Sekda Turun Malam Hari, Penataan Pasar Sungai Penuh Dikebut

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH — Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menggeber upaya penataan dan penertiban pasar. Komitmen ini terlihat dari langkah Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM yang turun langsung melakukan peninjauan ke Pasar Tanjung Bajure pada malam hari, Rabu (25/04/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari percepatan pembenahan kawasan pasar agar lebih tertib, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Sekda didampingi jajaran Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta instansi terkait lainnya.

Langkah konkret langsung dilakukan di lapangan. Melalui Dinas PUPR, penataan lokasi pedagang dilaksanakan pada malam hari untuk menghindari gangguan terhadap aktivitas jual beli. Strategi ini dinilai efektif agar proses penataan tetap berjalan tanpa menghambat roda ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Molor, DPRD Ultimatum Kontraktor: Harus Rampung Oktober 2026

Sekda Alpian menegaskan, penataan pasar bukan sekadar penertiban sementara, tetapi merupakan program berkelanjutan yang harus dilakukan secara konsisten.

“Penataan ini kita lakukan bertahap dan berkelanjutan. Tujuannya jelas, menciptakan pasar yang tertib, rapi, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, keberhasilan penataan pasar akan berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas ekonomi serta menciptakan wajah kota yang lebih tertata.

Menurutnya, pasar sebagai pusat ekonomi rakyat harus mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan, baik bagi pedagang maupun pengunjung. Hal ini juga menjadi bagian dari visi pembangunan daerah dalam mewujudkan lingkungan kota yang lebih baik.

Baca Juga :  Tim Basket Jambi Siap Berlaga di DBL Nasional 2026

“Dengan pasar yang tertata, aktivitas ekonomi bisa berjalan optimal. Ini juga bagian dari upaya kita mewujudkan Sungai Penuh yang lebih maju dan tertib,” tambahnya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan bahwa upaya pembenahan tidak berhenti pada penataan fisik saja, tetapi juga akan diikuti dengan pengawasan rutin dan penegakan aturan di lapangan.

Dengan langkah “gas penuh” ini, Pemkot berharap pasar tradisional di Sungai Penuh dapat berkembang menjadi pusat ekonomi yang lebih modern, tertib, dan tetap berpihak kepada masyarakat.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Giliran UMKM dan Kerajinan Dibidik Sri Kartini Alfin, Kadis Perindag Harus Punya Jiwa Entrepreneur
Banyak ASN Sungai Penuh Ajukan Cerai, Ini Aturan Izin Perceraian PNS dan PPPK
Tim Bappenas Puji Kota Sungai Penuh, Jadi Rujukan Imunisasi dan Pencegahan Stunting se-Sumatera
5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan
Jabatan di Copot, Sertifikasi 5 Mantan Kepsek SMPN Sungai Penuh Ikut Terancam, Ini Penjelasan Diknas
PGRI Sungai Penuh Perlu Bantu Lima Mantan Kepsek Perjuangkan Jam Mengajar untuk Sertifikasi
20 Nama Lolos Administrasi JPT Pratama Sungai Penuh 2026, Berebut 5 Jabatan Kepala OPD
Mantan Kepsek Sungai Penuh Curhat Soal Jam Mengajar: Kami Ingin Tetap Bisa Mendapatkan Sertifikasi
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:22 WIB

Giliran UMKM dan Kerajinan Dibidik Sri Kartini Alfin, Kadis Perindag Harus Punya Jiwa Entrepreneur

Jumat, 25 September 2026 - 11:00 WIB

Banyak ASN Sungai Penuh Ajukan Cerai, Ini Aturan Izin Perceraian PNS dan PPPK

Rabu, 23 September 2026 - 17:55 WIB

Tim Bappenas Puji Kota Sungai Penuh, Jadi Rujukan Imunisasi dan Pencegahan Stunting se-Sumatera

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan

Selasa, 22 September 2026 - 11:00 WIB

Jabatan di Copot, Sertifikasi 5 Mantan Kepsek SMPN Sungai Penuh Ikut Terancam, Ini Penjelasan Diknas

Berita Terbaru