Perjalanan Jambi–Palembang Ditempuh 15 Jam, Bus Terjebak Macet Akibat Truk Besi Terguling

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jambi – Perjalanan darat dari Jambi menuju Palembang mengalami kemacetan parah hingga membuat waktu tempuh membengkak drastis. Sejumlah kendaraan dilaporkan merayap selama berjam-jam setelah sebuah truk pengangkut besi terguling di ruas Jalan Lintas Jambi–Palembang.

Salah satu penumpang, Haryanto, mengaku harus menempuh perjalanan sangat lama saat berangkat dari Kota Jambi menuju Bali bersama keluarganya. Ia berangkat pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 20.00 WIB dari Kota Jambi.

Namun perjalanan yang biasanya memakan waktu jauh lebih singkat berubah menjadi sangat lama karena kemacetan panjang di jalur tersebut. Haryanto baru tiba di Palembang pada Minggu (15/3) sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga :  APPSI Jambi Resmi Dilantik

“Mobil hampir tidak bergerak. Kendaraan hanya merayap sedikit demi sedikit,” ujar Haryanto saat menceritakan pengalamannya terjebak macet.

Kemacetan yang berlangsung berjam-jam juga membuat kondisi di dalam kendaraan semakin tidak nyaman. Beberapa kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan AC akibat terlalu lama berhenti di tengah kemacetan.

Bus double decker Hijrah yang melayani rute Bandung menuju Solok juga ikut terjebak dalam kemacetan tersebut. Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami lemas karena terjebak macet dalam waktu lama dengan kondisi AC yang tidak berfungsi.

Baca Juga :  Viral Surat Terbuka Gubernur Jambi Terkait Pengeroyokan Guru, Pemprov: Itu Hoaks

Kemacetan panjang ini dipicu oleh sebuah truk pengangkut besi yang terguling di badan jalan. Kendaraan besar tersebut sempat menutup sebagian ruas jalan sehingga arus lalu lintas dari dua arah tersendat.

Setelah proses evakuasi dilakukan, jalan lintas tersebut kini sudah kembali bisa dilalui kendaraan. Meski demikian, arus lalu lintas masih bergerak dengan kecepatan rendah karena antrean kendaraan yang masih cukup panjang. (fyo)

Berita Terkait

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:00 WIB

RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Berita Terbaru