AI Sekecil Powerbank Ini Setara Doktor, Bisa Jalan Tanpa Internet

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kini memasuki fase baru yang lebih praktis dan revolusioner. Sebuah perangkat AI berukuran mini, bahkan hanya sebesar powerbank, diklaim memiliki kemampuan setara tingkat doktor atau PhD. Inovasi ini langsung menarik perhatian dunia teknologi karena menghadirkan komputasi tinggi dalam bentuk yang sangat ringkas dan portabel.

Perangkat bernama AI Pocket Lab ini dikembangkan oleh startup asal Amerika Serikat, Tiiny AI. Dengan ukuran sekitar 14,2 x 8 x 2,53 cm, perangkat ini cukup kecil untuk dimasukkan ke dalam saku, namun menyimpan kekuatan komputasi luar biasa layaknya superkomputer.

Keunggulan utama AI Pocket Lab terletak pada kemampuannya menjalankan model AI skala besar hingga 120 miliar parameter secara lokal tanpa perlu koneksi internet. Hal ini membuatnya berbeda dari kebanyakan sistem AI modern yang masih bergantung pada cloud atau pusat data besar.

Baca Juga :  Daftar Kode Meteran Listrik PLN Lengkap, Begini Cara Cek Token dan Sisa kWh

Dengan performa mencapai 190 triliun operasi per detik (TOPS), perangkat ini mampu melakukan berbagai tugas kompleks seperti analisis data, penalaran logis, hingga perencanaan strategis. Kemampuan ini membuatnya disebut-sebut sebagai superkomputer mini yang bisa digunakan kapan saja dan di mana saja.

Dari sisi spesifikasi, AI Pocket Lab ditenagai prosesor ARM 12 inti dan RAM LPDDR5X sebesar 80 GB. Menariknya, sebanyak 48 GB RAM difokuskan khusus untuk Neural Processing Unit (NPU), yang berfungsi mengoptimalkan kinerja pemrosesan AI secara maksimal.

Perangkat ini juga mampu menjalankan model AI canggih seperti GPT-OSS 120B dari OpenAI. Hal ini membuktikan bahwa teknologi AI kini tidak lagi terbatas pada server besar, melainkan bisa diakses dalam perangkat kecil yang lebih fleksibel.

Baca Juga :  Cara Kerja Balancing Baterai Mobil Listrik dan Hybrid, Simak Penjelasannya

Untuk mendukung performanya, AI Pocket Lab dibekali teknologi seperti TurboSparse dan PowerInfer. Kedua fitur ini berfungsi mengoptimalkan penggunaan sumber daya dengan membagi beban kerja secara efisien antara CPU, GPU, dan NPU, sekaligus menjaga konsumsi daya tetap hemat.

Kehadiran perangkat ini menjadi bagian dari tren edge computing, di mana pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat pengguna. Selain meningkatkan kecepatan dan efisiensi, pendekatan ini juga memberikan keuntungan besar dari sisi privasi karena data tidak perlu dikirim ke server eksternal.

Ke depan, perangkat seperti AI Pocket Lab diprediksi akan banyak digunakan di berbagai sektor, mulai dari riset, industri, hingga kebutuhan pribadi. Bahkan, teknologi ini berpotensi dimanfaatkan di lokasi terpencil seperti kapal, pesawat, atau area tanpa jaringan internet. (*/Tim)

Berita Terkait

Fitur Baru WhatsApp Scam Alert Bisa Deteksi Pesan Penipuan
Sudah Hapus Banyak File tapi Google Drive Tetap Penuh? Begini Cara Mengatasinya
Apple Back to School 2026 Diperpanjang hingga 24 September, Ini Promonya
Yamaha Aerox Listrik Rp52 Jutaan, Akankah Masuk Indonesia?
Luxeed RX Siap Tantang Xiaomi YU7, Punya 4 LiDAR dan Tenaga 277 kW
United RX6000 Dibanderol Rp69,9 Juta, Punya Fast Charging dan Bisa Ngecas di SPKLU
Kenapa Frekuensi 3,5 GHz Penting untuk 5G Indonesia? Ini Penjelasannya
Daftar 29 HP Xiaomi yang Kebagian HyperOS 4, Ada Xiaomi 17 hingga Redmi K90
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Fitur Baru WhatsApp Scam Alert Bisa Deteksi Pesan Penipuan

Senin, 17 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Apple Back to School 2026 Diperpanjang hingga 24 September, Ini Promonya

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Yamaha Aerox Listrik Rp52 Jutaan, Akankah Masuk Indonesia?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Luxeed RX Siap Tantang Xiaomi YU7, Punya 4 LiDAR dan Tenaga 277 kW

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:00 WIB

United RX6000 Dibanderol Rp69,9 Juta, Punya Fast Charging dan Bisa Ngecas di SPKLU

Berita Terbaru

Teknologi

Fitur Baru WhatsApp Scam Alert Bisa Deteksi Pesan Penipuan

Senin, 17 Agu 2026 - 08:00 WIB