Minim Pejabat Eselon dari Dusun Baru dan Dusun Empih Sejak Kota Sungai Penuh Berdiri, Era Arfensa Dinilai Paling Memberi Perhatian

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH-Sejak Kota Sungai Penuh resmi berdiri pada 2008, keterwakilan putra-putri Dusun Baru dan Dusun Empih di jajaran pejabat eselon II dan III nyaris tak terlihat. Hingga kini, belum satu pun ASN asal dua wilayah tersebut menduduki jabatan eselon II.

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa perhatian terhadap pengembangan SDM dari Dusun Baru dan Dusun Empih justru mulai terasa saat posisi Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh dijabat oleh Arfensa. Pada masa itu, beberapa putra-putri dari dua daerah ini mulai mendapatkan ruang dalam struktur pemerintahan.

Baca Juga :  Sungai Penuh Raih Juara I Nasional Penanganan Kemiskinan dan Stunting, Ini Profil Wali Kota Alfin, S.H

“Kalau sekarang untuk pejabat eselon II sama sekali tidak ada dari Dusun Baru dan Dusun Empih. Untuk eselon III memang ada, tapi bisa dihitung dengan tiga jari,” ujar Dipo, Ketua Pemuda Dusun Baru.

Ia menambahkan, dari cerita para orang tua dan senior, era Arfensa sebagai Sekda merupakan periode ketika perhatian terhadap generasi ASN dari dua dusun tersebut paling terasa. “Itu yang sering diceritakan orang tua dan senior-senior kita,” katanya.

Baca Juga :  Menakar Peluang Azhar Hamzah Pimpin DPD Gerindra Jika Alfin Mantap Nahkodai PAN

Dipo menegaskan, minimnya pejabat dari Dusun Baru dan Dusun Empih bukan disebabkan kurangnya kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kesempatan yang tidak diberikan menjadi hambatan terbesar bagi putra-putri daerah untuk berkembang dan menunjukkan kompetensi.

“Kalau soal SDM, kita tidak kalah. Hanya saja kesempatan itu tidak diberikan,” tegasnya (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:13 WIB

PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Berita Terbaru