Penataan Pasar Tanjung Bajure Tetap Berjalan, DPRD Pastikan Bebas Pungli & Mafia Lapak

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Penataan Pasar Tanjung Bajure tetap berjalan sesuai jadwal pemerintah kota. Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, menekankan bahwa praktik pungutan liar (pungli) dan mafia lapak tidak akan dibiarkan lagi. Pernyataan ini disampaikan saat hearing dengan para pedagang pada Jumat (27/3/2026).

Hardizal menambahkan, setiap indikasi pungli harus segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Hal ini untuk memastikan pedagang dapat berjualan dengan aman, nyaman, dan tanpa tekanan dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Ketua DPC PDI-P Kota Sungai Penuh juga menyatakan dukungan penuh terhadap program Wali Kota untuk menata pasar. Ia menegaskan bahwa relokasi pedagang harus dilakukan dengan tertib dan transparan, tanpa merugikan pedagang maupun masyarakat.

Baca Juga :  16 Kafilah Sungai Penuh Melaju ke Final MTQ Provinsi Jambi

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD, Indra Apdi Saputra, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses relokasi. Validasi data pedagang serta komunikasi intensif dengan pemerintah menjadi prioritas untuk memastikan setiap kebijakan berjalan adil.

“Hearing ini menjadi wadah bagi pedagang menyampaikan aspirasi secara langsung. Kami berharap dapat merumuskan solusi terbaik yang mengakomodir semua pihak,” kata politisi Gerindra tersebut.

Proses relokasi pedagang komoditas ikan, sayur, dan ayam berjalan tertib dan lancar. Para pedagang menyampaikan harapan terkait lokasi pengganti, fasilitas yang memadai, dan dampak ekonomi yang mungkin timbul akibat relokasi.

Baca Juga :  Hampir Dua Bulan Berjalan, Progres Fisik Pasar Beringin Jaya Diperkirakan Kurang 3 Persen

Pedagang berharap kebijakan pemerintah tetap berpihak pada keberlangsungan usaha mereka agar aktivitas jual beli tidak terganggu. Pemerintah menegaskan fasilitas pasar baru akan memenuhi kebutuhan pedagang untuk menunjang ekonomi lokal.

Koordinasi antara DPRD, pemerintah, dan pedagang diharapkan menciptakan Pasar Tanjung Bajure yang aman, nyaman, dan bebas dari pungli serta mafia lapak, sehingga relokasi berjalan lancar dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. (fyo)

Berita Terkait

PKL Tak Patuhi Aturan Siap Ditindak, Ini Kondisi Terbaru Pasar Tanjung Bajure
Tinjau Pasar Tanjung Bajure, Wawako Serap Aspirasi Pedagang
Sungai Penuh Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih untuk Ekonomi Desa
Halal Bihalal Luhah Rio Singaro Perkuat Kebersamaan, Wako Alfin Ajak Warga Jaga Persatuan
Wawako Azhar dan Sekda Alpian Pimpin Penataan Pasar Tanjung Bajure
Mak-Mak Sungai Penuh Dukung Penertiban Pasar Tanjung Bajure, Pungli Oknum Internal Pemkot Juga Perlu Ditertipkan
Sekda Turun Malam Hari, Penataan Pasar Sungai Penuh Dikebut
Rapat Koordinasi Digelar, Penataan Pasar Sungai Penuh Jadi Prioritas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:00 WIB

Penataan Pasar Tanjung Bajure Tetap Berjalan, DPRD Pastikan Bebas Pungli & Mafia Lapak

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:54 WIB

PKL Tak Patuhi Aturan Siap Ditindak, Ini Kondisi Terbaru Pasar Tanjung Bajure

Minggu, 29 Maret 2026 - 02:00 WIB

Tinjau Pasar Tanjung Bajure, Wawako Serap Aspirasi Pedagang

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:30 WIB

Sungai Penuh Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih untuk Ekonomi Desa

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:00 WIB

Halal Bihalal Luhah Rio Singaro Perkuat Kebersamaan, Wako Alfin Ajak Warga Jaga Persatuan

Berita Terbaru