ATM dan M-Banking Masih Off, Pembayaran Gaji ASN di Bank Jambi Dilakukan Manual, Antrean Mengular

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Layanan ATM dan mobile banking (m-banking) yang masih belum berfungsi membuat pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bank Jambi Cabang Kota Sungai Penuh terpaksa dilakukan secara manual. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang di kantor bank, Senin (2/3/2026).

Sejak pagi hari, ratusan ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terlihat memadati area bank untuk melakukan pencairan gaji bulan Maret. Karena layanan elektronik belum aktif, seluruh proses transaksi dilakukan melalui teller.

Beberapa pegawai mengaku harus menunggu cukup lama karena sistem manual mengharuskan setiap nasabah mengambil nomor antrean dan menunggu panggilan secara bergiliran. Meski demikian, suasana tetap terpantau kondusif.

Baca Juga :  10 Besar Calon Pimpinan BAZNAS Sungai Penuh 2026-2031 Diumumkan, Ada Ulama hingga Mantan Pejabat

“ATM belum bisa digunakan, m-banking juga belum aktif, jadi mau tidak mau kami harus ambil langsung di bank. Antreannya memang cukup panjang,” ujar salah seorang ASN di lokasi.

Untuk mengantisipasi lonjakan nasabah, pihak bank menyediakan kursi tambahan serta tenda di luar ruangan agar para pegawai tetap nyaman menunggu giliran. Petugas keamanan juga tampak mengatur arus keluar masuk nasabah agar tidak terjadi penumpukan di dalam gedung.

Tak hanya ASN dari Kota Sungai Penuh, sejumlah pegawai dari Kabupaten Kerinci juga melakukan transaksi di hari yang sama, sehingga volume antrean meningkat dibanding hari biasa.

Baca Juga :  SK PPPK Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Disebut Dibagikan 24 Desember, Plt Kaban BKPSDM Sulit Dihubungi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Bank Jambi terkait penyebab layanan ATM dan m-banking belum aktif serta kapan layanan tersebut kembali normal.

Meski diwarnai antrean panjang, pembayaran gaji ASN dan PPPK tetap berjalan lancar dengan sistem manual. Para pegawai berharap layanan digital segera pulih agar proses transaksi ke depan bisa kembali lebih cepat dan efisien. (fyo)

Berita Terkait

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Harga LPG 3 Kg di Sungai Penuh Tembus Rp40 Ribu, Ibu Rumah Tangga Mengeluh Beban Hidup Makin Berat
Masjid Raya Sungai Penuh Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo, Ini Kabar Dari Walikota Sungai Penuh Alfin Bakar
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:52 WIB

Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:00 WIB

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg

Berita Terbaru