain itu, sinergi antara jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dengan kepala daerah dinilai menjadi faktor utama yang mendorong keberhasilan pembangunan. Dukungan dan upaya aktif yang dilakukan oleh para pemimpin daerah dalam memperjuangkan fasilitas kesehatan untuk masyarakat turut menjadi kunci terwujudnya proyek-proyek strategis tersebut.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kerinci, Syamsu Arifin, menilai pembangunan yang berkelanjutan serta penempatan sumber daya manusia yang kompeten di setiap OPD sangat menentukan kemajuan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor kesehatan dapat menjadi contoh bagi OPD lainnya untuk terus meningkatkan kinerja demi percepatan pembangunan Kabupaten Kerinci.
“Pembangunan yang berkesinambungan dan kemampuan dari orang yang ditempatkan di OPD sangat menentukan. Kalau banyak OPD seperti ini di Kerinci maka majulah Kerinci. Kita harapkan seperti Dinas PU dan dinas lain juga seperti ini,” ujar Syamsu Arifin.
Keberadaan RS Tipe D Bukit Kerman dan rencana pembangunan RS Tipe C Siulak menjadi bukti bahwa pembangunan kesehatan di Kerinci terus bergerak maju. Dengan dukungan pemerintah pusat melalui APBN dan sinergi berbagai pihak, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas. (fyo)









