EKONOMI-Skor kredit yang buruk di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sering menjadi penyebab utama pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ditolak bank.
Banyak calon pembeli rumah gagal mendapatkan pembiayaan karena masih memiliki catatan tunggakan kredit, cicilan macet, atau riwayat pembayaran yang kurang baik.
Namun kini masyarakat mendapat angin segar. OJK mulai memberikan sejumlah kelonggaran yang diharapkan bisa membantu masyarakat kembali mendapatkan akses pembiayaan perumahan.
Salah satunya, tunggakan kredit di bawah Rp 1 juta tidak lagi ditampilkan dalam laporan SLIK OJK.
Tunggakan di Bawah Rp 1 Juta Tak Lagi Muncul di SLIK
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan kebijakan tersebut akan mulai diterapkan paling lambat akhir Juni 2026.
Artinya, pinjaman atau tunggakan kecil dengan nilai di bawah Rp 1 juta tidak lagi menjadi penghambat utama saat masyarakat mengajukan KPR.
Selain itu, proses pembaruan data kredit juga dipercepat.
Jika sebelumnya perubahan status pelunasan bisa memakan waktu hingga satu bulan, kini pembaruan data ditargetkan selesai hanya dalam waktu tiga hari setelah kredit dilunasi atau H+3.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin segera mengajukan KPR setelah menyelesaikan kewajibannya.
Apa Itu Skor Kredit SLIK OJK?
SLIK OJK merupakan sistem yang digunakan lembaga keuangan untuk melihat riwayat kredit seseorang.
Melalui sistem ini, bank dapat mengetahui:
- Riwayat pembayaran cicilan
- Status kredit macet
- Tunggakan pinjaman
- Pinjaman online aktif
- Cicilan kendaraan
- Penggunaan kartu kredit
Saat seseorang mengajukan KPR, pihak bank akan memeriksa data tersebut sebelum memutuskan apakah pengajuan layak disetujui atau tidak.
Karena itu, menjaga skor kredit tetap baik sangat penting agar peluang mendapatkan KPR lebih besar.
Cara Membersihkan Skor Kredit SLIK OJK
Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memperbaiki skor kredit agar kembali bisa mengajukan KPR.
1. Cek Data SLIK OJK Secara Mandiri
Langkah pertama adalah memeriksa riwayat kredit melalui layanan iDebku milik OJK.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui apakah masih ada tunggakan, kredit aktif, atau catatan bermasalah atas nama mereka.
Pengecekan ini penting agar debitur mengetahui masalah yang harus diselesaikan.
2. Lunasi Seluruh Tunggakan Kredit
Jika masih memiliki tunggakan, segera lakukan pelunasan.
Pelunasan seluruh kewajiban menjadi syarat utama agar status kredit kembali membaik.
Tunggakan yang dibiarkan terlalu lama dapat membuat skor kredit memburuk dan mempersulit pengajuan pinjaman di masa depan.
3. Ajukan Perbaikan Jika Ada Kesalahan Data
Dalam beberapa kasus, seseorang bisa tercatat memiliki pinjaman yang sebenarnya tidak pernah diajukan.
Jika menemukan data yang tidak sesuai, segera hubungi pihak bank atau lembaga pembiayaan terkait untuk meminta klarifikasi dan perbaikan data.
Debitur juga dapat menyampaikan pengaduan resmi jika diperlukan.
4. Pantau Pembaruan Status Kredit
Setelah seluruh kewajiban diselesaikan, lakukan pengecekan ulang pada laporan SLIK OJK.
Pastikan status kredit sudah berubah menjadi lancar atau bersih.
Jika data belum diperbarui, segera hubungi lembaga pemberi kredit agar proses pembaruan dipercepat.
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Ajukan KPR
Selain memastikan skor kredit bersih, calon debitur juga disarankan:
- Tidak memiliki tunggakan kartu kredit
- Tidak menunggak pinjaman online
- Membayar cicilan kendaraan tepat waktu
- Menjaga rasio utang tetap sehat
- Memiliki penghasilan stabil
Seluruh riwayat keuangan tersebut akan menjadi pertimbangan bank saat menilai kelayakan calon debitur.
Kenapa Skor Kredit Penting?
Skor kredit yang baik memberikan banyak keuntungan, antara lain:
- Mempermudah persetujuan KPR
- Memperbesar peluang mendapatkan bunga rendah
- Memudahkan pengajuan pinjaman lain
- Meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan
Sebaliknya, skor kredit buruk dapat membuat pengajuan pinjaman ditolak meskipun penghasilan cukup besar.
FAQ
Apa itu SLIK OJK?
SLIK OJK adalah sistem informasi yang mencatat riwayat kredit dan pinjaman seseorang di lembaga keuangan.
Apakah tunggakan kecil tetap mempengaruhi KPR?
Mulai akhir Juni 2026, tunggakan di bawah Rp 1 juta tidak lagi ditampilkan dalam laporan SLIK OJK.
Berapa lama pembaruan data setelah pelunasan?
OJK menargetkan pembaruan data selesai dalam waktu tiga hari setelah pelunasan kredit.
Apakah pinjaman online masuk SLIK OJK?
Ya, pinjaman online legal yang terdaftar di OJK juga tercatat dalam SLIK.
Bagaimana cara mengecek skor kredit?
Masyarakat dapat mengecek melalui layanan iDebku OJK secara online.









