JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan tajam pada penutupan perdagangan Jumat, 10 April 2026. Indeks utama pasar modal Indonesia tersebut melesat 2,07% atau setara 150,90 poin ke level 7.458,49. Kenaikan ini langsung menjadi sorotan pelaku pasar karena membuka peluang cuan besar di tengah kondisi global yang mulai stabil.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak cukup agresif di kisaran 7.346 hingga 7.488. Mayoritas saham berhasil ditutup di zona hijau dengan total 485 saham menguat, 181 saham melemah, dan 153 stagnan. Kapitalisasi pasar pun ikut terdongkrak hingga menyentuh Rp13.215 triliun, menandakan kepercayaan investor yang semakin solid terhadap pasar domestik.
Dari saham berkapitalisasi besar, perbankan kembali menjadi tulang punggung penguatan. Saham BBRI naik 3,35%, sementara BBCA menguat 3,47%. Selain itu, saham energi CUAN juga ikut melesat hampir 6%, memperkuat sentimen positif di sektor komoditas.
Namun, tidak semua saham menikmati kenaikan. Saham ANTM justru terkoreksi 1,07%, diikuti DSSA yang melemah tipis. Sementara itu, BRMS cenderung stagnan tanpa perubahan signifikan.
Di daftar top gainers, saham lapis dua dan IPO baru mendominasi. CITY melesat 34,72%, diikuti WBSA yang melonjak 34,52% pada hari debutnya. Tak kalah menarik, DIVA juga naik 34,51%, menjadikannya incaran trader harian.
Kenaikan IHSG ini tidak lepas dari sentimen global, terutama meredanya ketegangan geopolitik setelah Donald Trump menunda aksi militer terhadap Iran. Dampaknya, harga minyak dunia terkoreksi dan memberikan ruang bagi pasar saham untuk rebound.
Dari sisi teknikal, indikator pasar menunjukkan tren bullish yang kuat. IHSG berhasil menembus MA5 dan MA20, dengan RSI yang terus menguat. Hal ini membuka peluang indeks untuk melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek, terutama jika volume beli tetap tinggi.
Sementara itu, dari dalam negeri, investor juga mencermati kondisi cadangan devisa yang turun menjadi US$148,2 miliar. Meski demikian, angka tersebut masih tergolong aman dan cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Selain itu, kebijakan baru dari Otoritas Jasa Keuangan terkait rencana bisnis perbankan dan dukungan UMKM turut menjadi katalis positif bagi pasar. Sejumlah saham seperti BBNI, UNVR, ISAT, dan ASII direkomendasikan untuk dipantau.
FAQ IHSG Hari Ini
1. Kenapa IHSG naik tajam hari ini?
IHSG naik karena kombinasi sentimen global positif, turunnya harga minyak, serta penguatan saham perbankan dan IPO baru.
2. Saham apa saja yang paling naik hari ini?
Top gainers diisi oleh saham CITY, WBSA, dan DIVA dengan kenaikan di atas 30%.
3. Apakah IHSG masih berpotensi naik?
Secara teknikal, peluang kenaikan masih terbuka karena indikator bullish dan volume beli meningkat.
4. Saham apa yang layak dipantau selanjutnya?
Beberapa saham unggulan seperti BBRI, BBCA, dan BBNI masih menarik untuk dicermati.
5. Apakah sekarang waktu yang tepat untuk beli saham?
Keputusan investasi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor dan analisis pribadi. (Tim)









