Dari Kebun ke Negeri Tirai Bambu, Manggis Semerap Jadi Primadona Pasar Ekspor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI — Musim manggis 2025 kembali membawa berkah bagi masyarakat Desa Semerap, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci.

Panen yang baru dimulai ini langsung disambut antusias warga karena komoditas manggis kembali menjadi penggerak utama ekonomi lokal.

Pada puncak musim nanti, perputaran uang di Semerap bahkan diperkirakan bisa menembus lebih dari Rp1 miliar per hari.

Manggis Semerap sudah lama dikenal sebagai salah satu manggis terbaik di Indonesia. Tahun ini, buah manggis kualitas super kembali disiapkan untuk memenuhi permintaan ekspor ke China, yang selama ini menjadi tujuan utama para pembeli internasional.

Pemilik gudang manggis Semerap, Johan, atau yang akrab disapa Ayah Fazila, mengatakan bahwa harga manggis saat ini berada pada kisaran Rp47 ribu per kilogram.

Meski belum menyamai harga tertinggi yang pernah mencapai Rp80 ribu per kilogram, harga tahun ini tetap memberi harapan besar bagi petani dan pengepul.

Baca Juga :  Kerinci Rotasi 28 Pejabat Eselon III, Ini Daftarnya

“Alhamdulillah musim manggis sudah mulai. Harga sekarang Rp47 ribu per kilo. Pernah dulu mencapai Rp80 ribu, itu harga paling tinggi sepanjang sejarah manggis di Semerap,” ujar Johan.

Ia menambahkan bahwa suplai manggis tidak hanya berasal dari kebun warga Semerap, tetapi juga dari desa sekitar.

Meski begitu, pengelolaan tetap dilakukan masyarakat Semerap dengan sistem sewa pohon, tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi ciri khas perdagangan manggis di daerah ini.

Musim manggis juga membuka banyak peluang kerja. Para pemuda desa ikut turun ke kebun untuk menjaga dan memanen buah, bahkan hingga malam hari, demi menjaga kualitas dan kuantitas panen.

Baca Juga :  Solar Sulit Didapatkan, Sopir Truk di Sungai Penuh Terpaksa Menginap di SPBU

“Kalau musim memuncak, perputaran uang di Semerap bisa lebih dari satu miliar rupiah sehari. Semua orang ikut bergerak, dari anak muda hingga orang tua,” jelas Johan.

Kendati demikian, komoditas manggis Semerap juga menghadapi tantangan dari luar negeri. Harga pernah merosot hingga Rp8 ribu per kilogram karena masuknya manggis dari Thailand, yang menjadi pesaing utama di pasar ekspor.

“Memang pernah jatuh sampai delapan ribu karena manggis Thailand juga sedang musim. Tapi insyaAllah tahun ini permintaan bagus. Kualitas manggis Semerap tetap jadi favorit pembeli dari China,” tutur Johan optimistis.

Musim manggis tahun ini diharapkan dapat kembali meningkatkan pendapatan petani, menggerakkan ekonomi desa, serta memperkuat posisi Kerinci sebagai salah satu sentra manggis terbaik di Indonesia.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Pengganti LPG Mulai Disiapkan, RI Bakal Pakai CNG 3 Kg
Banyak yang Belum Tahu, Ini Alasan Sertifikat Tanah Harus Diperbarui
QR Code BBM Kini Diawasi Ketat, Cegah Penyalahgunaan Pertalite
PELNI Services Buka Loker Satpam, Simak Cara Daftar Lengkapnya
Strategi Finansial Hadapi Masa Tua, Ini Saran Ekonom UGM
Kesempatan Kerja di Swiss untuk WNI Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya
Pengajuan KPR Ditolak? Begini Cara Bersihkan SLIK OJK
Elon Musk Kini Punya Harta Rp 18 Kuadriliun, Ini Sumber Kekayaannya
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Pengganti LPG Mulai Disiapkan, RI Bakal Pakai CNG 3 Kg

Senin, 15 Juni 2026 - 14:00 WIB

Banyak yang Belum Tahu, Ini Alasan Sertifikat Tanah Harus Diperbarui

Senin, 15 Juni 2026 - 10:02 WIB

PELNI Services Buka Loker Satpam, Simak Cara Daftar Lengkapnya

Senin, 15 Juni 2026 - 08:00 WIB

Strategi Finansial Hadapi Masa Tua, Ini Saran Ekonom UGM

Senin, 15 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kesempatan Kerja di Swiss untuk WNI Resmi Dibuka, Cek Persyaratannya

Berita Terbaru

Internasional

Hasil Moto3 Hungaria Direvisi, Veda Ega Pratama Kembali Pimpin Rookie

Senin, 15 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ekonomi

Pengganti LPG Mulai Disiapkan, RI Bakal Pakai CNG 3 Kg

Senin, 15 Jun 2026 - 15:00 WIB

Pendidikan

Daftar Lengkap Wilayah Penempatan PPPK Sekolah Rakyat 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 13:10 WIB