OLAHRAGA – Petarung kelas menengah UFC, Khamzat Chimaev akhirnya harus menerima kekalahan pertamanya di arena oktagon setelah ditumbangkan Sean Strickland dalam ajang UFC 328 di New Jersey, Minggu (10/5/2026) WIB.
Pertarungan utama yang berlangsung sengit selama lima ronde tersebut berakhir melalui split decision dengan skor 48-47, 48-47, dan 47-48 untuk kemenangan Strickland.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan sempurna Chimaev yang sebelumnya belum pernah kalah dalam 15 pertarungan profesional MMA. Petarung asal Chechnya itu sebelumnya dikenal sebagai salah satu bintang paling dominan di UFC.
Pada ronde pertama, Chimaev tampil agresif dengan mengandalkan teknik grappling dan take down andalannya. Ia berhasil menjatuhkan Strickland dan mendominasi duel ground fight sehingga lawannya kesulitan keluar dari tekanan.
Namun keadaan mulai berubah pada ronde kedua. Strickland mampu membaca pola serangan Chimaev dan sukses melakukan defense terhadap sejumlah percobaan take down. Momentum itu membuat duel berjalan lebih seimbang.
Strickland bahkan beberapa kali berhasil menekan Chimaev saat pertarungan bawah terjadi, sesuatu yang jarang terlihat sepanjang karier petarung berjuluk “Borz” tersebut.
Memasuki ronde ketiga hingga kelima, pertarungan lebih banyak berlangsung dalam posisi berdiri. Kedua petarung terlibat jual beli pukulan keras yang membuat wajah keduanya mengalami luka dan berdarah.
Chimaev sempat mencoba kembali mendominasi lewat take down di ronde keempat dan kelima. Namun upaya tersebut gagal memberikan kontrol penuh atas jalannya pertarungan.
Di penghujung ronde terakhir, Strickland sukses mendaratkan pukulan telak ke wajah Chimaev yang membuat sang juara bertahan terlihat goyah.
Hasil akhir dari tiga juri menunjukkan duel berlangsung sangat ketat dengan keunggulan tipis 3-2 ronde untuk Strickland. Dua juri memberikan kemenangan kepada Strickland, sementara satu juri menilai Chimaev lebih unggul.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Strickland dalam persaingan kelas menengah UFC sekaligus membuka peluang perebutan gelar juara berikutnya.
Sementara bagi Chimaev, kekalahan ini menjadi noda pertama dalam karier profesionalnya sejak debut di MMA.









