SUNGAIPENUH-Sejak Kota Sungai Penuh resmi berdiri pada 2008, keterwakilan putra-putri Dusun Baru dan Dusun Empih di jajaran pejabat eselon II dan III nyaris tak terlihat. Hingga kini, belum satu pun ASN asal dua wilayah tersebut menduduki jabatan eselon II.
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa perhatian terhadap pengembangan SDM dari Dusun Baru dan Dusun Empih justru mulai terasa saat posisi Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh dijabat oleh Arfensa. Pada masa itu, beberapa putra-putri dari dua daerah ini mulai mendapatkan ruang dalam struktur pemerintahan.
“Kalau sekarang untuk pejabat eselon II sama sekali tidak ada dari Dusun Baru dan Dusun Empih. Untuk eselon III memang ada, tapi bisa dihitung dengan tiga jari,” ujar Dipo, Ketua Pemuda Dusun Baru.
Ia menambahkan, dari cerita para orang tua dan senior, era Arfensa sebagai Sekda merupakan periode ketika perhatian terhadap generasi ASN dari dua dusun tersebut paling terasa. “Itu yang sering diceritakan orang tua dan senior-senior kita,” katanya.
Dipo menegaskan, minimnya pejabat dari Dusun Baru dan Dusun Empih bukan disebabkan kurangnya kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kesempatan yang tidak diberikan menjadi hambatan terbesar bagi putra-putri daerah untuk berkembang dan menunjukkan kompetensi.
“Kalau soal SDM, kita tidak kalah. Hanya saja kesempatan itu tidak diberikan,” tegasnya (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









