Dua Pemimpin..! Satu Semangat Bangun Sakti Alam Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Sungaipenuh, Alfin SH, dan Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si

Walikota Sungaipenuh, Alfin SH, dan Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si

SUNGAIPENUH — Masa depan Bumi Sakti Alam Kerinci kini tampak kian cerah. Dua pemimpin muda, Bupati Kerinci Monadi Murasman dan Walikota Sungai Penuh Alfin Bakar, menunjukkan kolaborasi yang belum pernah seharmonis ini sebelumnya.

Hubungan kedua daerah yang ibarat ibu dan anak kini kembali menyatu dalam satu visi besar: membangun Kerinci Raya yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Kemesraan politik dan pemerintahan antara Monadi dan Alfin mulai terasa sejak keduanya terpilih menjadi kepala daerah.

Komunikasi intens mereka bahkan terjalin sejak masa transisi hingga setelah pelantikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Uniknya, keduanya memiliki latar belakang pendidikan dan usia yang berdekatan.

Alfin Bakar, alumnus SMA Negeri 2 Sungai Penuh Angkatan 1990 (A90), dan Monadi Murasman, alumnus SMA Negeri 1 Sungai Penuh Angkatan 1991 (A91), tumbuh dari lingkungan sosial yang sama dan memiliki jaringan pertemanan yang masih erat hingga kini.

Baca Juga :  Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Kedekatan emosional dan kesamaan generasi inilah yang memperkuat hubungan kerja mereka di lapangan.

“Kami sama-sama ingin melihat Kerinci dan Sungai Penuh tumbuh bersama. Tidak ada lagi sekat, yang ada adalah kerja sama,” ujar Walikota Alfin.

Kerinci dan Sungai Penuh: Satu Irama dari Hulu ke Hilir

Harmonisnya hubungan dua kepala daerah ini berbuah pada sinergi nyata pembangunan. Kabupaten Kerinci, di bawah kepemimpinan Monadi, fokus pada penguatan sektor pertanian dan infrastruktur pedesaan — dari pembangunan jalan tani, irigasi, hingga program pemberdayaan petani.

Sementara Kota Sungai Penuh, di tangan Alfin, bertransformasi menjadi pusat perdagangan dan jasa modern.
Proyek besar Pasar Modern Beringin Jaya kini menjadi ikon ekonomi baru kota ini.

Selain itu, normalisasi Sungai Batang Merao tengah digencarkan untuk mengatasi banjir dan memperkuat tata ruang kota yang lebih tangguh.

“Sinergi antara kota dan kabupaten penting dilakukan,” ujar Alfin

Baca Juga :  Ramai! Ratusan PPPK & PPPK Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Ikut Dimutasi, Cek Sebarannya

Kemesraan hubungan Monadi dan Alfin bahkan terlihat dari kebiasaan mereka saling hadir di acara penting daerah.
Bupati Monadi menghadiri HUT ke-17 Kota Sungai Penuh, sementara Walikota Alfin turut meramaikan HUT ke-67 Kabupaten Kerinci di Siulak.

Bahkan ketika menghadiri agenda di kementerian pusat, keduanya kerap tampil bersama —se hilir se mudik membawa semangat

“Saya lahir dan besar di Dusun Baru Sungai Penuh, tapi saya juga anak Kerinci. Maka membangun Kerinci dan Sungai Penuh adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Bupati Monadi.

Dari hulu, tengah, hingga hilir, pembangunan kini bergerak dalam satu arah. Keduanya saling mendukung untuk perputaran ekonomi berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa.

Kolaborasi ini bukan sekadar strategi pemerintahan, melainkan cermin dari semangat baru Sakti Alam Kerinci: bersatu untuk maju, membangun dari akar hingga puncak.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi
Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi
Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan
Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda
Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla
Warga Sungai Penuh Mulai Pakai Masker, Mata Perih di Tengah Kabut: Ada Apa Hari Ini?
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Harga Ayam Potong di Pasar Tanjung Bajure Naik Lagi, Kini Capai Rp60 Ribu per Kg
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla

Berita Terbaru

Teknologi

5 Laptop Ringan untuk Kuliah 2026, Harga Mulai Rp5 Jutaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 11:07 WIB