Dari Keraguan ke Kejutan: Sentuhan Sunyi Wali Kota Alfin di Balik Lompatan Prestasi MTQ Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH — Pada mulanya, tak banyak yang menaruh harapan. Dengan kafilah yang ramping dan persiapan yang jauh dari gegap gempita, Kota Sungai Penuh melangkah ke arena MTQ ke-54 Provinsi Jambi di Muaro Jambi dalam bayang-bayang keraguan.

Namun ketika hasil akhir diumumkan, kota kecil di kaki Gunung Kerinci itu justru mencatat kejutan: naik satu peringkat dan bertengger di posisi empat besar—melampaui prediksi yang beredar sebelumnya.

Di balik capaian itu, nama Wali Kota Alfin Bakar pelan-pelan mencuat sebagai figur yang memberi arah. Bukan dengan pidato membara atau instruksi berapi-api, melainkan gaya kepemimpinan yang tenang, terukur, dan lebih banyak bekerja dalam ruang-ruang senyap.

Kepemimpinan yang Lembut, Tapi Bekerja dalam Garis yang Tegas

Alfin dikenal berhati-hati dalam mengambil keputusan. Pengalaman panjang di sektor swasta nasional dan perbankan membentuknya menjadi pemimpin dengan disiplin yang rapi serta ketelitian pada angka dan data. Di lingkungan birokrasi, tutur kata lembutnya sering menipu—di baliknya tersimpan ketegasan soal target kinerja.

Baca Juga :  Minim Pejabat Eselon dari Dusun Baru dan Dusun Empih Sejak Kota Sungai Penuh Berdiri, Era Arfensa Dinilai Paling Memberi Perhatian

“Pak Wali jarang meninggikan suara, tapi setiap arahannya jelas. Ia ingin ada strategi, bukan sekadar rutinitas,” ujar seorang pembina kafilah, menggambarkan gaya kerja yang membuat program pembinaan tetap berjalan meski anggaran terbatas.

Motivasi yang Bekerja Diam-Diam

Tahun ini, Sungai Penuh menghadapi kondisi keuangan daerah yang ketat. Banyak program harus dipangkas, namun Alfin memilih tidak mengeluh. Ia merangkul para pembina, tokoh agama, hingga organisasi masyarakat, mengajak mereka bergotong-royong mengisi kekurangan.

Tak ada janji muluk. Pesannya sederhana: prestasi tidak selalu bergantung pada jumlah kafilah, tetapi pada kualitas pembinaan dan keberanian untuk percaya pada diri sendiri.

“Yang ia bangun itu bukan hanya teknis pembinaan, tapi percaya diri anak-anak,” kata salah satu pelatih.

Sentuhan itu bekerja. Beberapa cabang yang sebelumnya tidak diperhitungkan justru menyumbang poin penting. Para peserta tampil jauh di atas ekspektasi, seolah dibekali keyakinan baru.

Baca Juga :  Wako Alfin Perjuangkan Sungai Penuh Masuk PKW, Masuk Daftar 5 Kota Prioritas Sumatera

Kejutan Manis dari Kota Kecil

Ketika hasil akhir MTQ diumumkan, Sungai Penuh masuk empat besar provinsi. Bukan hanya peringkat yang naik—kepercayaan publik ikut menguat. Kota kecil yang semula dianggap tak punya daya saing dalam kontingen besar ternyata mampu melesat dengan modal ketekunan dan strategi yang rapi.

Alfin menyambut hasil itu tanpa gegap gempita. Ia menyebutnya sebagai “modal psikologis” untuk menata pembinaan yang lebih berkelanjutan.

Di tengah keterbatasan fiskal, capaian MTQ ini menjadi salah satu kisah kecil tentang bagaimana kepemimpinan yang tenang dan bekerja dalam senyap mampu menggerakkan energi sebuah kota. Bahwa motivasi, ketika disentuh pada tempat yang tepat, bisa mengubah keraguan menjadi kejutan—dan kejutan menjadi keyakinan baru.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Wako Alfin Temui Kementerian LH, Perjuangkan Status Bukit Khayangan agar Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Tak Terhambat
Dinanti Masyarakat : Wapres Gibran Dikabarkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh, Revitalisasi Rp40 Miliar Makin Nyata
Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?
Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini
Distribusi Air Perumda Sungai Penuh Terganggu Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak dan Jadwal Normal Kembali
Wako Alfin dan Bupati Monadi Sepakat Bentuk LAAK Sakti Alam Kerinci, Adat Bersatu Kembali
Wakil Ketua DPRD II Emrizal Hadiri Pembukaan Sunatan Massal Kolaborasi Minker dan Pemkot
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:59 WIB

Wako Alfin Temui Kementerian LH, Perjuangkan Status Bukit Khayangan agar Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Tak Terhambat

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:38 WIB

Dinanti Masyarakat : Wapres Gibran Dikabarkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh, Revitalisasi Rp40 Miliar Makin Nyata

Senin, 13 Juli 2026 - 19:34 WIB

Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:33 WIB

Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:35 WIB

Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini

Berita Terbaru

Ekonomi

10 Aplikasi Nonton Video Penghasil Uang Terbaik 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:09 WIB

Teknologi

Cara Cek Usia HP Android dan iPhone, Mudah Tanpa Aplikasi

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:00 WIB