Tim SAR Berhasil Evakuasi Yogi dan Alam, Operasi Kecelakaan Mobil di Muaro Emat Ditutup

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANGIN – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan mobil yang terjun ke jurang di Desa Muaro Emat, Kerinci, setelah pencarian intensif sejak insiden terjadi.

Korban pertama, Yogi (30), ditemukan pukul 09.30 WIB di Desa Guguk, Kecamatan Renah Pemberap, Kabupaten Merangin, sekitar 43 kilometer dari lokasi mobil terjun. Tubuh Yogi terseret derasnya arus Sungai Panetai, menegaskan kuatnya aliran sungai yang membawa korban jauh dari titik kejadian.

Belum genap lima jam, tim SAR menemukan korban kedua, Alam, sekitar pukul 14.00 WIB, dalam kondisi meninggal dunia, kurang lebih satu kilometer sebelum lokasi penemuan Yogi. Kedua jenazah segera dievakuasi menggunakan ambulans Renah Pemberap menuju RSUD Bangko. Dengan ditemukannya Yogi dan Alam, seluruh korban kecelakaan dinyatakan berhasil dievakuasi.

Baca Juga :  Gaji Ke-13 Cair Pekan Depan, Berikut Daftar ASN yang Tidak Kebagian

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, S.T., menjelaskan pencarian dilakukan tanpa henti menggunakan tiga metode. “Drone digunakan untuk pemantauan awal, tim melakukan vertical rescue di tepi sungai, dan penyisiran aliran Sungai Batang Merangin dengan rubber boat serta rafting,” kata Adah.

Ia menambahkan, penemuan Yogi dan Alam yang tersebar puluhan kilometer menegaskan risiko tinggi arus sungai di wilayah tersebut. Adah menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat. “Dengan ditemukannya korban kedua, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur gabungan langsung melakukan konsolidasi sesuai prosedur,” ujarnya.

Baca Juga :  Banjir Jakarta, Brimob dan Lantas PMJ Turun Tangan

Adah juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi periode cuaca ekstrem, hujan lebat, banjir, dan longsor. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian saat melintasi jalur pegunungan dan wilayah rawan longsor.

Operasi ini melibatkan Pos SAR Kerinci, Kantor SAR Jambi, TNI, Polsek Batang Merangin, Polsek Sungai Manau, Brimob Merangin, BPBD Kerinci, serta masyarakat setempat. Pencarian didukung drone, raft, kendaraan Rescue D-Max, dan perangkat navigasi untuk memetakan aliran sungai yang menjadi fokus operasi. (fyo)

 

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kebakaran Hebat di Sebukar Kerinci Malam Ini, Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Asraf Ikut Dilalap Api
Proyek RSUD Kerinci Resmi Dimulai : Hari Ini Kontraktor Pelaksana PT Urban Teken Kontrak, Pengawasan Senilai Rp2,83 Miliar
Dari RS Tipe D Bukit Kerman hingga RS Tipe C Siulak, Bukti Pembangunan Kesehatan Kerinci yang Berkelanjutan
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat
20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok
Robusta Kerinci Masuk Panen Raya, Harga Green Bean Tembus Rp50 Ribu per Kilogram
Diskominfo Kerinci Buka Ruang Kebebasan Pers, Wartawan Diajak Liput Langsung Kegiatan Pemda
Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, SIMPERS Permudah Layanan Media
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:54 WIB

Kebakaran Hebat di Sebukar Kerinci Malam Ini, Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Asraf Ikut Dilalap Api

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:01 WIB

Proyek RSUD Kerinci Resmi Dimulai : Hari Ini Kontraktor Pelaksana PT Urban Teken Kontrak, Pengawasan Senilai Rp2,83 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:15 WIB

Dari RS Tipe D Bukit Kerman hingga RS Tipe C Siulak, Bukti Pembangunan Kesehatan Kerinci yang Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:47 WIB

Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat

Senin, 25 Mei 2026 - 00:35 WIB

20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok

Berita Terbaru