IHSG hari ini 30 Maret 2026 Melemah Lagi? Analis Rekomendasikan Saham AKRA, DSNG, hingga CYBR

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 30 Maret 2026 diperkirakan masih bergerak terbatas dan cenderung melemah. Tekanan datang dari sentimen global serta sikap investor yang masih wait and see menjelang rilis data ekonomi penting dalam negeri.

Secara teknikal, pergerakan IHSG diproyeksi berada di kisaran support 7.000 dan resistance 7.100. Level ini menjadi area krusial yang akan menentukan arah pergerakan pasar dalam jangka pendek, terutama di tengah kondisi volatilitas yang masih tinggi.

Analis pasar menilai pelaku pasar saat ini cenderung berhati-hati. Investor masih menunggu kepastian dari sejumlah data ekonomi Indonesia, seperti inflasi dan neraca perdagangan, yang diperkirakan akan menjadi katalis utama pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Resmi Masuk Indonesia, Ini Harga Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra

Dari sisi global, kenaikan harga energi menjadi salah satu faktor utama yang menekan pasar. Harga minyak mentah dunia diproyeksi terus meningkat dan berpotensi menembus US$112 per barel pada akhir Maret hingga awal April 2026.

Lonjakan harga minyak ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait gangguan distribusi energi di Selat Hormuz yang merupakan jalur penting perdagangan minyak dunia. Kondisi ini turut meningkatkan kekhawatiran pasar global.

Selain itu, dinamika politik internasional juga menambah tekanan terhadap pasar. Aksi demonstrasi besar di Amerika Serikat yang menentang kepemimpinan Donald Trump turut menciptakan ketidakpastian, sehingga memengaruhi sentimen investor global.

Baca Juga :  Cara Buka Rekening Bank Digital 2026 Terbaru, Praktis Tanpa ke Kantor Cabang dan Banyak Promo Menarik

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah saham direkomendasikan untuk trading jangka pendek. Saham AKR Corporindo (AKRA) direkomendasikan beli dengan target harga 1.380–1.406 dan batas cut loss di bawah 1.300.

Sementara itu, saham Dharma Satya Nusantara (DSNG) dan Sigma Cipta Caraka (CYBR) juga masuk dalam daftar beli dengan target masing-masing di kisaran 1.630–1.710 dan 1.365–1.450. Adapun saham Ramayana Lestari Sentosa (RALS) justru direkomendasikan untuk dijual dengan target di level 420.

Sebagai catatan, rekomendasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Investor tetap disarankan untuk melakukan analisis mandiri serta mempertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. (*/Tim)

Berita Terkait

Investasi Saham untuk Pemula 2026: Cara Memulai, Keuntungan, Risiko, dan Strategi agar Cuan Jangka Panjang
IHSG Anjlok 31,81%, OJK Ungkap Penyebab Dana Asing Kabur Rp71,68 Triliun, Apa Dampaknya bagi Investor?
Cara Bayar BPJS di BRILink, Mudah dan Praktis Tanpa Harus ke Kantor Cabang
Premi Tunggal Asuransi Jiwa Melonjak pada 2026, Peluang Investasi dan Proteksi Makin Dilirik Korporasi
Pajak Kripto Indonesia Terbaru Tembus Rp2,06 Triliun, Investor Capai 21,7 Juta Akun
Berapa Komisi Agen BRILink? Simak Rincian Penghasilan dan Bonus Terbarunya
Cara Daftar Agen BRILink Terbaru Online dan Offline, Panduan Lengkap Terbaru 2026
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.840 per Dolar AS, Simak Penyebab dan Proyeksi Kurs Besok
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00 WIB

Investasi Saham untuk Pemula 2026: Cara Memulai, Keuntungan, Risiko, dan Strategi agar Cuan Jangka Panjang

Rabu, 1 Juli 2026 - 03:06 WIB

IHSG Anjlok 31,81%, OJK Ungkap Penyebab Dana Asing Kabur Rp71,68 Triliun, Apa Dampaknya bagi Investor?

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Cara Bayar BPJS di BRILink, Mudah dan Praktis Tanpa Harus ke Kantor Cabang

Selasa, 30 Juni 2026 - 05:02 WIB

Premi Tunggal Asuransi Jiwa Melonjak pada 2026, Peluang Investasi dan Proteksi Makin Dilirik Korporasi

Senin, 29 Juni 2026 - 23:00 WIB

Pajak Kripto Indonesia Terbaru Tembus Rp2,06 Triliun, Investor Capai 21,7 Juta Akun

Berita Terbaru