Jakarta-Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan pidato terkait RAPBN 2027 pada Jumat, 14 Agustus 2026. Perhatian ASN dan guru tertuju pada arah kebijakan kesejahteraan tahun depan.
Dalam pidatonya, pemerintah menetapkan RAPBN 2027 dengan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun. Anggaran tersebut diarahkan untuk menjalankan delapan Program Kerja Prioritas Nasional.
Lalu, bagaimana dengan gaji ASN dan guru pada 2027? Hingga informasi terbaru malam ini, belum ada pengumuman resmi mengenai angka kenaikan gaji pokok ASN secara spesifik. Karena itu, kabar kenaikan dengan nominal tertentu belum dapat dianggap sebagai keputusan final pemerintah.
Untuk guru, pemerintah memang menunjukkan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan. Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan komitmen memperbaiki kondisi guru melalui kebijakan pendidikan dan anggaran negara. Mendikdasmen juga menyatakan pemerintah siap menjalankan prioritas tersebut.
Kebijakan yang sudah berjalan pada 2026 antara lain kenaikan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta. Untuk guru ASN, tunjangan profesi disebut sebesar gaji pokok. Penyaluran tunjangan juga dilakukan langsung ke rekening guru setiap bulan.
Data Kementerian Keuangan menunjukkan dukungan anggaran bagi guru ASN daerah tetap besar. Per 14 Agustus 2026, alokasi nasional mencatat Dana Tunjangan Profesi Guru ASN Daerah sebesar Rp72,20 triliun. Selain itu, terdapat alokasi tunjangan khusus dan tambahan penghasilan guru ASN daerah.
Sementara itu, Komisi X DPR sebelumnya mendorong peningkatan kesejahteraan guru. Salah satu usul yang mencuat adalah standar penghasilan minimal Rp5 juta per bulan. Namun, angka tersebut merupakan usulan DPR dan bukan keputusan resmi pemerintah.
Dengan demikian, kesimpulan terbaru untuk ASN dan guru adalah belum ada angka resmi kenaikan gaji pokok ASN 2027 yang diumumkan pemerintah. Pembaca perlu membedakan antara komitmen peningkatan kesejahteraan, usulan DPR, tunjangan yang sudah berjalan, dan keputusan final dalam APBN 2027. Perubahan kebijakan selanjutnya akan terlihat dalam pembahasan RAPBN bersama DPR hingga APBN 2027 ditetapkan. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









