Operasi Tangkap Tangan KPK di Cilacap Amankan 27 Orang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (13/3/2026). Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa para pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan awal oleh penyidik.

“Sebanyak 27 orang telah diamankan oleh tim KPK, salah satunya adalah Bupati Cilacap,” kata Budi saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta.

Baca Juga :  Polda Metro Ungkap Roy Suryo Cs Manipulasi Digital Ijazah Jokowi

Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan

Budi menyebutkan, setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan, pihak-pihak yang diamankan akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah tersebut dilakukan guna mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki oleh lembaga antirasuah tersebut.

Diduga Berkaitan dengan Proyek Pemerintah Daerah

Berdasarkan informasi sementara dari KPK, operasi tangkap tangan ini berkaitan dengan dugaan penerimaan sejumlah uang yang diduga terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Baca Juga :  Jampidsus Respons Penggeledahan Polri, Fokus Kejagung Tetap Berantas Korupsi

Dalam kegiatan tersebut, penyidik juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai. Namun hingga saat ini, jumlah uang yang ditemukan belum diumumkan secara resmi.

Penentuan Status Hukum

KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Setelah proses pemeriksaan selesai, KPK akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut kepada publik.

Berita Terkait

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Kisah Hui Ka Yan: Dari Miliarder Dunia, Kini Divonis Seumur Hidup
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
Kronologi OTT KPK di Unsoed: Rektor dan 2 Wakil Rektor Diamankan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:00 WIB

RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun

Selasa, 25 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Kisah Hui Ka Yan: Dari Miliarder Dunia, Kini Divonis Seumur Hidup

Berita Terbaru

Internasional

US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026

Kamis, 27 Agu 2026 - 04:05 WIB