Permintaan Chip AI Huawei Melonjak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI – Huawei Technologies menghadapi lonjakan permintaan terhadap chip kecerdasan buatan (AI) di pasar domestik China. Tingginya kebutuhan tersebut bahkan disebut telah melampaui kapasitas produksi yang tersedia.

Kondisi ini membuat Huawei perlu menyesuaikan strategi ekspansi produknya. Keterbatasan kapasitas produksi juga menjadi salah satu faktor yang membatasi rencana perusahaan untuk memperluas penjualan chip AI ke pasar luar negeri.

Menurut laporan Reuters yang dikutip IDN Financials pada 20 September 2026, Huawei saat ini menghadapi keterbatasan kapasitas untuk memenuhi kebutuhan perangkat komputasi AI di dalam negeri.

Chip Ascend Huawei Disiapkan untuk Pengembang AI

Chairman Rotasi Huawei, Eric Xu, mengatakan pengujian terhadap chip AI Ascend 950DT menunjukkan hasil yang positif. Chip tersebut diproyeksikan mulai digunakan oleh lebih banyak pengembang model AI di China pada 2027.

Data mengenai pangsa pasar chip AI di China memang sulit diperoleh secara pasti, salah satunya karena adanya pembatasan ekspor dari Amerika Serikat. Namun, Huawei memperkirakan lini chip Ascend telah mencatat posisi yang kuat di pasar domestik China, bahkan disebut telah melampaui Nvidia dalam pangsa pasar.

Untuk memenuhi kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat, Huawei juga mempercepat pengembangan generasi chip berikutnya.

Perusahaan menargetkan Ascend 960DT meluncur pada kuartal pertama 2027, kemudian Ascend 960PR pada kuartal ketiga 2027. Setelah itu, Huawei menyiapkan generasi Ascend 970 dan Ascend 980.

Baca Juga :  Snapdragon 8 Elite Gen 5 Resmi Jadi Raja Chipset 2026, Performa Gahar dan AI Makin Cerdas

Huawei Kembangkan Arsitektur Peerium dan UnifiedBus

Selain meningkatkan kemampuan chip individual, Huawei mengembangkan pendekatan baru untuk mengatasi keterbatasan performa ketika chip digunakan dalam jumlah besar.

Huawei memperkenalkan arsitektur komputasi bernama Peerium serta teknologi konektivitas UnifiedBus. Keduanya dirancang untuk memungkinkan sejumlah besar prosesor AI bekerja secara terintegrasi.

Salah satu penerapannya adalah sistem supernode Ascend 960, yang menurut Huawei dapat menghubungkan hingga 4.096 prosesor AI.

Konsep tersebut ditujukan untuk mengurangi hambatan komunikasi antar-mesin ketika sistem digunakan dalam proses pelatihan model AI berskala besar.

Huawei bahkan sedang merancang sistem komputasi generasi mendatang yang ditargetkan mampu menghubungkan hingga 1 juta prosesor sehingga dapat bekerja secara simultan sebagai satu sistem komputasi raksasa.

Ribuan Pengembang Sudah Menggunakan Ekosistem Ascend

Ekosistem perangkat lunak menjadi bagian penting dari strategi Huawei untuk memperkuat platform Ascend.

Saat ini, lebih dari 5.200 pengembang disebut aktif menggunakan jaringan perangkat lunak Ascend. Huawei juga menyatakan sekitar 40 model AI utama telah dilatih secara langsung menggunakan platform tersebut.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya Huawei memperluas ekosistem komputasi AI berbasis teknologi sendiri di tengah pembatasan akses terhadap sejumlah teknologi semikonduktor dari luar China.

Tingginya permintaan domestik sekaligus menunjukkan besarnya kebutuhan China terhadap infrastruktur komputasi AI. Bagi Huawei, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus mendorong percepatan pengembangan chip dan sistem komputasi generasi berikutnya.

Baca Juga :  Rekomendasi 6 Smartwatch Huawei Terbaik 2026 dari Murah hingga Premium

Perkembangan Chip AI Huawei

Teknologi Keterangan
Ascend 950DT Pengujian disebut menunjukkan hasil positif dan disiapkan untuk pengembang AI
Ascend 960DT Ditargetkan hadir kuartal I 2027
Ascend 960PR Ditargetkan hadir kuartal III 2027
Ascend 970 Generasi lanjutan yang sedang disiapkan
Ascend 980 Generasi lanjutan yang sedang disiapkan
Peerium Arsitektur komputasi baru Huawei
UnifiedBus Teknologi konektivitas untuk sistem komputasi AI
Supernode Ascend 960 Dirancang menghubungkan hingga 4.096 prosesor AI
Ekosistem Ascend Lebih dari 5.200 pengembang disebut aktif

FAQ

Mengapa permintaan chip AI Huawei meningkat?

Permintaan meningkat seiring kebutuhan terhadap infrastruktur komputasi AI di China. Huawei menyebut kapasitas produksi yang tersedia belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Apa itu chip Ascend Huawei?

Ascend merupakan lini prosesor AI Huawei yang dikembangkan untuk kebutuhan komputasi kecerdasan buatan, termasuk pelatihan dan pengoperasian model AI.

Kapan Ascend 960DT diluncurkan?

Huawei menargetkan Ascend 960DT diluncurkan pada kuartal pertama 2027.

Berapa prosesor yang dapat dihubungkan supernode Ascend 960?

Huawei menyebut supernode Ascend 960 dapat menghubungkan hingga 4.096 prosesor AI.

Apakah Huawei sudah mengembangkan sistem dengan 1 juta prosesor?

Huawei disebut sedang merancang sistem komputasi masa depan yang ditargetkan dapat mengintegrasikan hingga 1 juta prosesor dalam satu sistem.

Berita Terkait

Infinix XBook 14 Neo Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp7,99 Juta
Dreame Pamerkan 100+ Produk di IFA 2026, Bawa Teknologi Physical AI
Mau Beli Laptop Lenovo? Ini Pilihan Seri, Harga dan Spesifikasi Terbarunya
POCO C81 Pro Resmi di Indonesia, Harga Rp1,8 Jutaan Bawa Baterai 6.000mAh
Razer Tartarus V2 Pro Resmi Dirilis, Keypad Gaming Satu Tangan dengan Polling 8.000 Hz
Wuyang-Honda E-VO, Motor Listrik 15,8 kW dengan Desain Café Racer
HUAWEI MatePad Air Diskon Rp2,75 Juta Pakai Kartu Kredit BCA, Ini Syaratnya
Cari Motor Listrik untuk Daerah Berbukit? Ini 5 Model dengan Jarak Tempuh Jauh
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 04:04 WIB

Permintaan Chip AI Huawei Melonjak

Kamis, 24 September 2026 - 02:00 WIB

Infinix XBook 14 Neo Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp7,99 Juta

Rabu, 23 September 2026 - 23:00 WIB

Dreame Pamerkan 100+ Produk di IFA 2026, Bawa Teknologi Physical AI

Rabu, 23 September 2026 - 20:03 WIB

Mau Beli Laptop Lenovo? Ini Pilihan Seri, Harga dan Spesifikasi Terbarunya

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

POCO C81 Pro Resmi di Indonesia, Harga Rp1,8 Jutaan Bawa Baterai 6.000mAh

Berita Terbaru

Teknologi

Permintaan Chip AI Huawei Melonjak

Kamis, 24 Sep 2026 - 04:04 WIB

Bisnis

KUR BNI 2026: Syarat, Bunga, Limit dan Cara Pengajuan

Kamis, 24 Sep 2026 - 03:00 WIB