Jaksa Sebut Nadiem Makarim Terima Rp809 Miliar di Perkara Chromebook

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeberkan dugaan aliran dana sebesar Rp809 miliar kepada Nadiem Anwar Makarim dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Uraian tersebut disampaikan jaksa saat membacakan surat dakwaan terhadap terdakwa Sri Wahyuningsih dalam sidang perdana kasus program digitalisasi pendidikan yang digelar di pengadilan. Dalam dakwaan itu, jaksa menyebut total potensi kerugian negara dalam proyek tersebut mencapai sekitar Rp1,5 triliun.

“Perbuatan tersebut diduga memperkaya diri sendiri atau orang lain, termasuk Nadiem Anwar Makarim, dengan nilai sekitar Rp809,5 miliar,” kata jaksa Roy Riady di hadapan majelis hakim.

Sri Wahyuningsih diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Sekolah Dasar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek periode 2020–2021. Ia juga berperan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran dalam pengadaan perangkat teknologi informasi di lingkungan Direktorat SD.

Baca Juga :  Jampidsus Respons Penggeledahan Polri, Fokus Kejagung Tetap Berantas Korupsi

Jaksa menyebut dugaan tindak pidana ini dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa pihak, antara lain Sri Wahyuningsih, Nadiem Makarim, Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek pada 2020, Ibrahim Arief sebagai konsultan, serta mantan staf khusus menteri bernama Jurist Tan yang hingga kini berstatus buron.

Dalam dakwaan, jaksa menilai proses pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) pada tahun anggaran 2020–2022 tidak dilaksanakan sesuai prinsip pengadaan barang dan jasa. Proyek tersebut disebut tidak didahului kajian kebutuhan yang memadai, survei harga, maupun evaluasi teknis yang komprehensif.

Baca Juga :  Heboh! BPOM Temukan Ratusan Ribu Link Jual Kosmetik Ilegal Online

Akibatnya, perangkat yang dibeli dinilai tidak efektif digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Pengadaan diarahkan pada penggunaan Chromebook dengan sistem operasi Chrome OS tanpa didasarkan pada kebutuhan riil pendidikan dasar dan menengah, sehingga program digitalisasi mengalami kegagalan, khususnya di daerah 3T,” ungkap jaksa.

Dari sejumlah pihak yang disebut dalam dakwaan, Nadiem Makarim tidak hadir dalam persidangan tersebut. Jaksa menjelaskan bahwa yang bersangkutan masih menjalani pembantaran setelah menjalani tindakan medis.

Berita Terkait

Innalillahi, Daniel Kaiser Mantan Suami Susi Pudjiastuti Meninggal Dunia
Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
Hasil Seleksi CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Diumumkan, Ini Link Cek Kelulusan dan Jadwal Tahap Berikutnya
Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah
MK Putuskan Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Biayai Program MBG
Mutasi Kejaksaan Agung: Romi Arizyanto Kembali ke Jambi sebagai Kajari, Pernah Pimpin Kejari Sungai Penuh
Timnas Indonesia Awali Piala AFF 2026 dengan Kemenangan 5-1, Thom Haye Jadi Bintang
Putusan Resmi MK: Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Komdigi Mulai Susun Aturan Pelaksanaan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Innalillahi, Daniel Kaiser Mantan Suami Susi Pudjiastuti Meninggal Dunia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Hasil Seleksi CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Diumumkan, Ini Link Cek Kelulusan dan Jadwal Tahap Berikutnya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:15 WIB

Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:00 WIB

MK Putuskan Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Biayai Program MBG

Berita Terbaru