AI Mulai Ambil Alih Coding, Peran Programmer Bergeser ke Level Lebih Strategis

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan atau AI mulai mengubah wajah industri teknologi, termasuk profesi programmer. Aktivitas yang selama ini identik dengan menulis barisan kode kini perlahan mengalami pergeseran seiring kemampuan AI yang semakin canggih dalam mengotomatisasi berbagai tugas teknis.

CEO Aravind Srinivas dari Perplexity AI turut menyoroti fenomena ini. Ia menanggapi sebuah unggahan viral di media sosial yang membahas bagaimana model bahasa besar atau LLM kini mampu mengambil alih sebagian besar pekerjaan coding. Unggahan tersebut bahkan menarik perhatian luas dengan puluhan ribu interaksi.

Dalam pandangan tersebut, otomatisasi oleh AI justru membawa ilmu komputer kembali ke akar dasarnya, yakni lebih dekat dengan logika matematika dan prinsip fisika. Srinivas pun memberikan respons singkat “well said”, yang menandakan bahwa tren ini sejalan dengan realita yang tengah terjadi di industri teknologi global.

Baca Juga :  Motorola Edge 70 Neo Segera Hadir

Data juga memperkuat perubahan ini. Studi dari Microsoft pada 2023 menunjukkan bahwa penggunaan GitHub Copilot mampu meningkatkan produktivitas developer hingga 55,8 persen. Sementara itu, perusahaan AI Anthropic mengungkapkan bahwa sekitar 75 persen tugas programmer berpotensi dapat diambil alih oleh teknologi berbasis LLM.

Kemampuan AI saat ini tidak hanya sebatas membantu, tetapi juga mulai menggantikan berbagai pekerjaan teknis. Mulai dari menyusun struktur kode, mendeteksi dan memperbaiki error, hingga menghasilkan potongan program secara otomatis kini bisa dilakukan dalam hitungan detik.

Akibatnya, peran programmer pun mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya fokus utama ada pada coding, kini mereka dituntut untuk beralih ke tugas yang lebih kompleks dan strategis. Mulai dari merancang arsitektur sistem, memikirkan skenario kegagalan, hingga menentukan keputusan penting dalam desain teknologi.

Baca Juga :  Apple Siapkan 3 Produk “Ultra”, Ada iPhone Lipat dan AirPods Berkamera

CEO Dario Amodei bahkan menyebut bahwa AI berpotensi menangani sebagian besar pekerjaan software engineer dalam waktu 6 hingga 12 bulan ke depan. Di perusahaannya, sejumlah engineer disebut sudah tidak lagi menulis kode secara langsung, melainkan berperan sebagai pengarah dan pengawas sistem AI.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh pimpinan Replit yang menyebut bahwa bentuk tradisional profesi software engineer berpotensi “menghilang”. Meski demikian, perubahan ini bukan berarti profesi programmer akan punah sepenuhnya.

AI masih memiliki keterbatasan, terutama dalam menangani permasalahan baru yang kompleks, ambigu, dan membutuhkan pemikiran kritis tingkat tinggi. Di sinilah peran manusia tetap menjadi kunci utama, memastikan sistem berjalan dengan tepat, aman, dan sesuai tujuan. (*/Tim)

Berita Terkait

Lenovo Legion Y700 Infinity Segera Hadir, Bawa OLED 165Hz dan Bezel 2,89 mm
Harga iPhone 17 Dikabarkan Segera Naik, Ini Penyebab dan Perkiraannya
Kekayaan Elon Musk Melonjak Lagi, Tembus Rp14.276 Triliun Berkat Saham SpaceX
Monetisasi X 2026 Berubah, Ini Syarat Baru Dapat Penghasilan dari Konten
GTA 6 Siapkan Cuplikan Terbaru Lebih Panjang, Tayang Perdana di Netflix
Huawei Pura 90s Pro Hadir dengan Kirin 9030S, Kamera 50 MP dan Fast Charging 66W
19 Fitur Samsung Galaxy Z Fold 8 yang Wajib Dicoba, Ada Banyak Fitur AI
Apple Siapkan 3 Produk “Ultra”, Ada iPhone Lipat dan AirPods Berkamera
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Lenovo Legion Y700 Infinity Segera Hadir, Bawa OLED 165Hz dan Bezel 2,89 mm

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Harga iPhone 17 Dikabarkan Segera Naik, Ini Penyebab dan Perkiraannya

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Kekayaan Elon Musk Melonjak Lagi, Tembus Rp14.276 Triliun Berkat Saham SpaceX

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Monetisasi X 2026 Berubah, Ini Syarat Baru Dapat Penghasilan dari Konten

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:02 WIB

GTA 6 Siapkan Cuplikan Terbaru Lebih Panjang, Tayang Perdana di Netflix

Berita Terbaru