Bilqis Akhirnya Pulang, Disambut Haru di Makassar ! Rentetan Kisah Penculikan Hingga Dijual ke SAD

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR-Kasus penculikan anak yang sempat mengguncang masyarakat Makassar akhirnya menemukan titik terang. Setelah hilang selama hampir satu pekan, Balita Bilqis Ramdhani, usia 4,5 tahun, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Jambi.

Bocah malang ini sebelumnya diculik di Makassar pada 2 November 2025 dan berpindah tangan melalui jaringan pelaku hingga tiga provinsi.

Dua pelaku terakhir, yakni Adefrianto Syahputra S (36) dan Mery Ana (42), ditangkap tim gabungan Polres Kerinci, Tim Resmob Polda Jambi, dan Satreskrim Polrestabes Makassar di Kota Sungai Penuh, Jambi, Jumat (7/11/2025).

Awal Mula Kejadian: Hilang Saat Ayahnya Sedang Berolahraga

Peristiwa penculikan terjadi saat ayah korban, Dwi Nurmas, sedang berlatih tenis di Lapangan Tenis Makassar pada Minggu (2/11) sekitar pukul 10.00 WITA. Bilqis bermain di area taman Pakui yang berada di sekitar lapangan.

“Saya selalu pantau saat dia bermain, tapi ketika saya panggil pada game ketiga, sudah tidak menyahut. Saya cari di taman, sudah tidak ada,” ujar sang ayah saat diwawancarai wartawan (5/11).

Rekaman CCTV kemudian memperlihatkan seorang wanita berpakaian hitam membawa tiga anak, salah satunya diduga Bilqis.

Jejak Pelaku Mengarah ke Yogyakarta dan Jambi

Baca Juga :  OTT di Dua Kota, KPK Bawa Pejabat Pajak ke Jakarta

Penyelidikan Polrestabes Makassar mengungkap rantai perpindahan korban. Pelaku pertama yang membawa lari Bilqis berhasil ditangkap lebih dulu, namun terungkap bahwa korban telah dijual ke pelaku lain di Yogyakarta, sebelum akhirnya kembali diperjualbelikan ke pelaku di Jambi.

Polisi kemudian mengidentifikasi bahwa pelaku akhir yang menguasai korban berada di Kabupaten Merangin, hingga akhirnya melarikan diri ke Kota Sungai Penuh.

Penangkapan Dramatis di Sungai Penuh

Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim AKP Very Prasetyawan SH MH, membenarkan bahwa pihaknya mendapat permintaan back up dari Polrestabes Makassar.

“Kami menerima informasi bahwa dua pelaku berada di wilayah hukum Polres Kerinci. Setelah koordinasi intensif, kami bersama Tim Resmob Polda Jambi langsung bergerak melakukan penyelidikan,” jelas AKP Very.

Dari penyelidikan, tim mengetahui bahwa kedua pelaku menginap di sebuah penginapan dekat Masjid Raya Sungai Penuh.

“Penangkapan dilakukan Jumat siang sekitar pukul 13.30 WIB. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan,” kata AKP Very.

Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengakui bahwa sebelum tiba di Sungai Penuh, mereka telah menjual Bilqis kepada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Mentawak, Kabupaten Merangin, dengan harga Rp 80 juta.

Baca Juga :  Prabowo Panggil Sejumlah Menteri, Bahas Penertiban Hutan dan Pertambangan Ilegal

Pencarian Korban dan Ditemukan Selamat

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Polrestabes Makassar bersama Resmob Polda Jambi segera menuju lokasi. Upaya pencarian berhasil menemukan Bilqis dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah korban ditemukan. Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan anak. Polres Kerinci akan selalu siap mendukung pengungkapan kasus lintas wilayah,” tegas AKP Very.

Korban kemudian dibawa ke Polres Merangin untuk pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke Makassar.

Suasana Haru Saat Bilqis Tiba di Makassar

Pada Minggu siang (9/11), Bilqis akhirnya tiba di Mapolrestabes Makassar. Kedatangan balita ini disambut puluhan warga yang menunggu sejak pagi.

Mengenakan baju kotak biru, Bilqis tampak digendong petugas sambil melambaikan tangan. Orang tuanya yang dipanggil masuk untuk bertemu anaknya langsung menitikkan air mata.

Kerabat keluarga Bilqis yang hadir juga larut dalam suasana haru, terutama setelah mengetahui kondisi korban dalam keadaan sehat meski telah hilang selama sepekan.

Polisi Siapkan Rilis Resmi

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memastikan bahwa seluruh perkembangan kasus, jumlah pelaku, dan kronologi lengkap akan dirilis pada Senin (10/11).

“Termasuk detail pengungkapan dan jumlah pelaku yang kami amankan akan kami sampaikan besok,” ujarnya.(fyo/ded/***)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:00 WIB

RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Otomotif

Honda Ryden 160 Bikin Penasaran, Calon Rival Yamaha Aerox 155

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:00 WIB